
" Bukan salahnya...."
Nama ku Ju Yong-suk atau kalian bisa memanggil tuan Yong, salah satu putra bangsawan besar Ju dan merupakan CEO dari perusahaan Entertaiment Cell.
Masih ingat insiden 2 tahun lalu itu ?
Aku mengalami kecelakaan tragis akibat rem mobil ku blong.
Sebelum kejadian itu, aku dikejar mati-matian oleh para anggota yang telah memata-matai keluarga bangsawan.
Rencana ku adalah menyelamatkan diri terlebih dahulu lalu membocorkan rahasia mereka.
Namun, mereka terlebih dahulu lah yang menyiapkan suatu rencana agar mencelakai ku.
Termasuk gadis itu.
"Oi berhenti!"
Aku tergesa-gesa membawa mobil dengan kelajuang tinggi hingga di pertengahan jalan, aku menyadari bahwa diri ku juga dalam bahaya.
"Apa?"
"Apa yang terjadi?"
"Remnya blong?!" Auto panik.
Rasa panik ku tak terkendali sampai seorang gadis teriak memeluk gadis kecil dengan penuh ketakutan.
"BERHENTIIIII!!!"
Aku tidak bisa menghentikan mobil ku, ini sudah rusak dan memilih berbelok ke kiri.
Namun, aku berakhir tragis di mobil dan
Meledak.
Aku sempat keluar di detik terakhir, sayang sekali aku berada di tempat yang tidak aman dan seluruh tubuh ku hampir dimakan api yang membara.
Sebelum kesadaran ku hilang, gadis tadi itu menangis tersedu-sedu. Tatapannya memohon pada orang-orang di sekitarnya agar mempercayainya.
Dan tak ada satupun wajah orang itu mempercayainya melainkan mengkhianatinya termasuk gadis kecil diselamatkannya.
"Apa maksud semua ini...? Kenapa...kenapa orang-orang itu menyalahkannya?"
Aku benar-benar khawatir dengan gadis itu.
Apa dia baik-baik saja ?
Aku tidak bisa membantunya dengan kondisi ku seperti ini.
Sejak insiden itu berlalu, aku harus menerima kondisi ku yang cacat. Kedua kaki ku tak mampu berjalan lagi hanya duduk di kursi roda, luka bakar juga masih membekas di bahu ku hingga ke leher ku.
Ini sangat buruk karena aku juga kehilangan pita suara.
Itu artinya aku tidak bisa berbicara.
__ADS_1
Setelah dua bulan di rawat RSU, akhirnya aku mendapatkan udara bebas di luar. Namun, kondisi ku sudah di takdirkan untuk cacat.
Seseorang menjemput ku, dia merupakan pengawal ku yang dapat diandal kan.
"Tuan Ju ?"ย
Tingginya hampir sama dengan ku, dia juga punya visual yang menarik nan tubuh yang gagah.
Tapi usianya dua tahun lebih muda dari ku.
Oh, usia ku saat ini 32 tahun. ๐๐๐
Dan setahun lalu aku telah menyelesaikan wajib militer ku.
Namanya, San Ma-roo.
"Ku pikir aku tidak bisa bertemu dengan tuan Ju." Katanya.
Aku bingung harus menjawabnya apa, karena suara ku tak dapat kembali. Aku hanya menatapnya dengan menebarkan senyum ku.
"Tuan Ju tidak bisa berbicara ?"
Aku menganggukkan kepala ku.
"Jadi benar ya? Tapi, tuan Ju baik-baik saja ?"
Tentu saja aku baik-baik saja, selama di rawat aku hanya memikirkan bagaimana kondisi gadis itu.
Apa dia baik-baik saja ?
Untuk apa ini ?
"Tuan Ju pasti ingin tau untuk apa buku dan pulpen ini, tujuannya adalah tuan Ju dapat menulis sesuatu yang ingin dikatakan."
Aku menurutinya lalu menulis sesuatu di lembaran itu.
(Terima kasih. )
"Iya, aku sangat mengkhawatirkan tuan Ju."
(Maaf, aku hanya ingin sendiri dan tak ingin diganggu siapapun itu. Tapi, apa sesuatu terjadi saat aku di rawat ? )
Ma-roo mengamati di sekelilingnya dan tampak waspada.
(ada apa?)
"Sangat tidak nyaman menceritakan di sini, apa sebaiknya saya membawa tuan Ju masuk ke mobil."
Aku menyetujuinya.
Karena dimana kamu berada itu bisa saja ada mata-mata mencuri rahasiamu.
Ma-roo menceritakan apa yang terjadi saat aku di rawat.
Dua perusahaan terbesar milik keluarga Ju telah bangkruk dan di ambil alih oleh salah satu klan bangsawan, Ying.
__ADS_1
Reputasi nama ku hampir lecet, menuduh ku seolah kabur dari hutang.
Aku tidak pernah hutang atau menerima dokumen uang palsu.
Selama dua bulan, Ma-roo menyembunyikan ku di ruang VIP agar tak ada siapapun menemukannya.
Aku benar-benar berterima kasih pada Ma-roo.
dia seperti adik pahlawan ku.
(Lalu, bagaimana dengan gadis penyebab insiden itu ? ) tanya ku.
Biar bagaimanapun situasinya, aku tetap memikirkan kondisi gadis di insiden itu.
"Dia dipenjara selama dua tahun akibat menculik anak dan menyebabkan tuan Ju terluka."
Apa? Di penjara ?
Seingat ku, airmata permohonan gadis itu sangatlah jujur. Dia bahkan berlutut dan memohon dirinya tidak melakukan apa-apa.
Orang-orang menatapnya dengan kemarahan dan terus melecehkannya.
Dia hanyalah gadis biasa dan tak bersalah.
Semua itu ulah mata-mata yangย bekerjasama dengan klan Ying menghancurkan klan lainnya termasuk aku.
(Dia juga terjebak seperti ku.)
Ma-roo sedikit terkejut,
"Saya tau itu, tidak mungkin gadis itu melakukan hal mengerikan pada tuan, dia bahkan belum mengenalmu apalagi bertemu denganmu."
Dia sudah banyak menyimpan informasi untukku, tapi kali ini aku butuh bantuannya.
(Ma-roo, tolong cari informasi tentang gadis itu, pastikan informasi itu lengkap dan stor besok.)
"Baik tuan."
(Dan besok, kita akan mengamati gadis itu sementara.)
Ma-roo heran, ada apa dengan diri ku? Yang tiba-tiba bertingkah seolah aku mengenal gadis itu.
Aku tidak tau, kapan itu dimulai.
Tapi semenjak melihat airmata gadis itu, hati dan pikiran ku bergerak cepat menatapnya
Bahwa selama ini dia menyimpan ribuan sakit dibenaknya.
Aku benar-benar mengasihaninya.
"Ngomong-ngomong kenapa tuan ingin tau tentang gadis itu?"
(Karena dia tidak bersalah. )
*****
__ADS_1