
Satu jam kemudian akhirnya Feng Tian sudah dekat dengan kota Daun tempat klan shui berada. Feng Tian berhenti tak jauh dari gerbang kota dan berjalan kaki ke sana. " sebaiknya aku membeli sesuatu untukmu di kota nanti.... jika tidak dia akan marah padaku...." ucap Feng Tian dan melangkah mendekati gerbang kota.
saat para penjaga melihat Feng Tian mereka segera membungkuk hormat. sekarang siapapun tau siapa itu Feng Tian genius muda yang baru berusia 18 tahun tapi sudah mencapai tingkat yang tinggi. selain itu mereka mengenal Feng Tian sebagai ketua organisasi pagoda bintang organisasi terbesar dan satu satunya organisasi utama di benua perak ini.
"selamat datang tuan muda Feng di kota daun..." ucap kedua penjaga gerbang itu.
Feng Tian hanya mengangguk dan melangkah masuk ke dalam kota. suasana di dalam kota begitu ramai dari sebelumnya. Feng Tian tak menghiraukan keramaian kota daun dan terus melangkah memasuki kota.
dia pertama pergi ke pasar di kota terlebih dahulu untuk mencari sesuatu untuk shui Ling. tak lama berjalan akhirnya ia berhenti di sebuah bangunan besar berlantai tiga. di depan bangunan itu terpampang jelas kata ' toko kebajikan ' .
Feng Tian melangkah masuk ke dalam toko. " selamat datang di toko kebajikan ada yang bisa saya bantu tuan muda...." ucap seorang pelayan wanita saat Feng Tian memasuki toko.
" aku ingin melihat beberapa perhiasan wanita...." ucap Feng Tian. pelayan itu tanpa banyak tanya langsung menuntun Feng Tian ke lantai dua.
__ADS_1
saat sampai di lantai dua hanya ada beberapa orang saja di sini. dan bisa di lihat dari pakaian mereka jika orang-orang ini adalah tuan muda dan nona muda dari keluarga Kaya.
Feng Tian terus berjalan mencari barang yang cocok, sampai tatapannya teralihkan pada sebuah kalung giok yang cantik dan juga terdapat sebuah kristal biru di tengah liontin giok itu.
Feng Tian mendekat dan mengambil kalung itu. ia melihatnya dengan seksama dan mengetahui jika di dalam kalung ini telah terpasang sebuah formasi tingkat menengah. " aku ingin kalung ini berapa harganya...." ucap Feng Tian.
" apa anda yakin...." ucap pelayan itu lalu melihat ke arah Feng Tian. melihat jika Feng Tian hanya berekspresi datar ia menelan ludahnya kasar. " kalung ini adalah sala satu barang termahal kami.... harganya 1.500 koin emas....." ucap pelayan itu.
" baiklah ambil ini...." ucap Feng Tian lalu berniat memberikan koin emasnya. tapi saat pelayan itu akan mengambilnya tiba-tiba seseorang merebut kalung itu dari tangan Feng Tian.
" kenapa harus bertanya, kau bebas memilih apapun di sini aku akan memberikannya untuk mu...." ucap pemuda kaya itu.
Feng Tian hanya diam dan menatap mereka berdua. " maaf kalung ini sudah ku beli... jadi tolong kembalikan...." ucap Feng Tian kala melihat jika kedua orang ini akan membayar kalung nya.
__ADS_1
" siapa kau.... kalung ini sudah menjadi milikku, kau sebaiknya mencari barang lain saja.... lagian orang sepertimu mama mungkin bisa membeli barang semahal ini...." ucap gadis itu dengan menatap Feng Tian sinis. awalnya gadis itu terkejut saat melihat paras Feng Tian yang tampan tapi saat melihat jika Feng Tian hanya memakai pakaian biasa ia kehilangan minatnya.
" nona aku sudah lebih dulu melihat kalung ini dan sudah membayarnya.... bagaimana mungkin kau bisa berkata jika itu milikmu..." balas Feng Tian dengan sedikit kesal.
" cih.... orang miskin saja sok soan datang ke toko ini.... sebaiknya kau pergi saja jangan membuat kekacauan di sini..." ucap gadis itu.
"heh membuat kekacauan bukankah kau yang melakukan itu nona...." jawab Feng Tian dengan nada dingin.
" kau.... kakak Hao lihatlah dia,...." ucap gadis itu dengan manja dan memeluk lengan pemuda kaya itu. pemuda itu tersenyum kepada gadis itu dan melihat Feng Tian dengan tajam . tapi saat ia melihat wajah Feng Tian ia seperti mengenal wajah itu hanya saja ia tak ingat di mana pernah melihatnya.
" hei kawan, kekasihku menginginkan kalung ini.... jika kau mau memberikan kalung ini untuk kekasihku aku akan membayarnya dua kali lipat..." ucap pemuda kaya itu.
sedangkan pelayan yang mengantar Feng Tian tadi hanya diam. ia tak tau harus membela siapa disisi lain ia ingin membantu Feng Tian karena memang Feng Tian lah yang membeli kalung itu lebih dulu. tapi di sisi lainnya ia takut menyinggung pemuda kaya itu karena pemuda itu memiliki status yang tinggi di benua bagian timur ini.
__ADS_1
" pelayan tolong segera bungkusan kalung ini...." ucap pemuda kaya itu lalu memberikan kalungnya pada pelayan tadi.
" hei... bukankah aku tak bilang jika aku akan menjualnya padamu.... pelayan kalung ini milikku aku akan membayar tiga kali lipat dari harga aslinya...." ucap Feng Tian dan mengambil kalung itu dari pelan.