
Cu Lian memasang arai penyembunyi di sekitarnya dan orangnya supaya tak ada yang merasakan dan mengetahui tempat mereka. Cu Lian terus memimpin mereka sampai ia berhenti suatu utama saat ia merasakan ada beberapa aura samar di hutan itu.
Cu Lian menyebarkan sense spiritualnya dan menemukan terdapat 3 orang yang terus mengawasi kawasan organisasi, dan aura mereka mengandung aura gelap yang kental " Hem... jadi di sana kamu bersembunyi. " ucapnya lalu mengeluarkan pedang perak dari cincin ruang nya. ia mengalirkan energinya dan melesatkan pedang itu ke arah 3 orang itu.
di kedalaman hutan gadis kecil berjubah hitam dan dua orang lainnya sedang mengawasi area organisasi pagoda bintang dengan sangat hati hati dan berusaha semaksimal mungkin menyembunyikan Aira mereka.
tapi saat mereka sedang mengawasi gadis kecil itu merasakan bahaya yang kuat dan segera mendongak ke atas. " bahaya.... menghindar....." ucapnya dan segera pergi dari sana .
dia orang di sebelahnya terdiam sebentar sebelum mereka merasakan bahaya juga dan segera menghindar dari sana. tapi sayang mereka terlambat.
BOOMM....
ledakan yang keras terdengar di seluruh hutan. " uhuk... uhukk...." wanita kulit merah dan pria bersisik hitam memuntahkan darah segar. mereka gagal menghindar dan terkena serangan itu. mereka mengalami beberapa luka terutama pada wanita kulit merah bisa terlihat sebuah sayatan di pundaknya tapi itu segera beregenerasi kembali adapun pria bersisik hitam itu. ia hanya sedikit mengalami luka dalam dari ledakan itu sedangkan pisiknya sangat kuat dan bisa menahan nya jadi kondisinya lebih baik dari wanita kulit hitam itu.
" sial... siapa yang berani menyerang kami...." gadis kecil itu meraung marah dan melepaskan auranya sembari menatap ke langit. dan secara perlahan bisa terlihat beberapa sosok yang muncul dari celah ruang.
__ADS_1
" tak ku sangka ada orang yang bisa menghindari serangan ku....." ucap Cu Lian muncul dari celah ruang dan membawa orangnya dan mengepung ke tiganya.
" kau...." gadis kecil itu terdiam dan menggertakkan giginya kesal. ia tak menyangka jika posisi mereka akan di temukan musuh.
" ho.... seorang dengan garis keturunan ancient soul race, aku tak menyangka orang dari alam diyu mau datang ke bintang Sheng ini....." ucap Cu Lian dengan santai.
sedangkan gadis kecil itu memiliki wajah jelek saat identitasnya bisa di kenali dengan begitu cepat. tapi saat ia memikirkan orang yang ada di depannya ia memaklumi nya karena bagaimanapun orang ini atau Cu Lian berasal dari alam tingkat tinggi dan dia pernah melihatnya beberapa kali .
" Cu Lian. apa maksudnya ini.... kenapa kau menyerang kami...." ucap gadis kecil itu dengan nada yang di buat bingung.
gadis kecil dan dua lainnya terdiam. mereka sekarang tak bisa mengelak lagi, dengan diam diam mereka mengeluarkan senjata mereka dan bersiap memberi serangan dadakan untuk melarikan diri. karena dengan hanya mereka bertiga mereka tak percaya diri untuk menghadapi Cu Lian.
" jangan pernah berpikir untuk melakukan trik licik di hadapan ku....." ucap Cu Lian lalu ia melempar beberapa kertas yang adalah sebuah arai ruang dan segera mengurung mereka di dalam arai.
" sial...." umpat gadis kecil itu dan segera memanggil dua lainnya untuk berkumpul. sekarang mereka tak bisa melarikan diri dan hanya bisa berharap ada sebuah keajaiban dan mereka bisa selamat.
__ADS_1
" habisi mereka....." perintah Cu Lian, dan segera 5 king realm memimpin yang lainnya dan mengerang ke tiganya dengan brutal. ke tiganya tak merasa takut dan menyerbu ke depan membalas serangan.
arrkkkk....
tak berselang lama pertarungan terjadi sudah terdengar beberapa teriakan, dan ada 5 orang Cu Lian terbunuh dan lebih dari 7 orang mengalami luka parah bahkan ke 5 ahli king realm juga mendapatkan beberapa luka di tubuh mereka.
Cu Lian tak khawatir karena ia sudah tau kalau pasukannya bukanlah tandingan ke tiganya. ketiganya adalah ahli king realm akhir sedangkan pasukannya kebanyakan spirit realm puncak. perbedaan antar king realm dan spirit realm sangat jauh, bagaikan langit dan bumi.
" sepertinya memak aku harus turun tangan sendiri....baiklah kita mulai dari mu...." ucap Cu Lian dan mengeluarkan pedangnya dan melesat dengan cepat ke arah wanita kulit merah.
wanita kulit merah yang menghadapi 1 king realm awan dan beberapa spirit realm puncak, ia merasakan bahaya yang sangat besar dan ketakutan akan kematian. ia segera melihat ke arah Cu Lian dan wajahnya menjadi pucat saat dia melihat Cu Lian melesat ke arahnya dengan cepat.
" brengsek....." teriaknya lalu mengeluarkan senjatanya dan berhasil mendorong lawannya. lalu ia segera melesat mencoba menjauh dari Cu Lian.
" jangan pernah berpikir untuk lari....." kata Cu Lian.
__ADS_1