
" selamat datang di pelelangan awan biru .... apakah anda ingin melelang barang atau mengikuti pelelangan ..." ucap wanita yang menunggu di meja resepsionis.
" aku ingin mengikuti pelelangan ...." jawab Feng Tian.
" baiklah. apa anda ingin memesan ruang khusus jika ia anda perlu membayar 3.000 keping emas ...." ucap resepsionis itu.
Feng Tian mengangguk dan mengambil koin emas dari balik jubahnya. tapi saat ia akan menyerahkan koin emas itu terdengar suara wanita di belakangnya.
" dia ikut bersamaku...." ucap suara wanita itu lalu mendekat dan memperlihatkan lencana emas dengan gambar awan di tengahnya.
" ah.... putri, baiklah anda tak perlu membayar tuan muda ..." ucap resepsionis itu.
Feng Tian melihat ke arah Lian Ning" terima kasih tuan putri ....." ucapnya .
" tidak apa apa.... suatu kehormatan bagi gadis kecil ini bisa membantu tuan muda..." ucap Lian Ning sambil tertawa kecil.
mereka pun memasuki pelelangan bersama, tanpa mereka sadari ada seseorang yang melihat mereka. ya sebenarnya Feng Tian menyadari orang itu tapi ia mengabaikannya.
" sial siapa pemuda itu... beraninya ia mendekati putri lian Ning .... " ucap pemuda itu dengan geram.
__ADS_1
" tuan muda kami juga belum pernah melihat pemuda itu di kota ini...." ucap pemuda lain di belakangnya.
" cih sudahlah.... kita harus segera mengikuti pelelangan karena ada barang bagus di pelelangan kali ini...." ucap tuan muda itu dan pergi di ikuti tiga pemuda lainnya di belakangnya.
di ruangan khusus Feng Tian masuk dengan Lian Ning dan satu gadis lainnya. Lian Ning terus saja memandang Feng Tian sejak mereka bertemu bahkan hal itu membuat gadis di sebelahnya merasa heran. tapi saat gadis itu melihat ke arah Feng Tian ia juga terdiam, baru sekarang ia paham kenapa Lian Ning yang terkenal dingin dan acuh pada lelaki jadi seperti ini.
" saudari siapa pemuda ini..... dia sangat tampan " ucap gadis itu pada Lian Ning
" dia adalah tuan muda Feng Tian, dari organisasi pagoda bintang...." ucap Lian Ning pada gadis itu tapi ia tak menjelaskan status Feng Tian dengan benar.
gadis itu mengangguk mengerti ia juga baru mengetahui jika ada pemuda setampan itu di organisasi pagoda bintang ' aku baru tau jika ada seorang pria tampan di organisasi itu.... sepertinya aku harus mengikuti kata ayah untuk masuk ke organisasi pagoda bintang....' ucap gadis itu dalam hati.
Feng Tian mendengar pembicaraan kedua gadis itu tapi ia bersikap biasa saja karena hal itu sudah biasa baginya. karena di organisasi pusat pun selalu saja ada anggota muda dari organisasi yang membicarakannya dan kebanyakan mereka dari kalangan wanita.
Feng Tian duduk di kursi yang ada di sana dan kebetulan di sana hanya ada satu kursi. Lian Ning membiarkan Feng Tian duduk dan ia berdiri di sebelah kanan Feng Tian, sedangkan Rong Zizi ia mengerutkan keningnya.
kursi itu sebenarnya muat untuk dua orang tapi kenapa Feng Tian hanya duduk sendiri di sana dan lagi kenapa Lian Ning tak duduk di sebelah Feng Tian.
" kenapa putri Lian Ning tak duduk di sebelah pemuda ini..... dan juga apa apaan pemuda ini kenapa dia tak membiarkan kami berdua duduk dan ia berdiri saja...." gumam Rong Zizi.
__ADS_1
Rong Zizi menghampiri Lian Ning " putri kenapa anda tidak duduk di sebelah pemuda ini...." ucapnya.
" bukannya aku tak mau.... hanya saja aku merasa tak pantas duduk di sebelahnya...." ucap Lian Ning. Rong Zizi yang mendengar itu hanya mengerutkan keningnya heran.
" ya sudah jika putri tak mau biar aku saja ...." ucapnya lalu ia berjalan ke arah Feng Tian dan langsung duduk di sebelahnya kursi itu Memeng muat untuk berdua tapi mereka akan berdesakan dan saat rong Zizi duduk kulit mereka bersentuhan.
Feng Tian langsung melihat ke arah rong Zizi dan menatapnya datar. " siapa yang memperbolehkan mu duduk di sini...." ucapnya dengan dingin.
" kenapa .... putri tak mau duduk di sini jadi aku yang duduk di sebelah mu,.... " ucap rong Zizi dan semakin mendekatkan tubuhnya pada Feng Tian.
blusss
aura yang kuat segera meletus dari tubuh Feng Tian dan rong Zizi ia terpental ke belakang sampai menabrak tembok bahkan Lian Ning yang ada di belakang juga ikut terpental dan menghantam tembok.
" Jika kau ingin duduk kenapa kau tak meminta seseorang mengambilkan tempat duduk untuk mu....." ucap Feng Tian dan menarik kembali auranya.
seketika pelelangan menjadi gempar dengan aura yang di rasakan semua orang walaupun aura itu tak berselang lama tapi semua orang menjadi terdiam dengan tubuh yang bergetar bahkan ada yang tak kuasa menahannya dan terduduk lemas di lantai.
bahkan pemilik pelelangan juga tubuhnya bergetar kala merasakan aura itu. " kekuatan ini... tidak salah lagi ini adalah aura dari seorang ahli setengah langkah God realm " ucapnya dengan tubuh masih bergetar.
__ADS_1