Jadi Ratuku

Jadi Ratuku
Chap 5 - Raja Fron & Raja Ox


__ADS_3

"Raja Fron dan raja Haizaki duduk disinggasana!"


Raja Ox datang dengan gagahnya ketempat singgasana, dia duduk ditemoatnya dengan menatap tajam Raja Fron, namun ia berusaha tenang kearah raja Fron.


Raja Fron balik menatapnya. Dia tersenyum menyapa. "Selamat pagi Yang mulia Ox. Terima kasih atas undanganmu. Sangat menarik."


Dengusan terdengar. Kalau bukan karena Olive yang tidak bisa memilih pertemuan ini tidak akan ada. Raja Ox menatapnya dengan serius. "Apa kamu tidak bisa memberikan Putri Olive kepadaku? Aku rasa kamu tidak masalah dengan itu."


"Maaf. Tapi aku butuh permaisuri untuk tahtaku. Aku yang akan meminangnya." Ucap Fron dengan tenang. Dia duduk disinggasana diseberang sana.


Raja Fron adalah raja yang hampir memiliki usia yang sama dengan Raja Ox. Hanya saja dia sudah dilantik dua tahun yang lalu. Penampilannya yang tampan dan berkharisma membuat banyak wanita luluh. Belum lagi pemikirannya yang briliant untuk kerajaannya. Membuat kerajaan yang ia jalankan mendapatkan kemakmuran untuk rakyatnya.


Raja Ox tau sebenarnya cukup beresiko membuat hal ini. Apakah Olive akan terpesona oleh Raja itu nanti. Tapi dia sepertinya tidak takut. Karena Raja Ox menyadari kekuatan nya sendiri, ia tak pantang mundur mendengar kekuatan yang Fron miliki.


Olive datang dengan wajah memerah. Kini menatap keduanya. Raja Fron tersenyum menatapnya lalu mendekat. Mengecup punggung tangannya dengan lembut. "Selamat pagi Yang mulia."


Setelah gilirannya. raja Ox datang dengan menatapnya, lalu berlutut. Dia mengecup punggung tangan Olive dan terus berlutut dengan bicara selembut mungkin. "Hari yang indah dan sehangat dirimu Yang mulia. "

__ADS_1


Putri Olive tidak bisa menahan dirinya yang terus memerah rona sedari tadi. Dia sebenarnya sangat malu akan hal ini. Dia terus menunduk. "Y-ya. Maaf, kamu bisa kembali sekarang." ucapnya gugup.


"Ya, sekarang anda akan memilih dari keduanya. Bagaimana Yang mulia?" Ucap Frederich selaku tangan kanan raja Ox.


Olive menggeleng dengan wajah memerah. Dia tiba tiba terisak. "I-ibu.. Hiks."


Keduanya spontan mendekat kearahnya dengan wajah khawatir. Aura kuat keduanya yang tiba tiba membuat Olive semakin terkejut dan ketakutan. Raja fron memegang tangan kananya dan Raja Ox memeluknya.


"Ada apa yang mulia?!"


"Ada apa yang mulia?!"


"Hei, bisakah kamu lepas tanganmu darinya? aku rasa dia takut padamu yang mulia." Ucap raja Fron dengan wajah kesal.


Ox membelak. Dia semakin memeluk Olive. " Bukankah yang membuat nya takut itu dirimu?"


Olive bergerak melepaskan dirinya dari keduanya. Keadaan berubah aneh. Entah apa yang tengah terjadi. Tetapi sudah jelas Olive menolak keduanya. Dia berusaha tetap disana meski tidak menyukai ini. "B-bisakah kalian tidak terlalu dekat?"

__ADS_1


Dia menetralkan detak jantungnya yang memompa cepat. Dia menghela nafas dan berusaha tenang.


Raja Fron berdeham. "Jadi, apa yang bisa membuatmu memilih antar kami? kau tau aku sudah lama memiliki hubungan dengan kerajaan denganmu. Aku sudah mengenalmu sejak dulu."


Mendengar itu Olive menatapnya dengan pandangan kebingungan. "T-tapi dekat bukan berarti aku harus menyukaimu tuan." Ucap Olive."


"Ya benar. Akan aku buktikan Olive akan menjadi milikku. Karena aku sudah bicara dengan raja Leuis. Aku memintanya sendiri." Mendengar itu Olive membelak. "Ah, benarkah?"


Mereka terdiam. Olive hendak marah mengetahui bahwa ayahnya lah yang membuat ini. Apakah ini Perjodohan yang ia bilang itu?


"Apa tuan membuat perjanjian dengan ayahku?" Tanya Olive dengan sedih. Dia sama sekali tidak memiliki keinginan untuk mengiyakan perjodohan yang ayahnya lakukan.


raja Ox menggeleng. "Aku tidak membuat itu Olive. Aku meminta persetujuan ayahmu. Percayalah." Ucap Ox, dia kembali.mendekat dan menepuk nepuk kepala Olive lembut. Olive memerah dan terdiam.


Fron mendengus melihat Ox mencoba mencari kesempatan mendekati Olive. Dia ikut mendekat, lalu menatap Olive dengan serius. Olive terkejut menyadari keduanya kembali mendekat. Dia menghela nafas lelah.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2