
"Pangeran Magna menghilang!"
Berita itu menjadi kalut pada malam hari. Begitu mengetahui kekuatan milik anak itu tersimpan didalamnya. Pangeran Magna adalah bangsa Careuleum yang mempunyai aura dan sihir yang kuat. Meski kedua orang tuanya tidak memiliki kekuatan itu, nampaknya karena garis keturunan Careuleum lah yang membuat ia memiliki sihir kuat seperti hal nya bangsa kerajaan Lux.
Olive histeris mengetahui anaknya menghilang, ketika ia terlelap dengan lelah. Dan begitu ia terbangun, sosok anaknya tak terlihat disampingnya. Dia tidak menemukan anaknya dimanapun, samapi ketika ia menengok kearah jendela yang terbuka dikamarnya Olive tau pasti seseorang menculik anaknya dari dirinya.
Kini ratu itu tak sadarkan diri akibat saking terkejutnya. Ini membuat raja Ox merasakan kemarahan. Dia bergegas dengan cepat. pelayan pelayang menyiapkan perlengkapan bertarung, membuka kandang kuda dan menarik kuda perang milik kerajaan. Membawanya kedepan halaman istana. Sebagai kendaraan untuk raja Aurant.
"Buka gerbang kerajaan!!" Seru Ox. Gerbang besar itu terbuka lebar. Sang raja dengan cepat mengambil kuda hitamnya disana. Dia menggeram. Berseru marah. "Kau berurusan denganku!"
Dia memacu kudanya cepat. Gebang telah terbuka dengan diluar sana para rakyatnya menatapnya cemas. Membawa obor mereka dan menyaksikan ia dengan para pengawalnya memulai pencarian. mereka berpencar. Membuat sebuah formasi untuk menyisir area kerajaan Aurant dengan cepat.
Ox tak bisa berpikir hal lain selain mengejar siapa pelakunya. Dikegelapan malam. Mereka berpencar diantara pohon pohon yang menjulang tinggi dihutan Aurant. Ox memacu kudanya kearah lurus kedepan.
__ADS_1
Dia belum menemukan tanda tanda orang orang yang menghuni hutan kerajaannya. Dia terus memacu kudanya. Sangat cepat, hingga tiba tiba.
DUAR!!
Raja Ox memelankan kudanya. Kembang api tiba tiba meluncur keatas langit. Dia membelak. Itu adalah penanda pengawalnya menemukan target mereka. Asap kembang api membekas dilangit langit sebagai pendanda sementara, Dia dengan cepat berbelok kearah barat hutan. Tak jauh dari tempat nya memacu kudanya.
Raja Ox hanya membutuhkan waktu singkat untuk menuju kesana. Ketika telah sampai, terlihat kereta kuda berlari kencang. Dengan panah sihir yang menyala dikegelapan. Menarget pengawalnya. Ox mendecih. "Wahai!! Beraninya kalian menculik anakku!"
Dia berseru. Orang orang dikereta kuda itu seperti mempercepat kereta kudanya. Ox mengejarnya cepat, sembari melewati beberapa hujaman panah sihir itu. Para pengawal menyingkir demi jalan raja mereka sembari terus memantau dan melawan penjahat itu. Semakin cepat kuda milik raja mendekati kereta para pengawalnya semakin mengurangi perlawanan karena takut raja Ox yang terkena senjata mereka.
Brugh!
Dia menebas pintu kereta kuda diahadapannya. Kereta kuda itu kehilangan arah. Lalu, Ox kembali menebas kereta kuda itu. Dia membuat ban sebelah pintu yang hancur. Membuat ban itu terlepas dari tempatnya. "BERHENTI!!"
__ADS_1
Ox terkejut melihat anaknya berada direngkuhan orang lain. Kereta kuda tetap berjalan cepat. Dan kehilangan keseimbangan. Ox menahan nafas, dia tidak seharusnya membuat ban itu terlepas dari tempatnya.
Dia sangat mengakhawatirkan anaknya. Seketika fokusnya teralihkan. Dan tiba tiba sebuah panah penuh sihir mengarah kearahnya. Dia membelak karena terkejut, ia segera menghindar.
Ctak!!
Panah itu mengenai pelipisnya. Lalu membuat ledakan kecil, begitu menabrak bagian telinga kirinya. Yang mulia meringis, tak dapat membuka matanya dan terjatuh begitu saja dari kudanya.
Brugh!!
.
.
__ADS_1
.
tbc.