
Di arena hidup mati sudah penuh dengan para murid bahkan di sana juga terlihat Parwa penatu yang ingin menyaksikan pertandingan ini. bahkan patriak Wang dan penatua agung juga datang untuk melihat hal ini.
hanya Wang Yihan yang tak ada di sana, bukan karena ia tak ingin melihat pertandingan ini. sebenarnya ia sangat ingin melihatnya hanya saja ia mengingat perlakuan dan perkataan Feng Tian tadi pagi padanya maka dari itu ia mengurungkan niatnya untuk datang.
di arena hidup mati Shi yuhao sudah berdiri di sama dengan sombong dan terus berteriak tak jelas karena hari sudah hampir malam tapi Feng Tian masih saj belum datang.
" hahaha.... mana bajingan itu, apa dia merasa begitu takut sampai tak berani datang menerima tantangan ku ... " ucap Shi yuhao dengan sombongnya.
.para murid dan beberapa penatua dalam saling berbisik mendengar itu. mereka juga menganggap jika apa yang di katakan Shi yuhao adalah kebenaran, mereka tak mengenal siapa Feng Tian jadi mereka pikir ia hanyalah anak sombong yang tak tau seberapa tingginya langit.
hanya patriak Wang, penatua agung dan penatua pertama yang saling menatap dan tersenyum penuh makna. ketiga orang tua ini tau betul seberapa kuat Feng Tian mereka juga yakin jika Feng Tian akan datang dan memberi pelajaran pada pemuda sombong seperti Shi yuhao.
" hahaha.... lihatlah patriak, pemuda yang kau banggakan bahkan tak datang.... aku khawatir dia sekarang.... " ucap Shi yuhao terhenti ketika seseorang datang dari belakangnya dan menyela perkataannya.
" aku sekarang apa.... apa kau pikir aku akan takut dengan orang sepertimu, hanya dalam mimpimu.... " ucap Feng Tian yang baru saja datang.
semua murid menatap ke arah Feng Tian. mereka terdiam melihat penampilan Feng Tian. dia terlihat begitu kerena dan gagah dengan pakaian hitam bercorak merah gelap dengan rambut panjangnya yang terurai .
__ADS_1
" siapa pemuda itu.... " ucap sala satu murid.
" apa dia Feng Tian yang di tantang senior Shi yuhao.... aku tak menyangka jika ia begitu tampan dan gagah.... " ucap murid perempuan.
murid perempuan lainnya pun menyambut perkataan temannya itu, dan seketika para murid perempuan pun ribut dengan membicarakan ketampanan dan kegagahan Feng Tian.
para murid lelaki yang melihat itu mendengus kesal dan menatap Feng Tian dengan penuh kebencian.
Feng Tian yang merasakan aura permusuhan dari banyak murid hanya bersikap biasa saja. tak ada satupun murid yang bisa ia takuti di sini. hanya ketiga orang tua yang duduk di atas tempat khusus yang kekuatannya ia waspadai.
Shi yuhao berbalik dan menatap Feng Tian dengan penuh permusuhan dan niat membunuh yang besar. " oh. akhirnya kau datang aku kira kau sudah melarikan diri karena takut.... " ejeknya .
wajah Shi yuhao menggelap dan tanpa basa basi ia langsung melesat ke arah Feng Tian dengan seluruh kekuatannya. aura ramah dewa kaisar tingkat awal menyebar ke seluruh penjuru dan membuat beberapa murid merinding ketakutan.
" ini ... bagaimana mungkin senior Shi yuhao bisa sekuat ini.... "
" anak ini sudah meningkat ke ranah dewa kaisar tingkat awal.... " ucap kepala penatua murid dalam. dia adalah paman dai shi yuhao. Shi Yuan kekuatannya di ranah dewa penguasa tingkat menengah.
__ADS_1
" oh ranah dewa kaisar.... " ucap Feng Tian dengan sedikit terkejut karena tadi pagi ia melihat jika Shi yuhao hanya di tingkat dewa raja tingkat puncak.
" hehehe kenapa apa kau terkejut .... sudah terlambat untuk menyesalinya .... matilah sialan.... " ucap Shi yuhao dengan keras dan melayangkan pukulan ke arah dada Feng Tian.
mendengar itu Feng Tian tersenyum sinis, dengan santainya ia menangkap tangan Shi yuhao dengan begitu mudah. " menyesal.... seharusnya aku yang berkata seperti itu padamu .. " ucap Feng Tian dan melemparkan Shi yuhao dengan keras .
WUSSS
tubuh Shi yuhao terlempar dengan cepat ke sudut Arema dan menghantam array pelindung . " uhuk... " ia memuntahkan seteguk darah karena bentrokan dengan array pelindung.
" si-sial kenapa bajingan ini begitu kuat.... " ucap Shi yuhao dengan mengelap darah di sisi bibirnya.
para penonton yang melihat itu juga tak bisa berkata kata dan hanya melihat hal itu dengan mata melotot dan mulut ternganga. bahkan penatua Shi Yuan juga terdiam dengan wajah yang menghitam.
hanya ketiga orang tua yang duduk di tempat khusus yang memiliki senyum merekah di wajah mereka. mereka sudah tau jika hal ini akan terjadi.
" sial, aku harus membunuhnya.... " ucap Shi yuhao lalu ia mengeluarkan sebuah pedang dan mengalirkan seluruh energinya pada pedang itu.
__ADS_1
" matilah sialan.... teknik pedang samudra : amukan samudra.... " ucap Shi yuhao dan melesat ke arah Feng Tian dengan kecepatan penuhnya.
Feng Tian tersenyum mengejek melihat aksi Shi yuhao. " mau beradu teknik pedang dan kecepatan dengan ku.... mari ku layani..."