
Lawan Feng Tian kali ini adalah seorang genius dari sekte Aurora yaitu kiang tang. mereka berdua memasuki arena dan saling menatap satu sama lain sebelum saling memberi senyum.
" salam Tuan muda Feng..... mohon bimbingannya " ucap kiang tang dengan sopan sembari menangkupkan tangannya hormat.
para penonton yang melihat sikap sopan kiang tang banyak yang memujinya karena tak sombong dengan gelar genius nya. di kompetisi 5 tahun lalu kiang tang juga mengikuti kompetisi dan berhasil masuk dalam jajaran 50 teratas dengan kekutan di alam roh bumi awal dan usia 22 tahun. dan sekarang sudah lima tahun berlalu.
dan di kompetisi tahun ini ia juga mengikutinya karena usianya baru 27 tahun dan masih di perbolehkan mengikuti kompetisi. bukan hanya ia saja yang sudah hampir berusia 30 tahun bahakan dari organisasi lain sudah ada yang berusia 29 tahun. kekutan kiang tang sendiri sekarang berada di alam roh bumi akhir dan sedikit lagi menerobos ke puncak.
Feng Tian tersenyum menanggapi salam dari nya. lalu menangkupkan tangannya dan membungkuk sedikit. " salam senior tang.... seharusnya saya yang meminta bimbingan dari anda...." ucapnya juga sopan.
tentu saja sikapnya banyak di sukai oleh para penonton terutama karena Feng Tian berasal dari organisasi kuat dan biasanya orang dari organisasi yang setara akan memiliki kesombongannya sendiri. tapi mereka kagum dengan Feng Tian karena masih merendah diri apalagi dengan parasnya yang tampan membuat para gadis semakin jatuh hati padanya.
pertandingan di mulai dengan terdengar nya suara gong. kiang tang tak bisa meremehkan lawannya karena ia tau di pertandingan sebelumnya Feng Tian memperlihatkan kekutan aslinya yang berada di alam roh bumi puncak. banyak yang terkejut saat melihat kekutan asli Feng Tian. bukan karena apa tapi Feng Tian termasuk peserta termuda dengan usia yang baru 18 tahun tapi sudah memiliki kekutan yang besar.
sebelumnya mereka di buat kagum dengan sui Ling yang berusia saman dengan nya dan sudah berada di alam roh bumi menengah, tapi saat melihat kekutan asli Feng Tian mereka sekarang mengerti seperti apa genius sejati yang sesungguh nya. dan yang paling membuat mereka terkejut adalah bahwa semua perwakilan dari organisasi pagoda bintang semuanya di alam roh bumi puncak bahkan istana kekaisaran saja terkejut bukan main.
__ADS_1
kiang tang memasang kuda kudanya dan sedetik sesudahnya ia menghilang dari tempatnya.
bangggg
terdengar dentuman keras di atas arena, semua penonton sontak mengalihkan pandangannya dan melihat ke arah Feng Tian. dan bisa mereka lihat Feng Tian yang menahan serangan kiang tang hanya dengan sebelah tangannya bahkan ia tak bergeser sedikit pun.
" seperti yang di harapkan dari tuan muda Feng anda memang kuat...." ucap kiang tang dan mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Feng Tian, tapi sayang itu tak bisa ia lakukan.
" senior terlalu memuji.... tapi maaf kali ini aku tak akan menahan diri...." ucap Feng Tian dan melayangkan pukulannya ke arah dada kiang tang.
bangggg
kiang tang terlempar ke belakang sejauh 5 meter dengan tangan yang bergetar dan sedetik berikutnya ia memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya. tapi ia tak bisa bersantai karena Feng Tian tak berhenti di sana ia menghilang dan muncul di samping kian tang.
kiang tang yang melihat itu mencoba menghindar tapi naas tendangan Feng Tian lebih dulu mengenai pinggangnya dan mengirim nya sekali lagi terbang beberapa meter.
__ADS_1
tap
kiang tang berhasil mendarat dan menyeimbangkan tubuhnya. tapi walau begitu ia masih tak luput dari luka dalam ia kembali memuntahkan darah segar dan merasakan nyeri yang teramat di pinggangnya ia merasa beberapa tulangnya patah.
" sial, kekutan seorang di lam roh bumi puncak memang tak bisa di remehkan... walaupun kami hanya berbeda satu tingkat tapi kekutan nya sungguh bagaikan langit dan bumi...." ucapnya sembari mengelap darah di sudut bibirnya.
hanya saja ia tak mengetahui bahwa kekuatan Feng Tian lebih dari itu. dan sekarang ini ia hanya mengeluarkan 40 persen kekuatannya entah bagaimana jika Feng Tian mengakibatkan seluruh kekuatannya mungkin kiang tang akan langsung hancur berkeping keping menerima serangannya.
bukan tanpa alasan karena kekutan Feng Tian yang asli berada di alam roh surgawi puncak dan ia bisa bertarung seimbang dengan seseorang di alam roh ilahi menengah .
Feng Tian tak melanjutkan serangannya dan berdiam melihat ke arah kiang tang yang berdiri dengan memegangi pinggangnya apalagi dengan satu lengannya yang masih bergetar dan terlihat membengkak.
kiang tang mengatur napasnya setelah di rasa telah stabil ia menegakkan tubuhnya dan mengeluarkan pedangnya. " kali ini aku harus lebih hati hati ..." ucapnya dan kembali melesat ke arah Feng Tian.
" teknik pedang rembulan : tebasan bulan sabit...." ucapnya
__ADS_1