
Melihat pelayan itu sudah pergi Feng Tian kembali menutup kamarnya dan berbaring mengistirahatkan tubuh nya sebentar, kebetulan ini masih tengah hari dan pelelangan di mulai nanti malam.
sedangkan pelayan itu dengan cepat pergi ke rumah lelang bintang mencarikan tempat bagi Feng Tian. " pemuda yang sangat kaya.... entah berapa sisa yang bisa ku dapatkan nanti ....." ucap pelayan itu dengan tangan bergetar memegangi kantong yang penuh dengan koin emas. selam ini ia belum pernah memegang koin emas sebanyak ini dan ia bisa menebak koin emas di dalam kantong ini setidaknya berjumlah ribuan koin.
saat hari sudah menjelang malah Feng Tian terbangun dari tidurnya dan memilih membersihkan diri. setelah beberapa menit ia membersihkan diri ia Menganti pakaiannya. yang tadinya ia hanya menggunakan jubah putih polos sederhana kali ia memakai pakaian yang sedikit mewah yaitu jubah merah darah dengan beberapa hiasan hitam dan emas di beberapa tempat.
selain itu ia juga memilik mengikat rambut panjangnya yang biasanya terurai. pengambilan barunya ini sudah bisa menarik banyak gadis untuk mengejarnya. dengan wajah tampan mata yang indah seperti pelangi dan rambut merah gelapnya sungguh memberikan kesan jahat dan indah pada saat bersamaan.
Feng Tian keluar dari kamarnya dan berniat mengejar Xiao mengyue ke pelelangan tapi siapa sangka saat ia membuka pintu wanita itu sudah ada di depan pintu kamarnya dan mengangkat tangannya seperti akan mengetuk pintu.
Xiao mengyue terdiam dan menetap Feng Tian tanpa berkedip, sebelumnya ia tak begitu memperhatikan penampilan Feng Tian yang sederhana. tapi kali ini ia tak mengalihkan pandangannya saat melihat Feng Tian dengan tampilan berbeda hal itu membuat wajahnya memerah dan detak jantungnya berdebar cepat.
__ADS_1
walaupun ia lebih tua 6 atau 7 tahun dari Feng Tian tapi ia masih termasuk generasi muda yang se generasi dengan Feng Tian. karena seseorang di usia 30 tahun ke bawah masih bisa di sebut generasi muda. dan Xiao mengyue baru berusia 25 tahun atau lebih.
tentu saja ia akan bersikap demikian saat melihat pemuda yang memiliki ketampanan seperti Feng Tian, apalagi di usia yang masih muda tapi sudah memiliki reputasi, kedudukan dan kekutan yang besar. siapapun pasti menginginkan pasangan hidup seperti ini.
Feng Tian mengernyitkan alisnya saat Xiao mengyue menatapnya dengan mata yang tak berkedip dan wajah yang merona merah.
" nona Xiao apa kau sudah selesai menatap wajahku .... aku tau aku ini sangat tampan. tapi ekspresi mu ini terlalu berlebihan ...." ucap Feng Tian dengan sedikit menyombongkan diri.
Xiao mengyue yang mendengar suara Feng Tian segera tersadar dan mengalihkan pandangannya dengan sedikit mendengus kecil. " kau terlalu percaya diri.... aku hanya sedikit terkejut saja tadi, tak ku sangka pemuda pemalu sepertimu bisa berpenampilan seperti ini....." balas Xiao mengyue lalu berbalik meninggalkan Feng Tian.
" nona Xiao aku bermaksud akan pergi ke pelelangan malam ini.... apa kau tertarik ..." ucap Feng Tian. Xiao mengyue berhenti dan berbalik pada Feng Tian dan memukul keningnya pelan.
__ADS_1
" aih.... aku sampai lupa, tadinya aku juga akan mengajakmu ke pelelangan tapi kau malah mengatakan hal yang menjengkelkan Samapi aku lupa.... sekarang karena kau telah membuatku kesal kau harus mentraktirku satu barang di pelelangan nanti, apapun barang nya nanti kau harus membayarnya ....." ucap Xiao mengyue lalu berbalik lagi dan pergi.
Feng Tian terdiam di tempat dan memandang Xiao mengyue dengan alis menyatu. " kapan aku setuju untuk membelikannya barang.... dasar wanita aneh...." gumam Feng Tian dan berjalan mengikuti Xiao mengyue.
sebelum ke menghadiri acara lelang mereka makan terlebih dahulu. hanya butuh beberapa menit sebelum mereka menyelesaikan makan mereka. Feng Tian menghampiri pelayan yang sebelumnya membantunya memesankan tempat.
" tuan apa anda akan pergi ke pelelangan sekarang...." ucap pelayan itu. saat melihat Feng Tian menghampirinya.
" benar... tolong antarkan kami ke pelelangan....." ucap Feng Tian. pelayan itu mengangguk dan memimpin jalan ke pelelangan.
rumah lelang bintang adalah sala satu dari 3 kekutan Tama di kota Jiang ini jadi cukup mudah menemukan tempat itu karena bangunannya yang besar. apalagi sekarang akan di adakan lelang tahunan dan banyak orang yang menuju ke sana bahkan Feng Tian bisa melihat banyak juga pendatang dari kota lain yang akan menghadiri acara lelang .
__ADS_1
beberapa menit mereka berjalan akhirnya mereka sampai di depan sebuah bangunan besar berlantai 4, pelayan yang mengantar mereka menghampiri penjaga dan menunjukan sebuah plat emas, penjaga yang melihat plat emas itu mengangguk dan memanggil seorang untuk mengantar mereka.
" tuan saya sudah menjalankan tugas saya jadi saya mohon undur diri"