Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 193 ]


__ADS_3

" terima kasih senior karena telah menolong saya...." ucap pemuda itu menangkupkan tangannya pada Feng Tian.


Feng Tian berbalik melihat pemuda itu " tidak masalah..... " ucap Feng Tian kalau turun menghampiri pemuda itu.


sedangkan pemuda itu menengadahkan kepalanya saat mendengar jika yang menolongnya masihlah muda. saat ia melihat Feng Tian ia terdiam ternyata yang menolongnya masih sangat muda dan dapat ia lihat jika pemuda yang menolongnya hanya sedikit lebih tua darinya.


" hei apa kau baik baik saja...." tanya Feng Tian melihat pemuda itu masih diam saja .


" ah aku baik baik saja.... perkenalkan namaku Lee ming, terima kasih karena senior telah menyelamatkan saya...." ucap pemuda itu.


" tidak masalah .... namaku Feng Tian. dan jangan panggil aku senior usia kita tak jauh berbeda......" ucap Feng Tian dengan rumah.


" emmm kalau gitu aku akan memanggilmu Kaka Feng ...." ucap pemuda itu sambil tersenyum lebar. Feng Tian hanya diam dan ikut tersenyum melihat kelakuan pemuda itu.


" ah ia Lee ming sedang apa kau di hutan rawa hitam ini....." tanya Feng Tian.


" itu.... aku sedang dalam perjalanan kembali ke sekte tapi siapa sangka jika aku akan bertemu dengan hewan menyebalkan itu....." ucap Lee ming.


" sekte.... apakah ada sekte di daerah sini...." tanya Feng Tian mengerutkan keningnya karena setahunya tak ada sebuah sekte di daerah pinggiran ini.

__ADS_1


" soal itu... sekte kami sangat tertutup dan tak pernah membeberkan pada orang luar.... walaupun begitu kekuatan yang di miliki sekte kami juga tidaklah lemah..... bahkan istana kekaisaran yang di bilang sebagai penguasa benua timur ini kami tak memasukan mereka kedalam mata kami ...." ucap Lee ming dengan bangga.


" jadi seperti itu..... " ucap Feng Tian sekarang ia mengerti ternyata di benua perak ini masih ada Paksi lain yang menyembunyikan diri mereka dari muka umum.


" oh ia Kaka Feng sendiri sedang apa di hutan rawa hitam ini...." tanya Lee ming.


" aku hanya kebetulan lewat saja.... tujuan asliku adalah lembah kabut....." ucap Feng Tian.


saat mendengar itu Lee ming terkejut tapi tak lama ia tersenyum " wah aku tak menyangka ternyata tujuan kita Sama ....." ucapnya.


Feng Tian yang mendengar itu mengerutkan keningnya bukankah dia bilang dia akan pulang ke sektenya lalu sekarang ....


" seperti itu rupanya.... " gumam Feng Tian.


" bagaimana Kaka Feng apa kau tak keberatan jika kita pergi bersama sekalian aku akan mengenalkan mu pada sekte lembah kabut....." ujar Lee ming.


Feng Tian berpikir sebentar lagian tak Maslah jika ia ikut dengan Lee ming karena tujuan mereka sama dan lagi ia sangat penasaran dengan sekte lebah kabut yang berdiri di area dalam lembah kabut.


" baiklah aku akan ikut dengan mu kembali ke sekte mu...." ucap Feng Tian.

__ADS_1


" wah sungguh.... baiklah mari kita berangkat...." ucap Lee ming dan melesat meninggalkan Feng Tian.


Feng Tian mengikutinya dari belakang. ia melihat ke pemuda yang hanya dua tahun lebih muda darinya itu ia cukup kagum dengan bakat yang di miliki pemuda itu di usianya yang masih sangat muda tapi ia sudah memiliki kekuatan yang besar. " dasar monster...." gumamnya.


tanpa ia sadari perkataannya sama saja dengan mengatainya. ia lupa jika usianya juga masih lah muda tapi ia sudah berada di ranah setengah langkah God realm, bahkan tak ada generasi muda yang sebanding dengannya. walaupun lu Jia dan yang lainnya juga sudah berada di tingkat yang sama tapi usia mereka lebih tua 6 sampai 7 tahun dari Feng Tian.


" Kaka Feng berapa usiamu sekarang... aku merasa jika usia kita tak jauh berbeda...." ucap Lee ming.


" emmm dua bulan lagi aku akan berusia 20 tahun ..... " jawab Feng Tian.


" wah ternyata benar.... satu bulan lagi aku akan berusia 19 tahun .... Oia Kaka Feng sudah berada di ranah apa Kaka sekarang..... aku dari tadi mencoba melihat tingkat kultivasi Kaka tapi tak bisa...." ucap Lee ming dengan penasaran.


Feng Tian hanya tersenyum dan melesat lebih cepat meninggalkan Lee ming. melihat itu Lee ming merasa tak puas dan terus mengganggu Feng Tian dengan menanyakan hal yang sama.


setelah terbang beberapa jam akhirnya mereka beristirahat di pinggiran lembah kabut . " ayolah Kaka Feng beritahu aku ....." ucap Lee ming yang masih tak menyerah untuk mengetahui tingkat kultivasi Feng Tian.


" kau ini.... jika kau ingin tau kau harus bisa menahan aura yang aku keluarkan, bagaimana...." ucap Feng Tian ia sudah lelah dengan pertanyaan yang sama dari Lee ming.


" baiklah aku akan menahan aura yang kau keluarkan.... " ucap Lee ming dengan percaya diri.

__ADS_1


__ADS_2