Jangan Salahkan Aku Jatuh Cinta

Jangan Salahkan Aku Jatuh Cinta
pulang ke rumah...


__ADS_3

Rinjani sedang bertemu dengan beberapa investor, mereka pun sangat senang dengan penjelasan yang di berikan Rinjani tentang kerjasama mereka.


"baiklah nyonya, senang berbisnis dengan anda, dan semoga suami anda lekas sembuh," kata pria yang berasal dari Manado itu.


"terima kasih tuan," jawab Rinjani.


para investor itu pergi, dan Rinjani langsung duduk di kursinya lagi karena lelah terlebih kondisinya sedang hamil tua.


tak mudah melalui ini, menjadi seorang wanita karir saat hamil delapan bulan.


bahkan kandungan Rinjani cukup besar karena hamil anak kembar. belum lagi kakinya makin bengkak setelah tujuh bulan.


mbok tum dan mbok Yem datang dan langsung memijat Rinjani perlahan.


"ya Gusti... semoga putra-putra ku ini tetap bisa dibajak kerja sama, kalian baik-baik di sana ya sayang, semua demi membantu Romo kalian," gumam Rinjani mengusap perutnya.


pasalnya Ariana sudah tumbang, kondisi wanita itu terus menurun, bahkan sekarang hanya bisa melakukan semuanya di atas kasur.


tiba-tiba pintu gerbang terbuka, tiga pria datang dengan kondisi lusuh dan brewok yang di biarkan panjang, hingga terlihat tak terawat.


belum lagi rambut gondrong mereka membuat Rinjani jijik, "Hasto kenapa diam, usir para pria mengerikan itu,"


"tapi itu ketiga tuan muda keluarga ini Nyai," jawab Hasto.


"apa?" kaget Rinjani tak percaya karena penampilan mereka lebih persis orang gila.


"sayang kamu tak ingin menyambut kedatangan suami mu?" tanya Ndaru membuka tangannya.


"Hasto usir dia, aku tak punya suami kucel dan lusuh seperti itu, dan aku mual mencium aroma mereka," kata Rinjani marah.


Hasto pun mengajak ketiganya untuk mandi, Ndoro Shaka dan Nyai Laila yang tadi pamit sedang ada acara.


tiba-tiba pulang dengan tergopoh-gopoh, "ada apa ini?"


"kemana mereka bertiga? bukankah mereka sudah pulang?" tanya Nyai Laila dengan sangat antusias.


"aku meminta cak hasto untuk meminta mereka mandi dulu, pasalnya aroma ketiganya sangat membuat tak nyaman," jawab Rinjani.


"ya maklum kamu sedang hamil dan penciuman mu sangat sensitif," jawab Nyai Laila.


Ndoro Shaka memutuskan untuk menemui ketiga putranya itu, ketiga orang itu sedang memotong rambut yang menutupi wajahnya.

__ADS_1


setelah bersih tak lupa mereka juga memotong rambutnya secara rapi, setelah itu mereka mandi.


semua dilakukan secara terperinci, bahkan Ndaru bisa melihat bekas luka yang dia miliki dari kerusakan yang terakhir.


yaitu pembantaian keluarga Nirvana, yang mendapatkan perlawanan sengit dan membuat ketiga pria itu hampir meregang nyawa.


tapi Tuhan masih berpihak pada mereka hingga ketiganya bisa kembali dengan utuh seperti saat ini.


"apa kalian terluka?" tanya Ndoro Shaka yang masuk ke sendang yang di gunakan untuk membersihkan diri.


"kami sudah sepenuhnya pulih Romo, dan guru besar yang menyembuhkan kami dan dia bilang jika sekitar dua purnama lagi ilmunya sempurna." jawab Ndaru


"bahkan dia sudah menguasai ilmu hitam yang akan bisa membantu kita menyingkirkan semua tantangan tanpa harus mengotori tangan kita sendiri." tambah Angga


"aku tak meragukan itu karena dia keturunan terakhir dari keluarga Hadikusumo,"kata Ndoro Shaka.


setelah selesai mandi, ketiganya berjalan bersama Romo mereka menuju ke bale Ageng.


terlihat Ariana yang masih lemah berusaha sekuat tenaga untuk bisa melihat dan memeluk suaminya.


melihat Ariana yang terlihat pucat, Angga berlari memeluk istrinya itu, "maafkan aku sayang,aku pergi terlalu lama,"


sedang Ndaru menatap Rinjani dengan dingin, Rinjani pun bangun di bantu oleh mbok tum dan mbok Yem.


"mau kemana Nyai?" tanya kedua mbok mban itu.


"aku ingin memberi hormat pada suamiku, tentunya dia pantas mendapatkannya," kata Rinjani menahan sakit di bagian perutnya.


tapi baru juga dua langkah dia tumbang, "Nyai muda!!" teriak keduanya.


"Rinjani!!"


Ndaru langsung memeluk tubuh lemah istrinya itu, "maaf aku sudah lelah ingin tidur, maafkan aku..." lirih Rinjani yang kemudian memejamkan matanya.


"Hasto siapkan mobil!!" teriak pria itu.


tak butuh waktu lama mereka sampai di rumah sakit, dan Rinjani langsung mendapatkan pertolongan untuk persalinan darurat.


karena kondisi Rinjani yang tak bisa lagi menahan kehamilan itu, jadi hanya satu-satunya jalan yang bisa di pilih.


Ndaru menyetujui operasi sesar di lakukan demi nyawa istrinya dan kedua bayinya.

__ADS_1


"ini yang kalian inginkan,Rinjani sudah terlalu memaksakan dirinya saat dia harusnya beristirahat, ini yang kita dapat hanya demi keserakahan kuasa dan dunia fana ini," marah Nyai Laila.


"kami tau ibu, aku akan membalas semuanya nanti, aku tau aku bukan suami yang baik, tapi ini juga aku lakukan demi melindunginya dan keluarga kita," kata Ndaru.


"yang di katakan putra kita itu hebat sayang, jadi jangan marah seperti ini, ingat jika semua ini juga bukan keinginan kits, tapi setidaknya sekarang keluarga tak memiliki musuh lagi," kata Ndoro Shaka.


"ya terserah kalian, tapi aku tak akan tinggal diam jika sesuatu membuat menantuku itu kenapa-kenapa,"


"iya ibu," jawab Ndaru


sedang di rumah Angga sedang menemani istrinya itu,bahkan Ariana tak ingin pria itu jauh darinya.


bahkan dia terus menggenggam tangan Angga, "kamu begitu merindukanku, aku tak akan pergi lagi sayang,"


"tapi itu tak bisa ku percaya, karena kamu bisa saja menghilang saat aku tertidur, karena itu adalah kelakuan buruk mu," kesal wanita itu.


"kamu tak percaya padaku, padahal aku mengatakan semuanya,"


"tidak, jika kamu berani meninggalkan ku, aku akan memastikan aku akan mengakhiri hidupku dan juga anak-anak ku,"


"jangan katakan itu, maafkan aku, seharusnya selama kamu hamil aku di sisi mu bukan seperti ini, tapi percayalah jika aku terus mengawasi mu dari asisten ku, Banyu,"


"aku percaya itu, tapi semua luka di tubuh mu ini mas? bagaimana bisa kamu terluka separah ini?"


"kami mengalami pertarungan hidup mati, itulah kami mengundur semua kepulangan, terlebih mas Ndaru hampir meregang nyawa jadi kami harus bertemu seseorang yang bisa membuatnya tetap hidup, dan beruntung mas Ndaru bisa berkumpul bersama kami,"


"maafkan aku, karena aku sempat berpikiran buruk, karena kabar yang tak pernah datang, terlebih setelah apa yang terjadi pada kami,"


"tenang sayang, sebentar lagi Dika dan Romo akan menghukum wanita ular itu," kata Angga membuat istrinya itu tenang.


Dika memutuskan untuk tidur dari pada menemui wanita itu, karena baginya Anjani itu cuma wanita tak berguna.


terlebih-lebih setelah dia tau jika wanita bodoh itu keguguran karena bayi yang di kandung adalah sebuah janin tak sempurna.


sedang di rumah sakit, Ndaru tak percaya melihat kedua bayi yang begitu sehat dan tampan telah lahir.


"sayang terima kasih dan maafkan aku, karena aku hampir menyerah dan tak ingin kembali, dan sekarang kamu memberikan hadiah terindah yang tak akan bisa ku dapatkan dari siapapun, dua jagoan kita lahir dengan sempurna," kata Ndaru dengan suara gemetar.


"iya mas, aku mengerti dan sekarang sebagai hukuman mu, aku ingin kamu tetap tinggal selamanya di sisi kami, dan tak boleh jauh, dan harus terus menghubungi ku setiap jam,janji..." lirih Rinjani yang masih lemah.


"aku janji, dan terima kasih sayang."

__ADS_1


__ADS_2