Jangan Hina Kekuranganku

Jangan Hina Kekuranganku
Panggilan Kembali Pulang


__ADS_3

Satu tahun telah berlalu kini Cyra dan Momy benar-benar sudah bisa menyesuaikan hidup di kota ini. Di mana di sana memang memiliki pesona alam yang tersendiri


"Ezah, Cyra, Tuan Latif bilang katanya lusa kalian pulang ke Indonesia." Mr Kim memberikan infor masi susuai dengan apa yang di sampaikan Tuan Latif, agar mereka kembali ke negara tercinta.


Momy nampak bahagia karena itu tandanya ia bisa mengunjungi makam suaminya yang menurut Tuan Latif di makamkan di Indonesia.


Sedangkan Cyra nampak murung, dan sedih mendengar kabar bahagia itu. "Sayang kenapa kamu nampak sedih seperti itu, apa kamu tidak suka pulang ke Indonesia?" tanya momy karena biasa Cyra sangat senang dengan pulang ke Indonesia di mana di sana akan ada makanan favoritnya yang sangat di sukainya. Cilok adalah makanan yang sangat Cyra sukai. Dan selalu di sebut-sebut selama ini. Seharusnya dia suka dong akan pulang ke negara dengan kuliner yang selalu membuat memanjakan lidah penikmatnya.


"Bukan tidak suka mommy, tapi Cyra hanya sedih karena nanti pasti di pesawat Cyra mabok lagi. Sama kaya dulu waktu pertama Cyra ke negara ini perjalanan sangat-sangat tidak nyaman," jawab Cyra dengan sedih karena ia masih teringat dengan apa yang ia alami sepajang perjalanan udara itu.


"Sayang kamu nggak perlu sedih dan tidak perlu merasa kan hal itu kan ada Mommy, nanti mommy pasti akan temanin kamu jadi kamu nggak perlu sedih dan akan berkecil hati seperti itu, tidak hanya ada mommy nanti juga ada Mr Kim. Jadi kamu tidak usah khawatir dan semuanya pasti akan baik-baik sajah." Mommy mencoba menengkan Cyra dan meyakikinkan putrinya bahwa semuanya pasti akan baik-baik sajah. Ia tidak akan sedih dengan apa yang akan dilaluinya.


Cyra pun aga sediki lega setidaknya mommy dan Mr Kim tidak akan membiarkan ia merasakan mabok hingga separah seperti kemarin waktu ia beragkat.

__ADS_1


Cyra pun pasti mengabarkan kabar gembira ini dia mengabarkan kepulangnya kepada Meta dan yang lainya. Tidak lupa Mamih juga Cyra beri tahu walaupun setatusnya mantan mertua tetapi hubungan antara mamih dan Cyra masih sangat terjalin dengan baik. Bahkan baik mamih maupun Qari masih sering berkomunikasi dengan sangat baik. Namun biarpun mereka sering bertukar kabar tidak sedikit pun, baik Qari maupun mamih membahas Naqi. Biarpun Naqi adalah anak sekaligus abang dari mereka tetapi tidak sedikit pun mereka mencoba memberikan nasihat agar membuka hati kembali dan mengatkan Naqi sudah bertaubat. Mereka seolah benar-benar membiarkan hubungan mereka berjalan dengan apa adanya tanpa ada yang ikut campur satu sama lain.


"Hah... you serius cin, you mau pulang ke Indonesia?" tanya Meta begitu Cyra mengabarkan bahwa ia dan mommy'nya akan pulang kembali ke Indonesia.


"Iya, kenapa kamu nggak suka yah kalo aku pulang ke Indonesia, kamu pasti penginya aku berlama-lama aku dinegara ini iya kan?" tanya Cyra dengan jutek bukan marah hanya ingin mengerjai Meta yang sudah lama ia tidak mengerjai anak itu. Eh bukan anak lagi sih tetapi sekarang meta sudah memiliki anak perempuan yang sangat cantik. Meskipun anak itu adalah hasil proses dari Niko dan Fifah tetapi Meta sudah sangat-sangat menyayangi anak itu bahkan Meta sudah menganggap anak itu anaknya sendiri juga.


"Mana mungkin sih cin, I'm nggak suka kalo you pulang ke negara tercinta. Justru I'm sangat suka dan sangat bahagia karena you kembali ke sini I'm janji deh kalo you sudah kembali ke sini I'm bakal ajak you untuk keliling cari jajanan seperti yang you selalu bilang ke gue." Meta tentu dengan sangat antusias menyambut kepulangan Cyra nantinya.


"Hehehe iya kamu harus melakukan itu Met, karena kamu tahu kan aku itu seorang pengangguran sehingga aku nggak punya banyak uang untuk membeli makanan itu semua. Sungguh sangat menyedihkan kan nasib aku Met," ucap Cyra dengan dibikin sesedih mungkin.


"Beda Met, kalo kerja sendiri uanganya berasa berharga banget, kalo uang dari perusahaan memang banyak tapi kurang berasa perjuanganya," ucap Cyra dengan nada bercanda sebab kalo tidak bercanda dengan Meta itu berasa ada yang kurang.


Setelah memberi kabar pada Meta, mamih dan Qari. Kini Cyra pun mengikuti langkah mommy menyiapkan pakeian mereka yang akan di bawa. Sebelumnya Cyra ingin memposting sesuatu di sosial medianya sudah hampir sepuluh bulan Cyra tidak mengabarkan lagi fensnya yang sudah banyak menunggu kabar dari dirinya.

__ADS_1




Pasti bakal kangen banget ketika tiap pagi biasanya sering jalan-jalan ke perkebunan, dan sekarang harus meninggalkan semuanya. Begitu kira-kira Caption yang Cyra tulis di kedua foto yang ia unggah.


Cyra hanya ingin berbagi kebahagiaan, di mana tinggal di sini sangat nyaman, terlebih orang-orang di sini juga sangat ramah dan tidak saling membedakan satu sama lain.


Baru Cyra mengunggah postinganya tetapi kolom komentarnya sudah di banjiri oleh orang-orang yang sudah sangat kangen dengan dirinya. Rata-rata mereka menunggu Cyra kembali ke dunia entertaimen di mana Cyra sangat banyak yang mengidolakan.


Cyra pun bahagia ketika masih banyak orang-orang yang perduli dengan dirinya terlebih padahal Cyra sudah lama tidak aktif di dunia maya, tetapi para fansnya masih sangat setia terhadap dirinya sampai ia terharu dengan semua antusiasme para penggemarnya.


Di negara berbeda Naqi pun hatinya di penuhi rasa bahagia ketika ia mendapatkan notifikasi kedua kalinya dari wanita yang kini menempati nomor satu di hatinya tentu setelah mamihnya. Cyra adalah wanita yang memiliki tahta nomor satu berikutnya.

__ADS_1


"Ra, apa itu tandanya kamu akan pulang Ra? Apa itu tandanya aku masih bisa mengejar kamu?" lirih Naqi sembari mecium foto mantan Istrinya yang barusan saja diunggah ke lama sosial medianya. Ada harapan bahwa Cyra memang akan kembali ke negara tercinta. Dan dirinya bisa kembali mengejar cinta yang pernah ia abaikan. Cinta yang pernah bersemu dengan indah, tetapi ia paksa gugur sebelum waktunya untuk gugur. dan berganti dengan bunga yang baru.


Satu tahun Naqi di hukum rindu, satu tahun dirinya sudah mencari keberadaan Cyra kemana pun berada sampai rasa Naqi sudah kesetiap penjuru belahan Indonesia dan juga belahan belahan dunia dengan meminta bantuan orang-orang kepercayaanya. Tetapi tidak juga ia menemuka informasi keberadaan Cyra. Ada rasa lega ketika Cyra memberika kabar kemungkinan besar dirinya akan pulang ke negara tercinta.


__ADS_2