
Dan tibalah giliran bagi ke tiga generasi muda terkuat yang memberikan hadiah nya .
" salam ketua muda.... saya Xiao mengyue dari papiliun herbal. ini ada beberapa pemberian tak seberapa dari kami. kami harap ketua muda menerimanya...." suara merdu Xiao mengyue terdengar di sana.
" ah.... saudari Xiao terlalu merendah. mana mungkin hadiah dari anda itu sederhana bagi Paksi kecil kami ini itu akan jadi barang yang berharga.... dan panggil saja aku Cu Jang jangan terlalu formal seperti itu...." balas Cu Jang dengan ramah lalu menyuruh beberapa orang untuk mengambil hadiah dari dari Xiao mengyue.
" salam saudara Cu .... saya Jiang Wei dari sekte bukit halilintar. ini beberapa hadiah dari kami mohon saudara menerimanya...." ucap Jiang Wei.
" terima kasih saudara Jiang.... semoga anda dapat menikmati acara kecil kami...." balas Cu Jang.
" hahaha anda terlalu merendah saudara Cu....." balas Jiang Wei dengan tertata keras.
" salam saudara Cu.... saya Hong Qin dari agama darah besi. saya harap saudara mau menerima beberapa hadiah kecil kami...." ucap Hong Qin.
" oh... saudari Hong, saya sudah mendengar tentang anda beberapa kali dari Mu seng.... ternyata seperti yang ia katakan anda sungguh gadis yang cantik...." ucap Cu Jang lalu sedikit melirik ke arah Mu seng.
"uhuk uhuk...." Mu seng yang mendengar itu tersedak minuman dan menatap ke arah Cu Jang dengan mata melotot. sedangkan Hong Qin ia menundukkan kepalanya dengan wajah yang memerah dan sedikit melirik ke arah Mu seng dengan tersenyum lembut.
__ADS_1
semua orang yang melihat itu tersenyum dan seperti yang dirumorkan ternyata Mu seng memiliki hubungan dengan Hong Qin.
" semuanya sesi pemberian hadiah telah selesai.... selamat menikmati hidangan yang kami sediakan saya harap anda semua dapat menikmatinya....." ucap Cu Jang saat ia merasakan tatapan tajam dari belakangnya. lalu ia melihat ke belakang dan mendapati She Yue menatapnya dengan tajam dan bisa di lihat jika gadis itu sedang kesal padanya.
saat Cu Jang ingin mengatakan sesuatu perkataan nya terhenti saat mendengar sebuah ledakan.
BOOMM
" hahaha Bagus Bagus.... kalian mengadakan acara sebesar ini tapi kenapa kalian tak mengundang ku....." ucap sebuah sura yang menggema di sana.
" siapa kamu. beraninya mengacaukan acara kami...." ucap Mu seng dengan lantang. bisa di lihat jika pemuda itu sedang bersiap dan mengeluarkan Padang nya juga.
" suara ini...." di sisi lain Xiao mengyue menatap orang berjubah di langit dengan mengernyit ia seperti mengenal suara itu, tapi tak begitu jelas.
di sisi Elder inti organisasi pagoda bintang mereka mengerutkan keningnya saat merasakan aura yang familiar bagi mereka. mereka menatap ke langit dengan tajam. tapi saat tatapan mereka tertuju pada pedang merah pekat di tangan orang itu tatapan mereka berubah.
di langit Feng Tian yang menyamar mengunakan jubah hitam dan penutup wajah merasakan tatapan tajam dari bawah dan mengalihkan pandangannya. saat ia melihat wajah wajah yang di kenalinya ia tersenyum ke arah mereka.
__ADS_1
di bawah para Elder inti yang melihat senyum itu saling menatap sebelum tersenyum lembut dan menatap ke arah Feng Tian dengan hangat. " dia sudah tumbuh sampai sekuat ini rupanya...." gumam Cu san.
" maaf siapa anda.... kenapa anda mengganggu acara kami...." ucap Cu Jang dengan hati hati. entah kenapa ia merasakan perasaan yang tak enak saat melihat orang berjubah hitam itu.
" tak penting siapa diriku.... tapi beraninya kalian mengadakan pesta Tanpa mengundang ku..... apa perlu aku menghancurkan organisasi kecil ini...." ucap Feng Tian dengan suara yang di buat marah. padahal dalam hatinya ia sudah mau tertawa melihat ekspresi serius di wajah Cu Jang dan Mu seng ia mengalihkan tatapannya ke arah She Yue dan bisa ia lihat jika gadis itu menatapnya dengan gajah dan ada hawa membunuh di tatapan itu.
" entah kenapa gadis ini menjadi semakin menakutkan...." gumam Feng Tian. tapi tak lama ia menyeringai kala mendapatkan sebuah ide.
" aku akan melupakan hal ini jika kau memberikan gadis di sebelah mu itu ...." ucap Feng Tian datar.
mendengar hal itu Cu Jang tak bisa menahan dirinya lagi dan melepaskan seluruh kekuatannya. " bajingan.... kau pikir kau siapa hah...." ucap Cu Jang lalu menerjang ke arah Feng Tian dengan pedang di tangannya.
Feng Tian yang melihat itu tersenyum dan bersiap menyambut serangan Feng Tian. sedangkan di bawah sana para Elder inti menggelengkan kepala mereka saat Feng Tian berhasil memicu emosi Cu Jang.
She Yue dan Mu seng yang melihat Cu Jang menerjang ke arah Feng Tian mengeluarkan aura mereka dan bersiap membantu Cu Jang. tapi mereka di hentikan oleh Cu san.
" berhenti kalian berdua..... kalian tenang saja Cu Jang tak akan kenapa-napa..."
__ADS_1