Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ chap. 269 : gadis Ying dan gadis Jia ]


__ADS_3

Kesembilan orang itu segera membungkuk dan pergi dari sana. tak lama muncul seorang gadis yang cantik berpenampilan sama dengan gadis yang di sebut nona itu.


" apakah mereka menemukan kita Ying'er... " ucap gadis itu lalu duduk di kursi dekat gadis yang di panggil Ying'er itu.


" aku tak tau, tapi semoga saja pemuda yang di temui Huo Jun bukanlah kakak Yuan.... " ucap gadis Ying itu.


" hah... semoga saja, aku sudah muak dengan tuntutan para orang tua itu untuk ikut memperebutkan takhta.... " ucap gadis itu.


" hemm.... Kaka Jia apa kau tak kepikiran untuk kembali ke klan .... " ucap gadis Ying.


gadis Jia mengerutkan keningnya heran. " kenapa kau bertanya seperti itu, apa kau ingin kembali ke klan dan menuruti kemauan para orang tua itu.... " ucap gadis Jia.


" bukan seperti itu... aku, aku hanya merindukan ibu .... " ucap gadis Ying dengan bersedih.


" hah.... tunggu sampai saudara dan saudarimu yang lain menemukan anak dari bibi, saat itu kita akan kembali ke klan .... " ucap gadis Jia menghela napas pelan. gadis Ying mengangguk mengerti .


kembali ke tempat Feng Tian. ia sekarang sudah bersiap untuk mengelilingi kota lagi sekalian mencari tempat makan dan mencari beberapa informasi.


Feng Tian melangkah meningkatkan penginapan. saat ia keluar ada beberapa sosok yang mengikutinya dan terus memantaunya. mereka adalah orang-orang dari tanah suci api abadi.


Feng Tian dapat merasakan orang-orang itu tapi ia bersikap biasa saja seakan tak mengetahui hal itu. lagian ia tak merasakan aura permusuhan dari mereka.

__ADS_1


beberapa saat kemudian akhirnya ia menemukan sebuah rumah makan yang cukup mewah. ia memasuki rumah makan itu dan dapat melihat jika di sana sangat ramai hampir semua tempat duduk penuh oleh pelanggan.


" selamat datang di rumah makan sejahtera, ada yang bisa saya bantu tuan muda.... ," ucap seorang pelayan wanita paruh baya.


" aku memesan makanan dan minuman terbaik di sini.... " ucap Feng Tian lalu pergi mencari tempat duduk.


pelayan itu pun mengangguk dan pergi menyiapkan pesanan Feng Tian. sedangkan Feng Tian ia duduk di kursi pojok yang menurutnya sangat nyaman.


saat ia melihat sekeliling dan mencoba mendengarkan obrolan para pengunjung siapa tau ada informasi penting yang ia dapatkan.


seorang pria yang tampan menghampiri Feng Tian. semua orang yang melihat pria tampan itu terdiam dan menundukkan kepala mereka seakan tak berani menatap wajah pria itu.


" permisi saudara, bolehkan aku bergabung dengan mu.... tempat yang lain penuh.... " ucap pemuda itu.


" terimakasih saudara... " ucap pemuda itu lalu duduk di hadapan Feng Tian. pemuda itu menatap Feng Tian dengan lekat.


" memang benar apa yang di katakan Huo Jun... pemuda ini sangat mirip dengan nona, bahkan aura yang keluar dari tubuhnya juga membuat darah di tubuhku tertekan seperti aku berhadapan dengan Nona.... " ucap pemuda itu dalam hati.


Feng Tian menyadari tatapan pemuda itu dan hal itu membuatnya risih. " ada apa saudara, apa ada yang salah dengan penampilanku ... " ucap Feng Tian dengan risih.


" ah maaf.... hanya saja kau sangat mirip dengan seseorang yang ku kenal... " ucap pemuda itu yang tak lain Li Yuan .

__ADS_1


Feng Tian mengerutkan keningnya, tapi ia tak mempermasalahkan nya dan terus melihat ke sekeliling dan mencoba menangkap percakapan pengunjung lain.


Li Yuan yang melihat tingkah Feng Tian hanya tersenyum , " apa saudara mencari sebuah informasi.... " ucapnya.


Feng Tian terdiam lalu menatap ke arah Li Yuan. " ya, ... " jawabnya singkat.


" aku bisa memberikan. beberapa informasi tapi itu semua tak gratis... " ucap Li Yuan dengan menaikan alisnya.


Feng Tian menatap Li Yuan dengan heran. tapi tak lama ia mengeluarkan sekantong batu spiritual tingkat menengah di hadapan Li Yuan. " segini apakah cukup untuk mengetahui semua informasi yang aku inginkan... " ucap nya.


Li Yuan terkejut, sudut bibirnya berkedut ketika Feng Tian mengeluarkan batu spiritual itu. ' ah... apa pemuda ino berpikir aku menginginkan bayaran seperti ini... ' ucapnya dalam hati.


" maaf saudara .... tapi aku tak butuh uang dari mu.... " ucap Li Yuan menolaknya.


Feng Tian terkejut karena Li Yuan menolak batu spiritual darinya. ia menatap Li Yuan dengan heran ' bukankah dia bilang tadi semuanya tak gratis... ' ucap Feng Tian dalam hati dengan heran.


melihat tatapan Feng Tian itu Li Yuan paham dan berdekhem pelan. " maksudku bukan bayaran seperti ini.... oh ya, perkenalkan aku Li Yuan siapa nama saudara.... " ucap Li Yuan.


" Feng Tian.... lalu bayaran seperti apa yang saudara inginkan .... " ucap Feng Tian.


Li Yuan terdiam kala mendengar nama Feng Tian. ia menatap Feng Tian dengan tajam dan bersikap waspada. melihat reaksi pemuda di hadapannya membuat Feng Tian bingung .

__ADS_1


" apa tujuan mu datang ke sini.... apa kau utusan dari klan Feng untuk mencari nona Ying.... " ucap Li Yuan.


__ADS_2