
Ling Rui yang melihat itu tersenyum lembut pada kaisar Lian dan menggerakkan bibirnya mengatakan sesuatu tanpa suara. kaisar Lian yang melihat itu mengerutkan keningnya ia mencerna apa yang coba Ling Rui ucapkan.
Ling Rui masih tersenyum lembut pada kaisar Lian padahal pedang kaisar Lian sudah hampir mengenai dirinya. " sungguh surga tak adil pada ku ... " gumamnya.
jlebb.
pedang kaisar Lian dengan sempurna menancap di dada Ling Rui dan menembus jantungnya. kaisar Lian yang tak fokus sebelumnya terkejut saat melihat Ling Rui tak menghindari serangannya. saat ia melihat wanita di hadapannya ini ia terkejut saat melihat jika wanita itu tersenyum dengan penuh cinta padanya.
hatinya berdetak kencang saat melihat senyum itu. " kenapa kau tak menghindari nya.... " ucap kaisar Lian dengan dingin.
" buat apa menghindar.... aku mengalami luka dalam yang sangat parah dan tak mungkin bisa di sembuhkan apalagi beberapa bagian organ dalamku sudah hancur, .... " u apa Ling Rui tersenyum kecut.
" aku senang di akhir hayatku masih bisa melihatmu .... " ucap Ling Rui yang meringis merasakan sakit yang luar biasa di dadanya. ia menatap kaisar Lian yang terdiam menatapnya, ia mengulurkan tangannya yang bergetar mencoba menyentuh wajah kaisar Lian tapi tak sampai. " aku dari dulu ingin mengatakan ini padamu ..... aku mencintaimu.... " ucap Ling Rui dengan nada terputus putus dan menutup matanya dengan senyum yang masih tertawa di wajah cantiknya.
kaisar Lian terdiam seribu bahasa. ia mengangkat tubuh Ling Rui yang akan terjatuh dan menatap wanita cantik itu dengan pandangan rumit.
__ADS_1
sedangkan para penatua jalan Ling lainnya yang melihat penatua pertama klan Ling mati di tangan kaisar Lian wajah mereka menggelap merek menggertakkan gigi mereka dengan marah.
" Lian hu sialan.... aku akan membunuhmu.... " ucap penatua ke tujuh dan ke delapan yang posisinya dekat dengan kaisar Lian. mereka berdua membuat gerakan tangan yang sangat rumit dan mengarahkannya pada kaisar Lian.
" teknik formasi Ling : pedang pembunuh.... " ucap mereka berdua dan kaisar Lian di kelilingi ribuan pedang yang mengarah padanya dengan sangat cepat.
" teknik sampah... " ucap kaisar Lian lalu menyelimuti dirinya dengan energi Qi nya untuk menahan teknik formasi itu.
bomm
ledakan keras terjadi di tempat kaisar Lian kedua penatua klan Ling tersenyum melihat teknik mereka berhasil mengenai kaisar Lian. tapi beberapa menit kemudian asap menghilang dan memperlihatkan kaisar Lian yang masih melayang di tempatnya dengan tubuh Ling Rui di pangkuannya.
kaisar Lian menatap mereka tapi tak berniat menyerang mereka . " kuro kemari lah ... " ucap kaisar Lian. lalu panglima utama kaisar Lian datang menghampirinya.
" hamba di sini kaisar.... " ucap panglima kuro.
__ADS_1
" jaga tubuh Ling Rui Jang sampai orang klan Ling mengambilnya kembali .... " ucap kaisar Lian dengan dingin.
" baik kaisar... " ucap panglima kuro lalu menerima tubuh tak bernyawa Ling Rui dan membawanya pergi.
para penatua klan Ling yang melihat itu berteriak marah. " kaisar Lian .... dasar bajingan mau kau apakan tubuh penatua Rui.... " ucap para penatua terutama penatua ke sembilan yang terlihat paling murka karena dia adalah adik dari Ling Rui. nama penatua ke sembilan adalah Ling rong sala satu dari tiga penatua wanita di klan Ling setelah Ling Rui dan satu penatua wanita lainnya.
" cepat habisi mereka semua jangan sampai membuat Nona rong menunggu.... " ucap kaisar Lian dengan dingin.
pasukan yang kaisar Lian dan kedua patriak bawa menjadi semakin liar dan menyerang pasukan klan Ling dengan membabi buta. pasukan klan Ling menjadi kalang kabut menghadapi serangan brutal dari pasukan kaisar Lian.
" sial kenapa merek sekian brutal.... " ucap ye Rui dengan kesal.
di atas langit kaisar Lian menatap Guan Xing dengan tajam " kau adalah ancaman terbesar bagi kami.... maka kau harus mati...." ucap kaisar Lian dan melesat ke arah Guan Xing.
Guan Xing yang merasakan aura membunuh yang kuat segera mengalihkan tatapannya dan mendapati jika kaisar Lian melesat ke arahnya dengan cepat. " oh ... aku tak menyangka jika akan ada ahli tingkat dewa di sini, sepertinya aku akan sedikit bersenang senang .... " ucap nya dengan senyum dingin.
__ADS_1
ia tak merasa takut sedikitpun dengan kaisar Lian karena tingkat kultivasi nya yang masih jauh di atas kaisar Lian. Guan Xing melesat juga ke arah kaisar Lian dan pertarungan antara kultivator tingkat dewa pun terjadi dan menyebabkan fenomena alam yang besar.
mereka berdua melesat ke langit dan menjauh dari pertempuran karena kekuatan mereka yang besar Guan Xing tak ingin jika dampaknya akan menyakiti warga tak bersalah dan membawa kaisar Lian ke langit. pertarungan mereka berlangsung sengit di langit banyak jurs yang mereka keluarkan.