Jadi Ratuku

Jadi Ratuku
Chap 51 - Selamat pagi!


__ADS_3

Yawn~


Olive terbangun dengan menguap, begitu merasakan udara yang mulai mendingin. Meregangkan badanya yang terasa kaku. Ia menguap, lalu mengerjap dan melihat satu objek yang berada dipenglihatannya begitu membuka mata. Raja Ox.


Suaminya tidur dalam ketenangan. Dia tidur dengan nyenyak. Terlihat dari nafasnya yang teratur dan terlihat badan Ox yang rileks disana. Olive menatapnya dan memerah begitu mengamatinya lebih dekat dan lebih jelas. Mengetahui wajah lelaki nya itu sangat tampan.


Garis rahang yang tegas, belum lagi hidungnya yang mancung, kulit tan yang indah juga ia bisa membayangkan begitu Ox terbangun. Manik mata hitam pekat itu menatapnya dalam dan penuh arti.


Olive mengangkat tangannya dan mengarahkannya kearah wajah lelaki itu. Dia bergerak menyentuh belakang telinga milik Ox. Telinga kirinya yang memiliki bekas luka dibagian sana. Dia masih bisa merasakan kulit yang tak rata dan seperti bekas goresan dan benturan, meski luka itu tidak begitu terlihat, tapi tetap saja itu tidak semulus dulu. raja Ox bahkan menyadarinya.

__ADS_1


Ia sempat benar benar tak percaya diri, Olive mencoba mengingatkannya. Luka itu memang membekas dan menampilkan kesan buruk, Tapi luka ini juga membuktikan bahwa ia mencintai keluarganya.


Olive tersenyum. Dia terkekeh dengan mengelus elus wajah Ox. Niat jahil pun muncul dipikiran Olive. Membuat ia terkekeh. tiba tiba ia menarik hidung mancung milik raja Ox. Membuat Ox terkejut dan mengerjap. Ia terbangun dengan wajah kebingungan. Melihat istrinya tertawa kecil disampingnya.


Raja Ox mendengus. Dia mengusap wajahnya lelah. Ia melepas selimutnya. "Apakah sudah pagi?" Tanya nya. Olive mengangguk. "Sudah. Tapi langit masih gelap."Jendela dan tirai pun belum dibuka karena meski sudah pagi tapi ini masih sangat gelap.


Demi mendengar itu Ox terkejut, dia menghela nafas. Dia mencubit pipi Olive untuk membalasnya "Ya ampun bagus sekali sayang. Kamu menghancurkan beberapa menit istirahat totalku." Keluhnya.


Ox menarik nya kepelukan. Dia mengusel. Lalu menatap Olive dalam. Manik mata hitam itu menghipnotisnya. Seperti yang ia bayangkan tadi, tatapan itu terlihat dalam. Menatap Olive dengan serius. Tangan Ox menarik tangan milik istrinya.

__ADS_1


"Tidak ada yang bilang lepaskan wajahku dari tanganmu." peringatnya. Olive memerah, dia memeluk rajanya dengan erat. " Maaf."


Kekehan terdengar. Ox kembali memejamkan matanya dan kembali mencoba tidur. Olive ikut memejamkan matanya dan terlelap disana. Mereka hendak tidur dalam keheningan. Hingga tiba tiba Olive kembali membuka matanya. Dia terlihat panik. "Tuan! Dimana George dan Magna?!"


Dia terbangun dan langsung bangkit dari tidurnya. Dia terlalu panik, hingga tak mengetahui bahwa kedua anaknya ternyata tidur dikasur bagian yang menyisa. Dibawah Ox dan dirinya. Mereka tidur dengan berantakan. Entah sejak kapan.


Ox menghela nafas dan mengarahkan pandangan Olive sebelum ratu itu bergegas bangkit dari tempat tidur dan pergi dari sana. Disitulah Olive terdiam melihat anak anak nya.


"Ya ampun mereka kenapa?" Tanya Olive dengan helaan nafas lega. Dia sangat terkejut dan khawatir begitu kedua anaknya hilang dari penglihatannya.Olive sedikit tertawa melihat George yang tidur sembari memeluk erat kaki kakaknya.

__ADS_1


tbc.


__ADS_2