Janda Killer Naik Pangkat

Janda Killer Naik Pangkat
Bab 11. Rencana Cokro


__ADS_3

Pov author


Waktu berlalu dengan begitu cepatnya, tanpa terasa hari yang ditunggu-tunggu oleh Saraswati pun tiba. Cokro telah berhasil membuat persidangan selesai dengan begitu cepat. Hari ini adalah putusan dari pengadilan. Status janda sudah siap di sandang oleh Saraswati dengan rasa lapang. Sekarang antara pimpinan dan bawahan sama-sama janda, yang satu janda heboh dan satu nya lagi merupakan seorang janda yang terkenal dengan semua keputusan dan juga cara bicaranya yang terkenal selalu killer.


Sementara untuk Ravi sendiri, tentu saja pria itu tidak kalah bahagianya saat mendengar tentang berita putusan pengadilan, tapi ada hal yang membuat pria tampan yang sekarang semakin matang dalam kepemimpinannya itu menjadi murung. Siapa yang berani membuat sang penguasa itu bermuram durja? Jawabannya adalah Cokro. Dengan santainya pengacara tampan berkacamata itu mengajak wanitanya untuk dinner, dan parahnya lagi Cokro akan melepaskan panah asmaranya kepada Saraswati. Seperti itulah curhatan Cokro kepada Ravi, dan hal itu sukses membuatnya ketar-ketir.


Sejauh ini Ravi dan Saraswati belum mengumumkan hubungan mereka, selain status Saraswati yang selama ini masih istri orang, mereka juga tidak ingin membuat kehebohan di lingkungan kantor.

__ADS_1


Ingin rasanya Ravi berterus terang sama Cokro dan mengatakan sejujurnya, bahwa Saraswati adalah perempuan yang sudah diajaknya berkomitmen untuk melangkah ke jenjang pernikahan dan sekarang mereka sedang menjalin hubungan spesial. Namun, Si tuan manja itu terpaksa harus berlapang dada membiarkan pria itu mengajak sang Pujaan Hati pergi makan malam hanya agar hubungannya dengan Saraswati tidak terendus oleh seluruh karyawan.


Rasanya pria itu benar-benar menjadi sangat tersiksa karena harus membiarkan orang yang sangat disayanginya berjalan dengan pria lain, bahkan bibirnya pun tidak mungkin melarang Cokro untuk mendekati Saras.


Lalu apa yang harus dilakukan Ravi agar kencan yang sudah direncanakan Cokro dengan begitu matang itu bisa batal, atau paling tidak makan malam itu bisa rusak akibat ulahnya. Sepertinya Ravi sudah mulai punya ide untuk menggagalkan niat Cokro yang akan menyampaikan perasaannya malam ini pada Saraswati — sang kekasih hati.


Cokro memang datang bertamu untuk memberikan surat putusan pengadilan dan menjelaskan bahwa akta cerai perempuan itu akan diterima satu bulan kemudian.

__ADS_1


Pengacara tampan itu mengajak Saras untuk makan malam bersama, sebagai tanda merayakan kesuksesannya dalam membantu Saraswati untuk menyelesaikan kasus gugatan wanita itu jauh lebih cepat dari perkiraan si calon janda yang masih terlihat seperti gadis tersebut.


"Ok, saya nggak masalah sama sekali kok, Bu. Bukankah yang terpenting kita bisa menghabiskan malam ber–, eh maksud saya anda sudah punya sedikit waktu untuk memenuhi undangan saya. Dengan kita makan bersama saja, saya juga sudah sangat senang," jelas Cokro dengan raut wajah terlihat begitu sumringah mendengar jawaban klien istimewanya yang bersedia menerima undangan dinner bersamanya.


Ketika pengacara itu sedang merasa bahagia karena akan makan malam bersama Saraswati, lain halnya dengan sang cucu mahkota yang sedang memiliki mood begitu buruk. Bahkan pria itu tiap sebentar melihat benda pipih warna hitam miliknya. Apakah ada pesan yang bakal disampaikan Saras padanya tentang rencana mereka yang bakal makan malam bersama, ataukah tidak. Hatinya merasa sakit sekali ketika sudah menjelang sore Saraswati belum juga memberikannya kabar tentang rencana Cokro yang akan mengajaknya makan malam berdua.


‘Awas aja kalau nanti Saras benar-benar pergi dengan Cokro tanpa memberitahukan ku!’

__ADS_1


__ADS_2