
Di siang harinya Feng Tian ke luar dari are arena pertarungan karena sebelumnya ia sudah ada janji dengan Qin Ying untuk bertemu dan makan di kota. tapi ya ia tak sendiri ia bersama dengan ke 9 orang temannya dari organisasi selain itu masih ada 3 orang lainnya yang ikut bersama mereka ke 3orang itu adalah sui Ling dan ke dua seniornya yang bernama Mei Lin Dan kian tang. ke dua orang ini sudah berada di alam roh bumi akhir dengan usia 25-27 tahun.
mereka juga termasuk genius dan mereka juga lolos ke babak selanjutnya. mereka terus berjalan beriringan dan kadang ada obrolan di antara mereka. tapi karena mereka berasal dari organisasi yang berbeda apalagi sui Ling dan yang lainnya merasa rendah karena sekte mereka tak sebanding dengan organisasi pagoda bintang.
terutama sui Ling semenjak ia mengetahui kalau Feng Tian adalah tuan muda sekaligus calon pemimpin baru di organisasi ia menjadi merasa tak percaya diri untuk mendekatinya. tapi berkat dorongan dan semangat dari gurunya. ia tak pantang menyerah dan terus mendekati Feng Tian.
dan saat ia mendapatkan ajakan dari Feng Tian untuk makan bersama ia menjadi bersemangat walaupun bukan ia saja yang di ajak tapi setidaknya ia bisa lebih dekat dengan Feng Tian. tapi ya, apa yang ia inginkan tak terwujud karena semenjak keluar dari arena pertarungan Feng Tian selalu di apit oleh lu Jia dan ye Rui jadi ia tak bisa mendekatinya.
mereka terus menyusuri kota sampai tak lama mereka sudah berada di alun-alun kota. Feng Tian mengitari pandangannya mencari seseorang sampai ia melihat seorang gadis cantik memakai gaun merah muda yang terlihat sedang menunggu. ia menghampiri gadis itu dengan lu Jia dan ye Rui masih terus mengikutinya di sisi kanan dan kirinya.
" Qin Ying....." panggil Feng Tian. sedangkan Qin Ying yang mendengar suara yang ia kenal segera tersenyum manis dan menghadap ke arah suara tapi saat ia melihat jika Feng Tian di apit oleh dua gadis yang kecantikannya setara dengannya ia segera menggantikan senyum manis itu dengan senyum masam.
__ADS_1
" Feng Tian kau sudah datang siapa mereka....." ucap Qin Ying. lu Jia dan ye Rui yang mendengar Qin Ying memanggil nama Feng Tian langsung tanpa rasa hormat menjadi geram dengan sedikit membocorkan kekutan mereka mereka menatap Qin Ying dengan tajam .
sedangkan teman Feng Tian yang lain hanya dapat menghilangkan kepalanya tak berdaya dengan perilaku mereka berdua. bahkan Kong Lin saja sebagai kekasih dari lu Jia tak bisa berbuat apa apa saat kekasihnya itu berjalan seiringan dengan Feng Tian dan terus menempel padanya.
bukannya ia tak cemburu hanya saja ia tau kenapa kekasihnya bersikap seperti itu, lagian ia percaya bahwa Feng Tian tak akan berbuat yang aneh aneh dengan lu Jia. dan ia juga tau jika lu Jia hanya menghormati dan mengagumi Feng Tian saja dan tak ada rasa suka .
" hei gadis bodoh.... beraninya kau memanggil uan muda dengan mengebut namanya ..." ucap ye Rui dengan sedikit membocorkan auranya yang berada di alam roh bumi puncak. Qin Ying yang merasakan aura penekanan itu hanya bisa berkeringat dingin dan berusaha menahan tekanan dari ye Rui.
" hei ye Rui. hilangkan aura penekanan mu... itu menganggu tuan muda ..." ucapnya dingin tanpa melihat ke arah ye Rui. ye Rui hanya mendengus kecil dan menarik auranya kembali., ya ia mau tak mau harus mengikuti perintah lu Jia karena kekutan lu Jia yang berada satu ranah penuh di atasnya.
Qin Ying bernapas lagi saat merasakan aura penekanan itu menghilang. ia melirik Feng Tian sebentar dan menghela napas kecewa ia pikir ia akan makan berdua dengan Feng Tian tapi siapa sangka jika akan ada banyak orang yang ikut dengan nya.
__ADS_1
" feng~. maksudku Tian muda Feng siapa mereka...." tanya Qin Ying karena ia tak mengenali mereka lebih tepatnya ia tak melihat jelas wajan mereka karena mereka sedang mengobrol dan melihat ke arah lain.
" kenalkan aku ye Rui kekasih tuan muda...." ucap ye Rui dengan sedikit membesarkan suaranya.
" tidak dia bohong.... aku lah kekasih tuan muda , lu Jia...." ucap lu Jia dengan sedikit menekan kata katanya.
"kau...." ye Rui menjadi geram mendengar ucapan lu Jia. dan terjadilah perdebatan antara mereka berdua. sedangkan Feng Tian yang berada di antara mereka berdua hanya bisa menghela napas jengah dengan kedua gadis aneh ini.
Cu Lian yang melihat jika kedua gadis itu ribut menghela napas pelan, ia berjalan ke arah mereka dan mengangkat tangan nya lalu menjewer telinga mereka berdua ...
" aduh ... sakit ...." Kate ke dua gadis itu sembari memegangi telinga mereka.
__ADS_1
" jika kalian masih ribut aku akan menghukum kalian..."