Jadi Ratuku

Jadi Ratuku
Chap 47 - Kebahagiaan yang disusul kesedihan


__ADS_3

...- Flashback story -...


"Pangeran Magna!"


Seru Raja Ox dengan gembira. Mengangkat sesosok bayi mungil yang tengah memejamkan matanya. Itu adalah anaknya yang tengah tertidur pulas. Wajah bayi itu terlihat terusik begitu Ox berteriak. Membuat beberapa orang menatapnya terkejut. Ibu Olive menatapnya kaget. "Ya ampun! Aku tahu anda senang yang mulia. Tapi dia akan terkejut dan menangis karena suara anda."


Peringatan dari ratu Careuleum membuat kekehan dari raja Ox. Dia kini menggendong anaknya dengan lebih baik dan tidak bersuara lagi. Ia terharu. Menatap anak yang terlihat amat mirip dengan dirinya.


Raja Ox perlahan mencium kening anaknya. Tersenyum haru. "Selamat datang Pangeran Magna. Kamu akan menjadi penerus Aurant yang berikutnya." Ujar Ox dengan bangga. Berbisik ditelinga anaknya yang sudah terlelap lagi.


Anak itu terlihat persis seperti sang raja. Dia terlihat berkulit tan dengan mata yang lebar. Meski tidak terlalu tan dan terlihat kemerahan. Anak itu cukup lucu menyerupai dirinya. Bukan hanya dirinya yang menganggap seperti itu. Tetapi keluarga mereka pun berkata hal yang sama.


"Dia nampak gagah seperti anda tuan."


"Bahkan auranya terasa kuat. Pangeran Magna memang pantas menjadi peberua berikutnya."

__ADS_1


Seru pelayan dan pengawal yang melihatnya. Menayap Ox dengan wajah gembira mereka. Ox mengangguk senang mendengar nya.


Raja Ox bergegas masuk kedalam ruangan. Disana Olive tertidur karena lelah, raja Ox dengan tanpa suara mendekatinya. Dia menatapnya lamat. Lalu berjongkok, disamping Olive beristirahat.


"Terima kasih Olive."


Begitu bisikan itu terdengar, perlahan Olive terbangun. Matanya berkedip pelan. Lalu dengan wajah lelah menengok kearah suara itu. Dia terkejut, melihat Raja Ox dengan bayi yang dibawanya.


Olive mengerjap. "E-eum apa itu.."


"Setelah ini kita akan memberitahukan anak kita kepada penduduk Aurant. Kita akan memperkenalkan anak ku untuk pertama kalinya." Dengan tak sabar ia bercerita bagaimana persiapan nya untuk memperkenalkan anak mereka.


Sampai akhirnya rencana itu batal sepenuhnya.


...

__ADS_1


"KYA!! Magna!! Kamu dimana Magna!!!"


Ox mendengar suara jeritan histeris dsri kamarnya. Dia membelak mendengar bahwa itu suara Istrinya. Mendengar kata kata Olive dia segera melepas pekerjaannya dan berlari kekamar milik mereka.


Sampai dilorong lorong semua pelayan dan pengawal telah berdiri di depan kamar Ox dan Olive, pintu terbuka dengan wajah pelayan yang terlihat cemas. Ox segera masuk kedalam kamarnya.


Para Pelayan menatapnya khawatir. "T-tuan!!"


Ia menengok kearah dimana Olive terduduk dikasurnya dengan menangis histeris. Disamping ratu Careuleum alias ibunya. Ibu Olive terlihat memeluk anaknya dengan wajah sendu.


"Olive? Hei ada apa sayang?!" Tanya Ox dengan mendekat. Ia segera memeluk Olive disana. Istrinya nampak shock dan terisak kencang. Ox mengelus surainya lembut. "Ibu. Apa yang terjadi?"


Ox menatap Ibu Olive. Dia terlihat mengelap air matanya dengan kain. "Hiks M-Magna hilang. Dia hilang begitu keduanya terlelap Ox."


Mendengar itu membuat Ox berjongkok. Kini ia menatap Olive dengan menenangkan dirinya, wanita itu terlihat kacau dengan kondisi berantakan. Ox mengusap air matanya wanita itu. "Tak apa manis. Aku akan mencarinya hingga aku menemukannya." Ucap Ox dengan tegas.

__ADS_1


raja itu melepas pelukan mereka. Ia segera berjalan keluar. Memanggil pasukannya.


__ADS_2