Jangan Hina Kekuranganku

Jangan Hina Kekuranganku
Semua bahagia


__ADS_3

Seperti yang Meta katakan, setelah Mesy mencium bau Dadynya dia terlelap tidur kembali, tentunya setelah perutnya kenyang juga, selanjutnya Mesy di geser kembali oleh Naqi ke pinggir dan baju Dadynya di lepas oleh Naqi dan di letakan di samping hidung Mesy biar anak itu merasa bahwa Dadynya masih memeluk dia. Tentu juga kanan kiri sudah di batasin bantal agar bocah itu tidak jatuh, sedangkan Cyra dan Naqi saling berpelukaan dan kembali merajut mimpi yang indah.


Pagi hari yang indah di mana pasangan pengantin baru itu akhirnya bisa tidur dengan nyenyak tanpa diganggu lagi oleh Mesy, dan betapa kagetnya Naqi setelah bangun ternyata Mesy udah bangun lebih dulu tetapi anak itu masih menciumi baju Meta. Sehingga Naqi dan Cyra kembali saling betatapan heran sekali kenapa bocah itu sampai sebegitu terhipnotsnya oleh Meta. Bahkan baju Meta ajah di ciumin anak itu sampai anteng. Pelet apa yang Meta gunakan sampai-samapi Mesy ajah bisa nempel sebegitunya.


Cyra dan Naqi pun langsung memandikan Mesy dengan sabar, yah ini adalah tahap mereka belajar, lagi-lagi kerja sama yang bagus, kini Mesy sudah cantik dan wangi dengan pita-pita di atas kepalanya hal itu Naqi yang memiliki ide unik itu. Cyra dan Naqi pun mandi bergantian untuk menjaga Mesy, dan mereka yaang merasa kurang mengerti cara menjaga anak seusi Mesy akhirnya Cyra dan Naqi memutuskan pulang dan mungkin neneknya Mesy yang mengurus akan lebih baik dari pada Cyra dan Naqi yang ditakutkan nanti malah sakit karena makanan yang mereka tidak tahu apa sajah yang boleh di makan dan apa sajah yang tidak boleh di makan oleh Mesy.


"Kok rame banget sayang rumah kamu?" tanya Naqi yang heran kenapa rumah Cyra ramai sekali.


Cyra pun yang heran hanya menggidikan bahunya dan buru-buru berjalan masuk kedalam rumahnya yang terdengar gelak tawa dari orang yang ada di dalam sana. Dengan jalan yang masih tertatih karena rasa sakit di pangkal paha yang masih menggangu cara Cyr jalan, sedangkan Naqi yang sedang menggendong Mesy mengikuti Cyra sebenarnya kasihan melihat cara jalan Cyra yang sangat jelas terlihat bahwa dia masih tidak nyaman dengan apa yang telah Naqi perbuat, tetapi di satu sisi Naqi bangga karena itu tandanya dialah laki-laki pertama dan satu-satunya yang menjamah tubuh istrinya itu.


Kejutan... pekik orang-orang di dalam sana ketika Cyra membuka pintu rumahnya, Cyra dan Naqi yang baru membuka pintu kaget dan tentu benar terkejut dengan kejutan yang dibuatnya, terlebih ternyata keluarganya berkumpul semua tanpa terkecuali, termasuk Rania dan Adam pengantin baru itu, tuan Latif yang selama satu minggu ini menjadi buronan Naqi, dan Meta dan Fifah? Kenapa Fifah dan Meta juga ada di rumah apa mereka mengerjai Naqi benaran?


Pasangan pengantin baru itu mendekat dengan Naqi memeluk pundak Cyra dengan mesra. Sementara Mesy nempel ajah di Naqi karena masih mengira itu Meta. Pasangan yang bahagia.

__ADS_1


"Selamat menempuh hidup baru yah, semoga kalian bahagia selalu." Kakek maju dan mewakilkan mereka yang ingin menyambut Naqi dan Cyra.


"Terima kasih Kek, maaf kemarin Naqi sempat kesal dengan kakek karena Naqi kira kakek hanya memperhatikan Rania saja, dan ternyata memang Naqi yang terlalu baperan." Naqi meluk kakek dengan hangat. Begitupun yang lainya satu-satu mengucapkan selamat untuk pasangan pengantin baru itu.


Semua pun ikut bahagia dengan pernikahan Cyra dan Naqi, semoga mereka bisa menyelesaikan tiap masalah yang menimpanya.


❤❤❤❤Tammmaaaatt....🙏🙏🙏❤❤


Sekali lagi othor bukan apa-apa tanpa kalian, kritik dan saran selalu menjadi motifasi othor. Tidak henti-hentinya othor ucapakan terima kasih banyak. Kalau berkenan mampir juga yah di novel baru othor.



__ADS_1


CINTA DI AMBANG DERITA




PELANGI TANPA WARNA tunggu juga novel yang masih di proses, Qari dan Al, serta Deon yang mungkin sebagian readers udah nungguin. Semoga pertengahan bulan ini sudah publis lagi yah.🙏




Jangan an Fav dulu karena bab bonus bakal othor bagikan buat readers setia othor❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2