
Setelah berkuda. Raja Ox melakukan pekerjaan nya hingga sore. Dia sibuk akan pekerjaan barunya ketika telah menjadi raja. Hingga ia seharian berada di ruang kerjanya.
Ia hendak melakukan pekerjaan hingga malam. Melihat suasana cerah seperti ini, mungkin Olive tengah menikmati taman sembari berkeliling istananya. Jadi mungkin hari ini Ox akan membiarkannya dan memberikannya ruang bebas.
Tetapi ketika jam sore. Ketika suasana langit yang cerah dan bersahabat. Frederich datang dengan tergesa, dia menatap wajah Ox dengan gugup. "Yang mulia, apa anda mengetahui dimana Putri Olive?"
Sang raja itu terlihat terkejut. Tanoa berkata kata lagi dia berjalan keliar ruang kerjanya. Dia memeeintahkan seluruh pelayan mencari dimana Olive dan ia pun bergerak mencari Olive.
Raja Ox tidak bisa menemukan keberadaan putri cantik itu hingga bebebrapa waktu yang lama. Membuat kegemlaran satu penghuni istana. Membuat Raja Ox was was karena itu.
"Kau tidak tahu dimana dia?"
"maaf tuan. Kami tidak tahu."
"Tuan. terakhir kali kami melihatnya dibelakang istana bersamamu."
__ADS_1
Berita itu menyebar cepat. Kerajaan bahkan para penduduk terkejut mendengar kabar bahwa calon permaisuri hilang. Mereka juga ikut mencari dan sekiranya melihat mereka akan langsung memberitahukannya. Bahkan hingga malam hari mereka terus mencari. Tidak ada satu pun yang berhasil menemukannya.
"Olive.. Dimana dia?!"
Yang mulia sangat kebingungan. Bahkan ia nampak sangat khawatir. Beberapa ahli sihir datang dan mulai membantunya.
"Ada penyihir jahat ditengah hutan. Dia membawa calon permaisuri anda yang mulia. Ia berjalan kesana. Bulan purnama. Aroma Aura akan terasa jelas. Anda harus mengejar aura nya!"
Ox tidak mengenal betul mengenai aura dan sihir. Dia tak mengerti apa yang Ahli sihir itu katakan. Tetapi ia mengesampingkan hal itu. Ia saat ini harus bergegas.
.........
Olive terus berjalan kearah lurus. Wajahnya memucat seiring malam semakin larut. Entah sudah berapa lama ia berjalan kearah yang ia ingat. Tapi rasanya tempat yang ia pijak sama saja. "Ini dimana?"
Flashback
__ADS_1
Ia sedang terdiam ditaman belakang, taman Aurant memang terlihat cantik. Ia terlarut dalam lamunannya dengan menatap bunga bunga ditaman itu, hingga tanpa sadar sebuah rusa mendekat kearah nya dan menatapnya.
Olive tidak mau mengejarnya, ia hanya tersenyum menatap rusa yang berdiri tak jauh darinya, ia terlihat imut dan seperti rusa umumnya. Hanya saja ia melihat sebuah liontin imut dileher rusa itu. Entah kenapa itu membuat nya tertarik secara tiba tiba.
Olive berjalan mendekatinya. Perlahan manik mata milik Rusa itu berubah warna. Dia tidak mengerti, tpi rasa pensarannya menjadi. Perlahan rusa itu memudar dan liontin bersinar, dia terhipnotis akan itu, Hingga tanpa sadar..
Kriik.
Olive berada dihutan belantara yang luas secara tiba tiba. Dimana mana hanya ada pohon dan rumput liar. Dia terkejut. Padahal sedetik lalu ia masih ditaman kerajaan. Dia dimana?
Seseorang tiba tiba terlihat dari kejauhan. Olive menghela nafas lega dan mengikutinya. Ia melangkahkan kakinya dengan cepat untuk segera menuju ke arah orang itu. Dia tersenyum. Melambaikan tangan. "Tuan! Tuan yang disana!"
Kriik.
Pemandangan berubah lagi. Hutan nya nampak sama, hanya saja ia merasakan perubahan yang berarti. Entah apa itu. Dia berada ditempat lain lagi. Dan sendirian.
__ADS_1
Olive memeluk lutut dengan perasaan ketakutan, Dia menatap pohon pohon yang tinggi menjulang menutup sinar dari atas. Hutan ini menyeramkan dengan cahaya yang hampir tak tembus dari atas sana. Wajahnya menatap kesekeliling. "T-tolong!"