Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ chap. 265 : kepergian Feng Tian ]


__ADS_3

Patriak Wang hanya mengangguk membenarkan perkataan kedua penatua di sebelahnya ini, ia memang tak memungkiri jika Feng Tian sangat mengerikan.


Feng Tian langsung kembali ke kediamannya, banyak murid sekte yang terus menatapnya kagum dan ada juga yang menatapnya dengan takut saat meninggalkan arena hidup mati.


semua murid pun akhirnya bubar kembali ke kediaman mereka masing masing. dalam sekejap mata nama Feng Tian menjadi terkenal di sekte samudra karena kekutan nya yang mengerikan.


ada juga beberapa murid wanita yang membicarakannya karena ketampanan nya dan bagaimana dia dengan gagah dan mudahnya mengalahkan Shi yuhao yang notabene nya adalah murid paling jenius di sekte samudra.


Wang Yihan yang mendengar jika Feng Tian berhasil mengalahkan dan membunuh Shi yuhao ia hanya diam tak menanggapi perkara itu. hatinya bingung apakah ia harus senang atak sedih sekarang.


di satu sisi ia senang karena Feng Tian memenangkan pertandingan. karena di awal sebelum mereka bertarung Shi yuhao pernah berkata jika Feng Tian tak datang di pertarungan ini berarti dia menyerah untuk Wang Yihan.


tapi nyatanya Feng Tian bukan hanya datang ker pertarungan tapi dia juga memenangkan pertarungan dan membunuh Shi yuhao. ia merasa senang karena secara tak langsung Feng Tian menganggapnya sepesial karena berani mempertaruhkan nyawanya.


tapi ketika ia mengingat perkataan Feng Tian dan sikap acuhnya tadi pagi membuatnya merasa sakit hati. " kenapa perasaan ku harus berakhir seperti ini.... ," ucap Wang Yihan dengan sedih.

__ADS_1


malam harinya Feng Tian menemui patriak Wang di kediamannya. saat ia sampai di sana ternya di sana juga ada para penatua inti sekte samudra yang seperti sedang membicarakan sesuatu yang penting.


patriak Wang tersenyum lebar saat melihat Feng Tian mendatangi kediaman ya. " nak Tian, tumben sekali anda menemui saya malam malam begini.... " ucap nya.


para penatua juga menatap Feng Tian dengan pandangan hangat dan penuh kekaguman karena bakat dan kekutan yang di miliki olehnya bisa di bilang sebanding dengan para tetua inti sekte.


" maaf jika saya mengganggu patriak dan para penatua lainnya.... tujuan saya datang ke sini karena saya ingin berpamitan pada patriak Wang dan para penatua sekalian.... " ucap Feng Tian mengutarakan niatnya.


patriak Wang terkejut ketika mendengar itu. " pamit.... memangnya nak Tian mau pergi ke mana... " ucapnya penasaran.


" oh... baiklah kalau seperti itu, tunggu sebentar biar aku panggilkan Yihan dulu... " ucap patriak Wang hendak memanggil Wang Yihan.


" tidak perlu patriak.... saya memutuskan untuk pergi sendirian saja, lagian di luar sana terlalu berbahaya dan saya tak bisa melindungi Yihan dengan kekuatan saya sekarang.... " ucap Feng Tian mencegah patriak Wang memanggil Wang Yihan.


patriak Wang terdiam sesaat tapi tak lama ia mengangguk setuju dengan Feng Tian. " baiklah kalau begitu.... apakah kau sudah pamitan dengan Yihan ... " ucapnya lagi. patriak Wang masih berpikir jika Feng Tian dan Yihan bisa bersama dan tujuan Feng Tian pergi sendiri memang ia mengkhawatirkan keselamatan Wang Yihan.

__ADS_1


tapi nyatanya Feng Tian berusaha menghindari Wang Yihan karena tak ingin menyakiti wanita itu lebih jauh lagi karena ia tak mungkin bisa membalas perasaan wanita itu.


Feng Tian mengangguk saja padahal ia tak menemui Wang Yihan dari semenjak mereka berpisah tadi pagi. " kalau begi saya permisi.... " ucap Feng Tian lalu pergi dari sana.


patriak Wang mengangguk membiarkan Feng Tian pergi. hanya penatua agung dan penatua pertama yang mengetahui tujuan Feng Tian yang tak mengajak Wang Yihan karena berusaha menghindari wanita itu.


' hah... kasian sekali Yihan, aku hanya bisa berdoa jika mereka memang ditakdirkan bersama semoga tak ada hal yang menghalangi jalan mereka sampai mereka bisa bersatu.... ' ucap penatua agung dalam hatinya merasa kasihan dengan Wang Yihan yang cintanya bertepuk sebelah tangan.


tapi nyatanya bukan seperti itu. Feng Tian memang mencintai Wang Yihan juga hanya saja ia sudah berjanji kepada kedua kekasihnya untuk tak menempatkan wanita lain lagi di hatinya jadi mau tak mau Feng Tian harus menghindari Wang Yihan.


di luar sekte samudra Feng Tian menatap ke arah sekte dengan tak rela untuk meningkatkan sekte lebih tepatnya meningkatkan Wang Yihan. " hah.... maaf kan aku, semoga kau menemukan pria yang lebih baik lagi selain aku.... " ucapnya lalu pergi dari sana.


keesokan harinya pagi pagi sekali Wang Yihan sudah mendatangi kediaman Feng Tian karena merasa bersalah kemarin ia bersikap seperti itu pada Feng Tian. tapi setelah lama ia menunggu dan memanggil Feng Tian ia tak menemukan pemuda itu.


pada akhirnya ia memilih pergi ke kediaman ayahnya karena ia pikir Feng Tian ada di sana. tapi saat ia datang ke sana ia tak menemukan Feng Tian di sana.

__ADS_1


__ADS_2