Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 182 ]


__ADS_3

" sebenarnya sudah berada di ranah apa tuan muda ...." gumam Lian Bei.


Feng Tian yang mendengar itu ia hanya tersenyum dan terus berjalan " jika kau ingin tau aku sudah berada di ranah apa kau bisa menanyakannya pada orang itu ...." ucap Feng Tian dan berlalu pergi.


Lian Bei terdiam . orang yang Feng Tian maksud adalah leluhurnya. tapi apakah ia memiliki keberanian untuk menemui leluhurnya walaupun ia ingin. tapi leluhurnya terkenal galak jika ada yang mengganggunya.


" itu tak akan terjadi...." ucap Lian Bei dan bergegas menyusul Feng Tian.


Feng Tian menyusuri istana kekaisaran sampai pada sore harinya ia memilih kembali ke organisasi tapi kaisar Lian dan Lian Bei memaksanya untuk menginap di istana kekaisaran. karena mereka sudah termasuk orang nya jadi Feng Tian mengiyakan saja dan menginap di istana kekaisaran.


keesokan harinya Feng Tian terbangun dari tidurnya kala mendengar ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.


" tuan muda kaisar dan yang lainnya menunggu anda di ruang makan...." ucap suara pelayan dari luar.


" baiklah aku akan ke sana ...." balas Feng Tian lalu ia pergi membersihkan diri nya.


Feng Tian memakai jubah merah gelap dengan rambut nya yang di ikat. saat ia berjalan menuju ruang makan banyak penjaga dan pelayan yang menatapnya tanpa berkedip.

__ADS_1


bukan tanpa alasan, melainkan mereka terpesona dengan ketampanan Feng Tian jarang jarang ia mengikat rambutnya dan ketika ia melakukannya itu semakin membuatnya terlihat semakin tampan dan gagah. apalagi pakaian yang ia kenakan adalah pakaian mewah dan berkelas membuat siapa saja yang melihatnya terpesona.


bahkan beberapa pelayan wanita mereka Samapi tak berkedip dan lupa cara bernapas melihat ketampanan nya. beberapa saat ia berjalan akhirnya ia sampai di ruang makan bisa ia lihat jika kaisar Lian dan keluarganya sudah menunggunya di sana .


" maaf membuat anda menunggu lama kaisar ..." ucap Feng Tian lalu ia duduk di sebelah Lian Bei.


" hehe tidak apa apa tuan muda ... suatu kehormatan bagi kami bisa makan bersama dengan anda ..." ucap seorang wanita dewasa yang cantik, dia adalah permaisuri kekaisaran Lian. Tian linyie .


selain permaisuri masih ada satu wanita lagi di sana. ia terlihat masih berusia 18 tahunan. dia adalah anak termuda dari kaisar Lian, putri kekaisaran Lian Ning .


" salam pangeran Hao, salam putri Ning .... saya sudah pernah bertemu dengan pangeran Hao sekali, saya tak menyangka jika ia adalah putra anda ...." ucap Feng Tian sambil tersenyum kepada pangeran Lian Hao. ..


kaisar dan permaisuri terkejut saat mendengar itu mereka tak menyangka jika anak kedua mereka pernah bertemu dengan Feng Tian mereka menatap Lian Hao dengan penuh tanda tanya. .


sedangkan Lian Hao sendiri ia hanya menundukkan kepalanya dengan tangan yang bergetar. sedangkan putri Lian Ning ia terus menatap Feng Tian tanpa berkedip. Lian Bei yang menangkap itu tersenyum begitu juga dengan permaisuri yang melihat anak gadis nya itu.


" bagaimana ning'er bukankah tuan muda Feng sangat tampan.... kau melihatnya terus tanpa berkedip ..." bisik permaisuri sembari menggoda putrinya itu.

__ADS_1


" ibu ...." ucap Lian Ning menundukkan kepalanya dengan wajah yang memerah ia tak menyangka jika ibunya akan menggodanya seperti itu. tapi mau bagaimana lagi ia juga mengakui Feng Tian adalah pria tertampan yang pernah ia temui.


" jika kau menyukainya kau harus berusaha keras, karena dari yang ibu tau tuan muda Feng sudah memiliki kekasih...." bisik permaisuri lagi.


wajah Lian Ning semakin memerah dan ia tak berani mengangkat wajahnya. Feng Tian mendengar ucapan mereka tapi ia bersikap biasa saja . ia memang mengakui jika Lian Ning ini adalah gadis yang cantik tapi baginya shui Ling jauh lebih cantik dari siapapun.


mereka makan dengan tenang dan terkadang kaisar Lian maupun Lian Bei akan menanyakan dan meminta petunjuk tentang kultivasi pada Feng Tian. walaupun mereka lebih tua dari Feng Tian tapi mereka tak merasa malu menanyakan hal itu pada orang yang lebih muda apalagi jika orang itu adalah Feng Tian.


setelah makan Feng Tian memutuskan untuk berkeliling kota karema ini adalah pertama kalinya ia memasuki ibukota kekaisaran Lian jadi tak baik jika ia melewatkannya begitu saja.


" kita ini cukup ramai.... walaupun tak seramai kita bintang jatuh atau dua kota lainnya di benua tengah tapi lumayan....." gumamnya dan terus berkeliling.


langkah Feng Tian berhenti di depan sebuah bangunan yang cukup megah dengan paling bertuliskan ' pelelangan awan biru ' di atasnya. Feng Tian melangkahkan kakinya ke dalam pelelangan, dan kebetulan hari ini pelelangan sedang mengadakan lelang yang di gelar setiap sebulan sekali.


Feng Tian berjalan menuju ke arah meja resepsionis.


" selamat datang di pelelangan awan biru .... apakah anda ingin melelang barang atau mengikuti pelelangan ."

__ADS_1


__ADS_2