
"Rey... sudah lama sekali. bagai mana kabar mu? aku pikir kota romantis itu telah menutup mata mu sehingga tidak tau lagi jalan pulang ke Indonesia. "
Ujar seorang laki-laki menghampiri Rey yang tengah meneguk air mineral setelah selesai berolahraga.
Hari ini Rey memilih pergi ke tempat fitness yang biasa ia kunjungi ketika berada di Indonesia. dan tidak disengaja ia bertemu dengan teman lama nya, teman ketika ia masih duduk di bangku SMA.
"Willy?! Baik, aku baik. bagai mana dengan mu?." Balas Rey sampil menyalami Willy dengan hangat.
"Seperti yang kau lihat" jawab Willy tersenyum sumringah, membentangkan tangan nya.
"Wah lihat lah, mantan pangeran dari SMA Bunga bangsa ini. Apa kau sekarang masih di kejar-kejar cewek-cewek seperti waktu di sekolah dulu? atau jangan-jangan kau sudah sudah menikah sekarang dengan Naira? "
Ujar Willy bertubi-tubi sambil mengingat kembali masa SMA mereka.
Rey terkekeh mendengar ucapan Willy.
"Tidak, aku belum menikah. " jawab Rey
"Kenapa? aku bahkan sebentar lagi akan menjadi seorang ayah" balas Willy berbinar.
"Oh. ya? kalau begitu aku harus mengucapkan selamat pada mu" tukas Rey sambil memukul pelan perut Willy.
Willy berlagak mengaduh.
"Apa kita harus mencari tempat ngopi untuk merayakan pertemuan ini? " ujar Rey lagi
"Tentu saja. Ayo kita ke kafe depan. " ajak Willy.
"Baik lah. aku akan ke toilet dulu. "
"Baik, aku juga akan mengganti pakaian"
10 menit kemudian mereka pergi meninggalkan tempat fitness itu dan berjalan menuju kafe yang berada di sebrang jalan dengan berjalan kaki.
Setelah mengambil tempat duduk, memesan minuman, Mereka melanjutkan nostalgia mereka setelah beberapa tahun tidak bertemu.
Karena sejati nya, Rey dan Willy dulu nya
adalah sahabat dekat. Namun karena setelah lulus SMA Rey memilih melanjutkan pendidikan di luar negri dan meneruskan perusahaan orang tua nya di sana mereka jadi hilang kontak dan tidak pernah lagi berkabar satu sama lain.
"Aku yakin kau pulang ke indonesia punya tujuan khusus. bukan begitu, Rey? " celetuk Willy mengangkat alis nya.
__ADS_1
"Eummm... tidak juga. Aku hanya merindukan Mama. " jawab Rey sekena nya
" Ah tidak mungkin. kalau hanya soal itu, aku yakin mama mu pasti selalu bisa bolak-balik Indonesia-Paris kapan pun ia mau. " ujar Willy yang tidak yakin dengan alasan Rey.
"Baik lah, sebenar nya ada hal lain yang membuat aku pulang."
Rey menjeda kalimat nya, lalu meneguk minuman yang ada di hadapan nya, sedangkan Willy menatap nya dengan tanda tanya dan menunggu Rey melanjutkan kalimat nya.
" Aku di suruh menikah oleh mama dengan anak tiri sepupu nya. " lanjut Rey.
"Benar kah? lalu bagai mana tanggapan mu? "
"Aku menerima, tapi dia sebalik nya" Terang Rey malas.
"Apa??? yang benar saja. wah, aku penasaran dengan gadis itu. Soal nya ini kali pertama yang aku tau kau ditolak Rey."
Balas Willy tak percaya dan sedikit tergelitik dengan apa yang baru saja didengar nya.
"Dia menolak ku karna dia mencintai laki-laki lain."
"Pacar? "
Rey mengiyakan dengan anggukan kecil.
"Maka dari itu aku tertantang untuk mendapatkan nya" balas Rey dan kembali meneguk minuman nya.
"Mas Rey??? "
Rey dan willy menoleh ke sumber suara yang memanggil nama nya. Dua meter dari meja tempat mereka duduk, berdiri tiga orang gadis yang menatap ke arah nya, dan Rey mengenali salah satu diantara mereka.
"Rora? "
Iya tiga gadis itu adalah Rora, Mika, dan lily. Rora dan dua teman nya itu berjalan mendekat ke meja tempat Rey dan Willy.
"Mas kok di sini? kapan sampai di indonesia? " Tanya Rora yang kini telah berada tepat di samping Rey.
"Sudah hampir satu minggu. bagaimana kabarmu? " ujar Rey berbasa basi, padahal ada gejolak yang membara dalam hati nya.
"Baik. sudah satu minggu di Indonesia, mengapa mas tidak mampir ke rumah sih? Mama pasti senang kalau mas mau mampir ke rumah." ujar Rora dengan senyum sumringah yang tak lepas dari bibir nya.
" Tunggu tunggu. ini Rora adik nya Naira bukan? " tanya Willy menyela.
__ADS_1
"Iy, dan aku tau ini mas Willy yang dulu sering ke rumah bersama mas Rey. "
"Wah... tidak kusangka, kau tumbuh jadi gadis yang sangat cantik. Begitu mirip dengan Naira. Tapi bagai mana dengan Naira. bagai mana kabar nya sekarang? " ujar Willy.
Namun baik Rey maupun Rora tidak ada yang menjawab, bahkan raut wajah mereka langsung berubah. Willy bingung dengan hal itu. lalu...
"kak Naira sudah meninggal dua tahun yang lalu mas. " jawab Rora dengan wajah tertunduk, tentu saja itu acting yang sempurna sekali.
"Aku sunggu minta maaf, bagaimana aku juga tidak mengetahui hal ini?. " Ujar Willy merutuki diri nya sendiri.
"Tidak apa-apa mas. kalau begitu kami permisi dulu. mas Rey. jangan lupa mampir." Tukas Rora yang di balas anggukan canggung oleh Willy, sementara Rey hanya menatap sinis.
Kemudian Rora beserta dua sahabat nya pun berlalu meninggalkan Willy dan Rey di meja itu.
Willy menatap Rey penuh tanya. Namun seperti nya Rey belum bisa membagi kisah itu pada sahabat lama nya ini. Menceritakan itu sama saja mengulang kembali kejadian suram yang pernah ia alami dua tahun lalu, juga sama saja dengan membuka kembali luka yang selama ini ia tutup dengan susah payah.
Rey sama sekali tidak menduga akan bertemu sahabat lama nya hari ini, itu sangat membahagiakan sekali karna bisa bernostalgia dengan sahabat nya.
Namun siapa sangka juga ia bertemu Rora di tempat ini. Entahlah. Itu juga memaksa pikiran nya untuk bernostalgia pada sosok Naira. ini sangat membuat nya tidak nyaman.
Willy menangkap raut wajah Rey yang berubah semenjak bertemu Rora.
Namun ia urung menanyakan. Ia baru saja bertemu kembali dengan sahabat nya itu setekah sekian tahun lama nya. Tentu saja ia tidak ingon merusak moment ini dengan membuat Rey tidak nyaman.
Willy menyeruput minuman nya.
"Berapa lama kau akan di indonesia?"
Ujar nya kemudian.
"Aku pikir akan memakan waktu cukup lama di sin, jadi sering-sering lah ke rumahku. "
Balas Rey.
Mereka terus bercengkrama di sina, hingga tak terasa waktu pun berlalu begitu cepat.
Beberapa saat kemudian ia pulang dan berpisah dengan Willy setelah mereka saling betukar nomor ponsel.
πππππ
**HAI. TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA SAMPAI EPISODE INI. JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA INI, JANGAN LUPA BERI SEMANGAT AUTHOR UNTUK TERUS UP YA. DENGAN KLIK LIKE, VOTE, JUGA KOMEN.
__ADS_1
HAPPY READINGπππ**