Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
kompetisi lima benua (5)


__ADS_3

" pertandingan di arena tiga berakhir.... dengan pemenangnya adalah Feng Tian dari organisasi pagoda bintang....." ucap wasit menggelegar menyadarkan semua penonton.


para penonton terdiam sampai beberapa saat sorak Sorai terdengar dan bahkan banyak yang meneriakkan nama Feng Tian dan organisasi pagoda bintang. Feng Tian tak menghiraukan teriakan para penonton dan turun dari arena 3.


saat ia turun semua pasang mata menetap padanya bahakan ada beberapa organisasi yang tak menyukai organisasi pagoda bintang mengarahkan tatapan permusuhan padanya tapi ia tak terganggu dengan itu, lagian orang yang mengarahkan tatapan membunuh padanya hanya berada di alam roh langit puncak sedangkan ia sendiri di alam roh surgawi awal jadi mudah baginya untuk menyingkirkan orang itu.


di kamar khusus istana kekaisaran benua tengah. seorang pria dewasa memakai jubah emas dengan mahkota kaisar di kepalanya menatap Feng Tian dengan tajam.


" awasi pemuda itu... aku merasakan jika kekuatannya yang ia tunjukan bukanlah kekutan aslinya...." ucap pria itu yang tak lain kaisar Zhao yi Jing.


" baik kaisar...." ucap pria paruh baya di sebelahnya yaitu orang kepercayaan nya dengan kekuatan di alam roh ilahi puncak. pria sepuh itu membungkuk lalu menghilang dari sana.


" ayah tenang saja.... aku akan menyingkirkan pemuda bernama Feng Tian itu.... ayah jangan lupa di sini yang menjadi ancaman bagiku hanya Cu Jang sialan itu...." ucap seorang pemuda yang cukup tampan dengan kekutan alam roh bumi puncak. dia adalah anak ke 4 atau pangeran ke 4 di keluarga kekaisaran. ia juga termasuk genius di usianya yang hanya satu tahun di atas Cu Jang tapi sudah berada di alam roh bumi puncak.


kaisar Zhao hanya tersenyum mendengar perkataan anak kesayangan nya. sedangkan 9 orang lainnya hanya bisa menghela napas pelan dan tiga di antara mereka menggertakkan gigi kesal. ke 3 orang itu adalah pangeran ke 6 pangeran ke 3 dan satu satunya putri kekaisaran.

__ADS_1


mereka bertiga tak suka dengan pangeran ke 4 karena ia selalu mendapatkan perhatian dari ayah mereka padahal mereka juga bisa di bilang genius. dimana pangeran ke 3 berada di alam roh bumi puncak dan baru berusia 26 tahun, pangeran ke 6 berada di alam roh bumi akhir dan usianya baru 22 tahun seusia dengan Cu Jang, sedangkan putri kekaisaran berada di alam roh bumi akhir dengan usia 20 tahun.


bisa di bilang ke 3 orang ini juga genius sejati tapi ayah mereka atau kaisar Zhao lebih menyayangi pangeran ke 4 karena ibunya seorang permaisuri kekaisaran berbeda dengan mereka yang ibunya hanya sebagai selir.


sedangkan untuk 6 perwakilan lainnya mereka adalah anak dari penasehat maupun jendral di kekaisaran.


kembali lagi ke atas arena semua peserta sedang melakukan pertandingan yang sengit. terutama di arena 5 dimana lu Jia bertarung dengan serius walaupun lawannya hanya berada di alam roh bumi akhir tapi ia tak memandang rendah orang itu.


terutama karena gadis itu adalah keponakan dari kaisar sendiri. atau anak dari Zhao Wei adik kaisar Zhao yi Jing.


" teknik pedang ilusi: pengekang jiwa...." ucapnya lalu melesatkan tiga siluet ke arah lu Jia.


di sisi lain lu Jia hanya diam ia tersenyum menyeringai menanggapi perkataan Zhou yi. " teknik sampah ini kai bilang teknik yang kuat cih...." ucapnya mencibir. ia menarik pedangnya dan mengalirkan energi spiritualnya.


" teknik pedang badai. : Sapuan badai. " ucapnya dan menarik pedangnya secara horizontal dan hasil dari lesatan pedangnya itu menghasilkan tekanan angin yang sangat kuat dan berhasil mematahkan teknik Zhao yi dengan mudah. bahkan serangan itu tak berhenti di situ saja teknik itu juga menembus nya dan menghantam Zhao yi.

__ADS_1


" akkkkh...." teriak Zhao yi saat tubuhnya terkena teknik lu Jia dan terlempar ke sisi arena tapi tak sampai keluar arena.


"uhuk.... sial..." ucapnya dan memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya. semua penonton yang melihat itu bersorak bahagia bagi orang yang mendukung lu Jia dan mereka yang mendukung Zhao yi mencaci-maki Lu Jia karena melukai Dewi mereka.


lu Jia melesat ke hadapan Zhou yi dan menginjak tangannya dengan keras .


krakkk...


terdengar suara patahan tulang di arena t dengan begitu jelas.


arrrggh


Zhao yi berteriak keras saat satu tangannya di patahkan oleh lu Jia. tapi tak berhenti di situ saja lu Jia mengangkat tangannya dan tubuh Zhao yi terangkat ke udara. ia menggerakkan jarinya dan dapat di lihat oleh mata semua orang tangan yang patah itu menekuk ke belakang dan tak lama terputus dari sendinya.


" arrgghh.... lu Jia sialan.... aku akan membunuh mu...." teriak Zhao yi menahan rasa sakit yang teramat. lu Jia hanya menyeringai mendengar ancaman itu. ia mengangkat tangannya seperti akan menampar.

__ADS_1


__ADS_2