Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
pohon kehidupan


__ADS_3

Mereka sedikit kurang suka dengan sikap Feng Tian yang seolah tak menganggap mereka. tapi satu yang mereka tak tau jika Feng Tian tak menganggap mereka seperti itu. ia hanya belum terbiasa dengan orang asing karena selama ia masih kecil ia tak memiliki banyak teman. apalagi ayahnya selalu melarangnya keluar kediaman klan Ming karena bahaya yang mengancam nya. apalagi selama 4 tahun terakhir ia di kurung di dimensi leluhurnya untuk berlatih di sana.


" hah.... sudah lah, kita tak bisa berbuat apapun padanya karena bagaimanapun dia adalah tuan muda kita anak dari tuan Xin..." ucap Cu Jang yang sedikit lebih dewasa dari mereka.


"tapi dia terlalu sombong.... bahkan ia tak melirik ke arah kita selama di perjalanan " ucap Kong Lin.


"sudahlah saudara Lin, apa kau ingat kata Elder agung kalau kita harus melindunginya karena setelah kompetisi berakhir kita akan di kirim untuk menjadi pengawal pribadinya ...." ucap lu Jia.


mendengar itu Kong Lin hanya mendengus kecil dan berjalan cepat menyusul Feng Tian. Kong lan selalu kalanya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah adik nya.


" maaf nona lu atas sikap adik ku yang kurang sopan...." ucapnya dengan menangkupkan tangan nya hormat.


ya Kong Lin Dan Kong lan adalah saudara kembar dan mereka bagaikan api dan air, cahaya dan kegelapan mereka memiliki sifat yang berlawanan walaupun mereka kembar. bukan hanya sipat tapi mereka juga menguasai elemen yang berbeda di mana Kong lan selalu Kaka menguasai elemen es dan Kong Lin menguasai elemen api.

__ADS_1


lu Jia hanya mengangguk dan melangkah kan kakinya mengikuti Kong Lin begitu juga dengan yang lainnya.


setelah sampai dekat pohon yang besar nya hampir 200 meter dengan tinggi yang hampir mencapai 1 mil. mereka di buat kagum dengan pohon besar itu di mana kulit pohonnya berwarna perak ke emasan dengan daun hijau memancarkan cahaya emas redup yang memancarkan aura kehidupan yang pekat.


" astaga.... pohon apa ini, sangat besar...." ucap Kong Lin yang tak bisa menahan diri.


Xin nian yang mendengar itu hanya tersenyum samar dan terlihat ada jejak ke sedih an di matanya. " ini namanya pohon kehidupan .... pohon ini sangat berguna bagi kultivator maupun manusia biasa. daun pohon ini bisa di buat menjadi pil kehidupan tingkat ilahi dan dahan nya juga bisa di jadikan bahan senjata tingkat surgawi.... selain itu pohon ini juga bisa meningkatkan kekuatan bagi kultivator jika mereka menyerap aura kehidupan yang terpancar dari pohon ini....." ucapnya lalu menyentuh pohon itu pelan .


mereka membuka tutup mulutnya mendengar penjelasan Xin nian. jika pohon ini di ketahui orang luar bukan kah peperangan akan terjadi demi mendapatkan pohon ini pikir mereka.


"senior Xin nian , bukan kah pohon ini berharga... tapi kenapa tak ada yang mengetahui tentang nya...." ucap Cu Jang mengutarakan pikirannya.


ke 6 pemuda lainnya juga menganggukkan kepala mereka dan menatap Xin nian menunggu jawabannya. Xin nian menatap mereka sesaat lalu kembali menatap pohon kehidupan.

__ADS_1


" hah.... pohon ini adalah peninggalan tuan Xin kai , dia memasang arak ilusi untuk menyembunyikan pohon ini. itulah kenapa pohon ini tak di ketahui orang lain...." ucapnya menjelaskan.


ke 7 pemuda itu menganggukkan kepalanya mengerti, mereka diam dan menatap pohon kehidupan mereka bisa merasakan aliran energi Qi di meridian mereka menjadi semakin halus hanya dengan berdiri di dekatnya. apalagi jika ber kultivasi di bawah nya. pikir mereka.


berbeda dengan ke 7 pemuda/i itu yang bersemangat Feng Tian menatap pohon kehidupan dengan tatapan sendu. ia merindukan Xin kai sudah 4 tahun ia tak bertemu ayah asuh nya itu.


Xin nian yang melihat kesedihan Feng Tian menghampirinya dan menepuk pundaknya pelan. " pangeran.... anda tenang saja, tuan Xin pasti baik-baik saja.... anda tau dulu sebelum kejadian itu. tuan Xin termasuk dewa yang di segani di 6 alam utama, kekuatannya hampir menyamai par petinggi inti dari kedua ras utama...." ucapnya dengan menatap langit. mengingat masa lalu.


Feng Tian yang mendengar itu hanya diam. ia kembali menatap pohon kehidupan dan tersenyum " ayah... aku akan menyusul mu dan membalaskan dendam keluarga kita...." ucapnya dengan penuh tekad.


pembicaraan mereka di dengar oleh Cu Jang dan Lu Jia , mereka berdua saling menatap tak mengerti apa yang mereka bicarakan.


" pangeran... kenapa senior Xin nian selalu memanggil Feng Tian pangeran, siapa sebenarnya mereka...." ucap lu Jia.

__ADS_1


" apa yang di katakan ayah benar.... kalau Feng Tian dan tuan Xin bukan berasal dari alam ini.... tapi, siapa mereka bahkan senior Xin nian yang di takuti ayah memanggilnya dengan sebutan pangeran ...." ucap Cu Jang dalam hatinya.


mereka berdua menghela napas dan menggelengkan kepalanya. hal ini terlalu rumit dan penuh misteri bagi mereka. " sepertinya aku harus bertanya pada ayah soal ini...." gumam Cu Jang.


__ADS_2