
Sedangkan Feng Tian di sisi lu Jingyi hanya diam dan menatap ke arah lain. sikap acuhnya ini membuat Ling rue mengerutkan keningnya tak suka.
" ah maaf saya hampir lupa dengan tujuan saya ...." ucap sepuh itu dengan tersenyum canggung.
" tujuan saya ke sini karena nona kami ingin sekali bertemu dengan anda.... saya harap Nona lu bisa melihatnya...." ucap sepuh itu.
lu Jingyi mengerutkan keningnya ia tau persis maksud dari perkataan sepuh itu, ia melihat ke arah Ling rue dan menatapnya dengan serius. Ling rue yang di tatap seperti itu hanya menundukkan kepalanya dengan keringat dingin ia bisa merasakan sebuah aura yang kuat menerpa tubuhnya.
lu Jingyi tersenyum dan melihat ke arah Feng Tian. " tuan muda bagaimana menurut anda ...." ucapnya.
sepuh itu dan Ling rue terkejut ketika lu Jingyi menanyakan pendapat dari pemuda di sebelah lu Jingyi. tapi mereka tak bisa berkomentar dan hanya melihat ke arah Feng Tian menunggu jawabannya.
Feng Tian melihat ke arah Ling rue sekilas dan mengalihkan tatapannya lagi. " lumayan.... " ucapnya.
Ling rue yang mendengar itu mengeraskan rahangnya dan berteriak pada Feng Tian. " apa maksud mu dengan lumayan hah.... apa kau tak lihat wanita cantik ini di depan mu...." teriaknya .
mendengar itu lu Jingyi dan Feng Tian mengerutkan keningnya ' sepertinya gadis ini salah tanggap dengan ucapan tuan muda ...' pikir lu Jingyi.
__ADS_1
" apa maksud mu...." ucap Feng Tian bingung . " aku mengatakan lumayan akan bakat yang kau miliki kenapa kau malah membicarakan hal lain...." ucapnya lagi.
mendengar itu Ling rue menjadi terdiam ia menundukkan kepalanya dengan pipi yang memerah, ' siala kenapa aku mengatakan itu barusan.... aduh malunya aku, dasar bodoh....' umpatnya dalam hati.
lu Jingyi tersenyum melihat tingkah Ling rue ia mengalihkan tatapannya lagi pada Feng Tian. " apa tuan muda tak merasakan ada sesuatu yang menarik di tubuh gadis ini...." ucapnya. Feng Tian yang mendengar itu kembali menatap Ling rue.
tapi kali ini ia menatap Ling rue dengan serius dan menatapnya dari atas ke bawah lalu ia menganggukkan kepalanya . Ling rue yang di tatap seperti itu oleh Feng Tian merasa tak nyaman ia merasa seperti ia telanjang di hadapan Feng Tian.
" ya bibi benar.... selain ia memiliki wajah cantik dan dada yang besar, ada aura kuno dalam tubuhnya walaupun tipis tapi jika di latih pasti aura kuno itu akan terasa jelas...." ucap Feng Tian.
Ling rue dan sepuh itu yang mendengar perkataan Feng Tian mulut mereka berkedut, apalagi Ling rue ia menggertakkan giginya kesal dengan ucapan Feng Tian.
" baiklah ini terimalah.... temua aku di istana kekaisaran tiga hari lagi, mungkin aku akan mempertimbangkan mu untuk menjadi murid ku ...." ucap lu Jingyi memberikan lencana giok dengan lambang sebuah pagoda di tengah nya.
Ling rue menerima lencana itu dengan senyum merekah dari bibirnya. " terima kasih guru, aku akan menemui mu tiga hari lagi...." ucapnya dengan membungkuk hormat. lu Jingyi hanya mengangguk pelan.
" bibi bilang mungkin, kenapa kau langsung memanggilnya guru dasar aneh...." celetuk Feng Tian.
__ADS_1
Ling rue menatap Feng Tian dengan tajam Feng Tian yang melihat itu balik menatapnya dengan tajam pula. dan segera Ling rue menelan ludahnya kala merasakan aura yang begitu kuat menerpa tubuhnya.
" tuan muda sudahlah kenapa kau suka sekali menjahili gadis ini... apa jangan jangan...."
" jangan asal bicara.... mana mungkin aku tertarik dengan gadis sepertinya ...." ucap Feng Tian memotong perkataan lu Jingyi.
lu Jingyi dan tetua Ling hanya terkekeh kecil mendengar perkataan Feng Tian, berbeda dengan Ling rue ia mengeraskan rahangnya dan akan berteriak pada Feng Tian. tapi itu terhenti kala suara seorang gadis terdengar dari belakang mereka.
" tuan muda, guru maaf maaf membuat kalian menunggu lama ....." ucap Lian Ning berjalan mendekati mereka.
ya sewaktu di pelelangan Lian Ning memohon dan bersujud di hadapan lu Jingyi agar ia di angkat menjadi muridnya. awalnya lu Jingyi akan menolaknya tapi itu tak terjadi kala Feng Tian mengatakan sesuatu.
Ling rue dan sepuh itu segera mengenali siapa gadis yang menghampiri mereka. mereka segera membungkuk memberi hormat padanya " salam putri kekaisaran...." ucap mereka berdua.
Lian Ning baru menyadari jika ada orang lain di sini ia menganggukkan kepalanya dan segera mengalihkan tatapannya lagi pada lu Jingyi. " guru apakah kita akan langsung kembali ke istana kekaisaran...." ucapnya.
Ling rue yang mendengar Lian Ning memanggil lu Jingyi dengan sebutan guru terkejut begitupun dengan tetua pertama. ' apakah putri kekaisaran murid dari ahli kuat ini....' pikir mereka.
__ADS_1
" ya kita akan kembali istana kekaisaran.... aku masih memiliki urusan lain selain berdiri di sini dan mendengarkan seseorang yang cerewet...." ucap Feng Tian . Lian Ning mengerutkan keningnya bingung.