Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 208 ]


__ADS_3

Ekhem...


Feng Tian berdehem pelan untuk menstabilkan emosinya. ia menatap gadis di hadapannya dengan dalam dan rumit. sebelumnya ia sudah berjanji pada shui Ling untuk tak melihat wanita lain tapi kali ini bukan hanya melihat tapi ia malah melakukan hal itu dengan gadis cantik di hadapannya. ' maaf ling'er aku mengingkari janjiku....' gumamnya dalam hati.


" baiklah terserah kau saja.... jadi aku harus memanggil mu apa...." tanya Feng Tian karena ia belum mengetahui nama gadis ini.


" Hem.... namaku Guan Xing Gege bisa memanggilku sesuka hati Gege ..." ucap Guan Xing dengan santai sembari mendekati Feng Tian dan memeluk lengannya.


Feng Tian merasa bingung dengan gadis ini. tadi saja ia begitu marah dan sedih saat mengetahui kesuciannya sudah ia ambil tapi sekarang sangat berbeda.


Guan Xing yang melihat itu mengerti ia hanya menghela napas pelan. " dulu sebelum ibuku meninggal ia pernah berkata. aku harus menuruti dan mematuhi siapapun pria yang akan menjadi suamiku kelak..... karena kau yang mengambil kesucianku dan telah berjanji akan menikahi ku jadi inilah yang aku lakukan...." ucapnya dengan pelan sembari menyenderkan kepalanya di bahu Feng Tian.


Feng Tian mengangguk mengerti dan mengulurkan tangannya untuk mengelus kepala Guan Xing dengan lembut. cukup lama mereka dalam posisi itu sampai mereka tersadar akan tujuan mereka masing-masing. Guan Xing menatap Feng Tian begitupun sebaliknya.


" Gege bisa mengambil teratai itu ....." ucap Guan Xing dengan nada yang sedikit tak rela.

__ADS_1


Feng Tian hanya diam tapi tak lama ia berdiri dan berjalan mendekati teratai itu lalu mengambilnya. Guan Xing yang melihat itu hanya bisa diam dengan tangan yang sedikit terkepal. ia pikir jika Feng Tian akan mengalah dan membiarkannya mengambil teratai itu tapi sepertinya pikirannya salah. ia menundukkan kepalanya dan menghela napas pelan.


saat ia mengangkat kembali kepalanya ia di kejutkan dengan sebuah teratai berwarna hitam dan putih yang ada di hadapannya . ia mendongak dan melihat Feng Tian menyodorkan teratai itu kepadanya.


" teratai ini kau yang menemukannya lebih dulu, jadi ini milik mu ....." ucap Feng Tian dengan tersenyum lembut.


Guan Xing terdiam tapi tak lama ia juga ikut tersenyum dan dengan senang hati menerima teratai itu lalu menyimpannya. " terimakasih ..." ucapnya dengan tulus sembari memperlihatkan senyum indahnya.


" baiklah sebaiknya kita keluar dari sini...." ucap Feng Tian lalu ia menggandeng tangan Guan Xing dan melesat pergi dari sana.


* * * * * * * * * *


Bing Hua dan yang lainnya sedang memulihkan kembali energi Qi mereka di tepi danau walaupun tak ada korban jika dari mereka tapi tetap saja ada beberapa anggota organisasi yang mengalami luka berat.


saat mereka fokus memulihkan energi Qi permukaan danau yang semula tenang mulai beriak dan hal itu membuat mereka yang semula santai segera memasang kewaspadaan tinggi. tak lama air danau melonjak ke atas tak lama terlihat dua sosok keluar dari danau.

__ADS_1


.melihat itu Bing Hua menghela napas lega. tapi tak lama ia mengerutkan keningnya saat melihat ada seorang gadis yang berdiri di samping Feng Tian apalagi dengan tangan mereka yang bergandengan.


Feng Tian segera turun untuk menemui Bing Hua dan yang lainnya, melihat kondisi mereka yang mengalami luka bahkan luka berat Feng Tian merasa khawatir " apa kalian tak apa ....." ucapnya .


" tenang aja semuanya selamat walaupun ada beberapa yang mengalami luka berat.... " ucap Bing Hua.


" hah syukurlah kalau begitu ...." ucap Feng Tian menghela napas lega. sedangkan Guan Xing ia hanya diam dan menatap orang orang yang juga sedang menatapnya dengan aneh.


" emmm tuan muda, siapa gadis ini....." ucap lu Jia yang tak bisa menahan diri.


Feng Tian terdiam sesaat " dia adalah calon nyonya kalian ..... " ucapnya . semua orang yang mendengar itu terdiam karena kaget apalagi Bing Hua ia sampai membulatkan matanya dan menatap Feng Tian dengan penuh tanda tanya.


Feng Tian menyadari tatapan itu ia hanya bisa menghela napas panjang lalu menceritakan semua kejadian yang terjadi di dasar danau . semua orang membuka tutup mulutnya ketika mendengar hal itu sedangkan Guan Xing ia hanya menurunkan kepalanya dengan pipi memerah karena malu. ia mencubit pinggang Feng Tian dengan keras.


" akkh.... apa yang kau lakukan xing'er .... " ucap Feng Tian mengaduh kesakitan.

__ADS_1


" huh pikir sendiri ....." balas Guan Xing dengan memalingkan wajahnya karena kesal. Bing Hua menggelengkan kepalanya melihat tingkah mereka.


' hais kenapa kisah percintaan tuan muda begitu rumit.... aku hanya berharap hal ini tidak menjadi sesuatu yang buruk bagi tuan muda, apalagi gadis ini....' ucap Bing Hua dalam hati.


__ADS_2