
Xiao mengyue menghentikan langkahnya dan membalikan badannya. tiba tiba sebuah tangan kekar menariknya dan memeluknya. mendapatkan Cu Jang yang secara tiba tiba memeluknya membuat Xiao mengyue terdiam. tapi beberapa saat kemudian ia tersadar lalu membalas pelukan Cu Jang.
" gadis bodoh.... siapa yang bilang kau bisa pergi. aku bahkan belum berucap apapun padamu...." ucap Cu Jang lalu ia mengangkat wajah cantik Xiao mengyue dan menatap mata indahnya dengan penuh kasih.
" gadis bodoh.... kenapa kau harus menyukaiku, kau tau kan aku sudah memiliki kekasih dan lagi aku hanyalah bawahan yang kecil masih banyak pria yang lebih baik dari ku di luar sana. .." ucap Cu Jang.
Xiao mengyue menatap wajah tampan Cu Jang lalu mengangkat tangannya dan menyentuh wajah Cu Jang. " aku tau.... aku tak peduli jika harus menjadi yang kedua di hidup mu aku juga tak peduli mau kau atasan atau bawahan dari seseorang.... bagiku kau adalah pria yang ku suka dan tak akan ada pria lain yang bisa menggantikan mu...." ucap Xiao mengyue.
Cu Jang terdiam dan menatap wajah cantik Xiao mengyue. ia menarik dagu gadis cantik itu lalu mengecup bibir nya. Xiao mengyue membeku mendapatkan Cu Jang yang menciumnya secara tiba-tiba.
di sisi lain She Yue sudah kehabisan tenaganya untuk menangis ia menatap ke arah Cu Jang dan Xiao mengyue dengan tatapan kosong. hatinya begitu hancur kala melihat orang yang sangat ia cintai dan begitu ia percayai mengkhianati nya di belakangnya. ia memegang tangan Feng Tian dengan erat.
" tuan muda tolong bawa aku pulang...." ucap She Yue dengan suara yang bergetar. Feng Tian yang melihat itu merasa kasihan pada gadis itu lalu menggendongnya dan menghilang dari sana.
di bawah sinar rembulan yang bersinar terang di tepi danau yang indah karena pantulan sinar rembulan. sekarang hanya menyisakan dua insan yang sedang memadu kasih. dan untuk sesaat Cu Jang sampai melupakan janjinya pada She Yue.
__ADS_1
* * * * * * * * *
di sisi lain Feng Tian muncul lagi di halaman kediamannya sambil menggendong She Yue yang memeluknya dengan erat. bisa ia rasakan jika gadis itu masih menangis.
' hah... kenapa jadi seperti ini.... Cu Jang aku tak percaya jika kau seperti ini...' ucap Feng Tian pelan lalu membawa She Yue ke kamarnya.
Feng Tian membaringkan She Yue di kaur dan melihat jika gadis itu sudah tertidur. walaupun begitu ia masih mendengar Iskan tangis kecil dari gadis itu.
" Jang Gege.... kenapa hiks...." She Yue masih saja menggunakan nama Cu Jang.
keesokan harinya. suasana organisasi pagoda bintang menjadi ramai karena banyaknya anggota yang berlalu lalang dan beberapa juga ada yang sedang berlatih. Feng Tian berjalan dan menghampiri kamar She Yue.
tok tok tok.
ia mengetuk pintu gadis itu dan tak lama pintu di buka dan memperlihatkan seorang gadis cantik memakai gaun biru muda. tapi ada yang berbeda pada gadis itu sekarang. tatapan lembut dan senyum cerahnya sekarang menghilang. dan di gantikan dengan tatapan tajam dan ekspresi datar.
__ADS_1
" apa kau sudah lebih baik...." ucap Feng Tian. ia merasa khawatir dengan keadaan gadis itu walau bagaimanapun She Yue juga termasuk orangnya dan dia sudah menganggapnya sebagai Kaka perempuan nya sendiri jadi wajar jika ia mengkhawatirkannya.
" aku baik baik saja... terima kasih tuan muda sudah mengkhawatirkan ku..." balas She Yue datar. melihat jika supaya She Yue kembali pada saat pertama mereka bertemu Feng Tian hanya bisa menghela napas pelan.
mereka tak banyak bicara di sana dan pergi ke ruang pertemuan. saat sampai di ruang pertemuan tatapan mereka tertuju pada Cu Jang yang tersenyum bahagia dan sedang berbicara dengan para Elder inti. She Yue menatap Cu Jang dengan tatapan dingin berbeda dengan sebelumnya yang selalu menatap Cu Jang dengan tatapan lembut dan penuh cinta .
mereka melangkahkan kakinya dan mendekati Cu Jang dan yang lainnya. mendengar ada yang mendekati mereka Cu Jang mengalihkan tatapannya dan melihat jika Feng Tian dan She Yue datang menghampiri mereka.
Cu Jang mengerutkan keningnya saat melihat Feng Tian menatapnya dengan rumit dan She Yue yang menatapnya dengan tajam tapi juga bisa ia lihat rasa kekecewaan di tatapan gadis itu.
" yue'er apa kau baik baik saja..... wajah mu sedikit pucat ...." ucap Cu Jang dengan khawatir dan menghampiri gadis itu. ia mengangkat tangannya dan menyentuh wajah gadis itu.
tapi saat tangannya menyentuh wajah She Yue. She Yue malah memalingkan wajah nya dan menepis tangan Cu Jang. " jangan khawatir kan aku.... sebaiknya kau pikirkan saja dia,..." ucapnya lirih.
mendengar itu Cu Jang terdiam. wajahnya pucat dan dia menatap She Yue yang enggan untuk menatapnya. ' apa dia melihatnya.... ' ucapnya dalam hati. kala ia mengingat kejadian semalam ia hatinya menjadi sakit dan ia merasa sangat bersalah pada She Yue.
__ADS_1
Cu Jang memegang tangan She Yue " yue'er dengarkan aku dulu.... aku bisa menjelaskannya"