
" kenapa kau tak memikirkannya dulu.... aku mempunyai pil tingkat ilahi kelas tinggi. bagaimana jika di tukarkan dengan teratai itu...." ucap Feng Tian.
" tidak mau.... aku tak kekurangan pill tingkat tinggi, yang ku inginkan hanya teratai ini.... " ucap gadis itu tetap dengan pendiriannya.
Feng Tian menghela napas nya pelan " baiklah nona jangan salahkan aku karena bersikap kasar pada wanita...." ucap Feng Tian lalu ia melesat ke arah gadis cantik itu.
" heh kau ingin melawanku.... " ucap gadis cantik itu dan bersiap menerima serangan Feng Tian.
bomm
ledakan besar terjadi saat tinju Feng Tian dan telapak tangan gadis itu beradu.
WUSSS
Feng Tian terlempar ke belakang sejauh lima meter. ia menatap gadis cantik itu dengan sedikit terkejut. ia tak menyangka jika gadis itu akan memiliki kekuatan yang besar.
sedangkan gadis cantik itu ia hanya berdiri di tempatnya dan memandang Feng Tian dengan senyum meremehkan. " kau ingin melawanku dengan kekuatan mu yang hanya di tingkat setengah langkah God realm..... sungguh lucu..." ucap gadis cantik itu.
Feng Tian terdiam ia memang tak bisa melihat dan merasakan kekuatan gadis cantik di hadapan nya ini. tapi dari hasil beradu pukulan sebelumnya ia bisa merasakan jika kekuatan gadis ini jauh di atasnya. padahal dengan kekuatannya yang sekarang ia sudah sebanding dengan ahli God realm tapi masih bisa di pukul mundur oleh gadis ini.
__ADS_1
" sepertinya aku harus mengerahkan seluruh kemampuan ku untuk menghadapi gadis ini...." ucap Feng Tian lalu ia melepaskan aura kultivasi nya dan mengaktifkan garis keturunan nya.
WUSSS
Aira kuat dan kuno segera meletus dari dalam tubuhnya tempat itu yang semulanya tenang tiba tiba angin bertiup kencang. gadis itu yang melihat nya sedikit terkejut tapi tak lama ia tersenyum dan terlihat jika matanya memancarkan semangat yang kuat akan pertempuran.
" pemuda yang menarik..... aura kuno ini adalah aura garis keturunan dari ras kuno, hemm... mari kita lihat garis keturunan siapa yang lebih kuat....." ucap gadi itu kali ia juga mengaktifkan garis keturunan nya.
sekali angin berhembus kencang di sana dan menerbangkan beberapa tanaman herbal di dekat mereka. Feng Tian yang melihat itu terkejut ia tak menyangka jika gadis di hadapannya ini juga keturunan dari salah satu ras kuno.
" sepertinya pertarungan ini akan merepotkan...." ucap Feng Tian. karena saat gadis itu mengaktifkan garis keturunan nya ia bisa merasakan sedikit penekanan darinya. hal itu di sebabkan oleh tingkat kultivasi Feng Tian yang masih rendah.
WUSSS
bomm
Feng Tian terlempar ke belakang dan menabrak tanah karena terkena tendangan gadis itu. " uhuk... " ia memuntahkan seteguk darah segar dan bangkit berdiri lagi dan melesat ke arah gadis itu.
pertarungan itu berlangsung selama satu jam. terlihat Feng Tian yang sudah acak-acakan dan terdapat beberapa ruam bekas pukulan di wajahnya. sedangkan gadis itu ia hanya mengalami sedikit luka di lengannya karena tebasan pedang Feng Tian.
__ADS_1
" hah baiklah aku kalah.... kau bisa mengambil teratai itu....." ucap Feng Tian sambil menghela napas pelan. ia tak menyangka jika gadis ini akan memiliki kekuatan yang begitu besar.
gadis itu tersenyum manis dan melangkah ke arah kolam dimana teratai yin yang itu berada. ia mengulurkan tangan lentiknya untuk mengambil teratai itu. saat ia menyentuh teratai itu asap putih dan hitam keluar dari teratai itu.
melihat hal itu gadis itu segera menjauh tapi asap putih itu tetap mengenai dirinya dan masuk ke dalam tubuhnya. sedangkan asap hitam itu melesat ke arah Feng Tian dengan cepat.
" sial...." umpat Feng Tian ia berusaha menghindar tapi asap hitam itu tetap berhasil masuk ke dalam tubuh nya. mereka berdua terdiam dan saling menatap satu sama lain.
" hah aku kira apa ternyata tak terjadi apa-apa...." ucap gadis itu. lalu ia melangkah mendekati kolam itu lagi. tapi baru tiga langkah ia menghentikan langkahnya ketika ia merasakan tubuhnya semakin panas.
" a apa yang terjadi dengan tubuhku....." ucapnya ia merasakan ada sesuatu yang aneh pada tubuhnya. ia membalikan badannya pada Feng Tian dan melihat jika Feng Tian juga mengalami hal yang sama.
" sial apa yang terjadi, kenapa tubuhku terasa panas..... dan aku tak bisa mengendalikan diriku...." ucap Feng Tian. ia melihat ke arah gadis itu dan melihat jika gadis itu sedang berjalan ke arahnya.
gadis itu sampai di hadapan Feng Tian. mereka saling pandang dan terlihat jika wajah mereka berdua sudah memerah.
" maafkan aku...." ucap Feng Tian lalu menarik tengkuk gadis itu dan mencium bibirnya. gadis itu tak menjawab sepertinya ia sudah tak bisa mengendalikan dirinya lagi.
cukup lama mereka berciuman sampai akhirnya mereka melepaskan ciuman mereka dan saling menatap.
__ADS_1