
Lu Jingyi menatap semua generasi muda keluarga bangsawan Ling ia mengangguk puas saat melihat tak ada jejak keraguan atau ketakutan di wajah mereka.
dia juga cukup kagum dengan keberanian para generasi muda di keluarga bangsawan Ling ini karena biasanya generasi muda dari keluarga kaya mereka akan manja dan penakut tapi tidak dengan mereka yang ada di hadapannya ini.
" baiklah, sebelum kita memulai pelatihan apakah ada yang tau siapa saya...." tanya lu Jingyi.
" saya tau ...." ucap seorang gadis muda yang terlihat berusia 18 tahun sama dengan Feng Tian.
" baiklah siapa namamu .... " tanya lu Jingyi.
" salam senior, junior ini bernama Ling Zhi... " ucap gadis itu memperkenalkan diri.
" baiklah Ling Zhi apa kau tau siapa aku...." tanya lu Jingyi lagi.
" senior adalah sala satu dari 10 penatua inti dari organisasi pagoda bintang pusat yang ada di benua tengah.... anda juga orang terkuat ke dua di benua perak ini, nama anda adalah lu Jingyi atau sering di juluki Dewi giok kehidupan ..." ucap Ling Zhi.
__ADS_1
lu Jingyi tersenyum mendengar itu , sedangkan para generasi muda yang lain mereka ada yang sudah tau siapa lu Jingyi tapi masih ada yang banyak belum mengetahuinya tau bisa di katakan hampir semua generasi muda di sini tak mengetahui siapa dia hanya sekitar 10 orang yang mengetahui siapa dia.
" gadis pemberani.... tak heran kau adalah putri tertua dari Patrik Ling.... anda memiliki putri yang baik dan berbakat patriak Ling...." ucap lu Jingyi menatap patriak Ling yang ada di sebelahnya.
" anda terlalu memuji putri saya nona lu , jika di bandingkan dengan putri anda zhi'er bukan lah apa apa ...." ucap patriak Ling sambil menangkupkan tangannya. lu Jingyi tak menjawabnya ia hanya tersenyum pada patriak Ling.
sesaat patriak Ling terdiam ia begitu terpesona dengan kecantikan lu Jingyi. bohong jika ia bilang tak tertarik dan jatuh cinta pada sosok lu Jingyi, yang memiliki kecantikan bak Dewi dan sikap yang lembut . hanya saja ia tak berani mencintai sosok agung seperti lu Jingyi ini yang seorang kultivator tingkat dewa. sedangkan dirinya hanya pada tahap raja ilahi menengah.
" baiklah Ling Zhi ambil ini.... aku melihat jika kau berbakat dengan pedang, putriku juga menyukai pedang dan menjadi kultivator pedang. ini adalah teknik yang di pelajari olehnya ..... " ucap lu Jingyi lalu memberikan sebuah gulungan berwarna perak bercorak emas.
" ini.... ini teknik tingkat ilahi ...." ucapnya dengan tubuh bergetar. ia segera menetralkan ekspresi nya dan mengalihkan pandangannya pada lu Jingyi. dengan segera ia menghampiri lu Jingyi dan bersujud padanya.
" Ling Zhi memberi hormat pada guru...." ucapnya dengan tegas. ia tak ingin melewatkan kesempatan ini menjadi murid dari seorang ahli papan atas adalah impiannya apalagi sosok agung dan anggun seperti lu Jingyi adalah kriteria guru yang ia inginkan.
patriak Ling dan generasi muda lainnya terkejut melihat apa yang di lakukan Ling Zhi mereka tau jika gadis ini adalah orang yang sombong dan keras kepala tapi kali ini mereka melihat jika gadis ini rela menundukkan kepalanya di hadapan lu Jingyi.
__ADS_1
bukan hanya mereka yang terkejut tapi lu Jingyi juga terkejut melihat apa yang di lakukan Ling Zhi. setelah beberapa saat ia menghela napas. " bangunlah Ling Zhi. .... " ucapnya.
segera Ling Zhi mengangkat bandnya dan berdiri tegak di hadapan lu Jingyi. melihat sikap gadis ini lu Jingyi hanya bisa mendesah pelan sembari menggelengkan kepalanya pelan.
" apa kau serius ingin menjadi murid ku .... " ucap lu Jingyi.
" murid sudah yakin dengan keputusan murid. ..." ucap Ling Zhi dengan tegas.
" jika kau menjadi muridku, kau harus siap mati dan siap berpisah dengan keluargamu apa kau yakin ....." ucap lu Jingyi lagi. seketika Ling Zhi terdiam ia memang tak takut mati tapi untuk berpisah dengan keluarganya ia sedikit berat akan hal itu. tapi tak lama ia mengangkat kepalanya dan menatap lu Jingyi dengan tatapan tegas dan semangat yang membara.
" walaupun harus mati dan berpisah dengan keluarga murid siap .... bahkan jika guru meminta murid mengakhiri hidup murid sekarang murid juga bersedia .... " ucap Ling Zhi.
lu Jingyi tersenyum " baiklah aku akan menerimamu sebagai murid ku...
tapi ada satu hal yang perlu kau tau suatu hari nanti aku akan meninggalkan bintang Sheng ini jadi aku tak bisa membawa keluargamu bersamaku.... dan lagi mungkin kau hanya akan menjadi murid luar ku saja apa kau tak keberatan...." ucap nya.
__ADS_1
Ling Zhi terdiam lagi jika ia meninggalkan bintang Sheng dan berpisah dengan keluarganya memang ia merasa sedikit tak rela tapi mengingat ia juga memiliki impian untuk berpetualang di alam semesta ini ia harus rela.