Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 138 ]


__ADS_3

Wanita tadi yang memerintahkan ke 8 orang itu untuk menyerang terdiam seribu bahasa. bahkan sekarang tubuhnya bergetar dan wajahnya pucat. ia merasakan rasa takut yang mendalam sekarang ke 8 orang tadi berada di tingkat raja ilahi akhir dan puncak tapi itu dapat di bunuh dengan begitu mudah oleh Xiao mengyue apalah dirinya yang hanya di tingkat raja surgawi menengah. dan 11 orang lainnya pun tak begitu kuat hanya satu dari mereka yang ada di tingkat raja ilahi puncak sedangkan sepuluh sisanya di tingkat raja surgawi awal dan menengah.


Xiao mengyue melangkah maju dan bersiap menyerang mereka lagi tapi saat ia akan menyerang Feng Tian mencegah nya. " nona Xiao biarkan aku saja yang mengurus mereka ...." ucap Feng Tian.


Xiao mengyue mengangguk mengerti lalu melangkah mundur dan memberikan ruang bagi Feng Tian untuk bertarung. melihat jika Xiao mengyue tak jadi menyerang mereka tapi malah di gantikan oleh seorang pemuda yang mereka tak tau asal usul nya.


apalagi mereka tak merasakan jika kekuatan Feng Tian hanya di tingkat raja langit puncak saja. mereka saling pandang dan menyeringai lebar, mereka melangkah maju dan mengeluarkan pedang mereka.


" nak. kau terlalu sombong.... apa kau pikir dengan kekuatan mu ini kau bisa mengalahkan kami...." ucap pria paruh baya yang ada di tingkat raja ilahi puncak.


" kita belum mencobanya.... jadi siapa yang tau akhirnya seperti apa...." balas Feng Tian lalu ia juga mengeluarkan sebuah belati hitam pekat dari cincin ruang nya.


mendengar balasan Feng Tian pria itu menggerak dan bersiap menerjang ke arah Feng Tian. tapi sebelum mereka bergerak Feng Tian sudah lebih dulu menghilang dari pandangan mereka. detik berikutnya.


aaarrrrgghh


sebuah teriakan terdengar dari belakang mereka dan saat mereka berbalik mereka melihat satu dari mereka sudah tewas dengan tubuh yang terpotong potong. dan di sana Feng Tian berdiri dengan belati yang masih meneteskan darah.

__ADS_1


glek


mereka menelan ludah mereka kasar. mereka tak dapat melihat pergerakan Feng Tian jadi tak dapat melihat serangannya tapi dari hasil yang mereka lihat mereka memandang Feng Tian dengan tatapan horor dan teror .


Feng Tian tersenyum melihat tatapan mereka dan sekali lagi menghilang dari sana. melihat Feng Tian yang menghilang lagi membuat ke sebelas orang yang tersisa memasang kewaspadaan tinggi.


arrgghh


tapi walaupun mereka melakukan hal itu tetap saja ada yang terbunuh dengan nasib yang sama tapi kali ini Feng Tian tak menampakan dirinya dan hal itu membuat sepuluh sisanya menjadi berkeringat dingin.


ada yang t telah dua, tiga atau kepala yang terpenggal. beberapa menit kemudian dari dua belas orang sekarang tinggal tersisa dua orang saja yaitu pria paruh baya dan wanita dari sekte lembah bunga.


WUSSS


Feng Tian muncul di hadapan mereka dan langsung mencengkram leher pria paruh baya itu dengan kuat.


" ugh... jangan bunuh aku, aku berasal dari kultus banteng iblis jika kau membunuhku kau akan di buru oleh anggotaku ...." ucap pria paruh baya itu mencoba mengancam Feng Tian.

__ADS_1


Feng Tian yang mendengarnya hanya diam dan menatapnya dingin lalu mengeratkan cengkraman nya sampai terdengar suara tulang retak dan leher pria paruh baya itupun patah. Feng Tian melemparkan mayat pria paruh baya itu ke samping dan menatap wanita dari sekte lembah bunga.


wanita itu menatap balik Feng Tian dengan tubuh bergetar dia perlahan mundur ke belakang " jangan.... jangan bunuh aku..... jika tidak sekte lembah bunga akan memburumu...." ucapnya dengan suara ketakutan.


" apa aku peduli dengan sekte kecilmu itu.... bukankah sudah ku katakan sebelumnya di pelelangan jika sekte kecil mu bukan lah apa-apa di mata papiliun herbal kami...." balas Xiao mengyue dan melangkah maju ke hadapan wanita itu.


wanita itu tak membalas ucapan Xiao mengyue dan hanya terduduk dengan wajah penuh ketakutan bahkan ia sampai menitikkan air mata. melihat keadaan menyedihkan wanita itu mereka berdua tak merasa kasian sedikitpun tanpa banyak kata lagi Feng Tian menghunuskan belatinya dan menggorok leher wanita itu.


" cih selalu saja ada masalah jika aku berangkat sendiri...." gerutu Xiao mengyue. Feng Tian yang mendengar nya hanya menggelengkan kepalanya pelan.


" sudahlah.... apa kita akan melanjutkan perjalanan kita atau kembali ke kota ...." ucap Feng Tian.


" huh... kita lanjutkan perjalanan saja. aku sudah malas pergi ke kota itu ..." jawab Xiao mengyue lalu melesat meninggalkan Feng Tian.


Feng Tian tak banyak bicara dan melesat mengikuti Xiao mengyue. setelah mereka pergi dari sana banyak orang yang bermunculan di sana dan menatap ke arah Feng Tian dan Xiao mengyue pergi sebelum mengalihkan pandangan mereka ke arah mayat Mayat yang berserakan.


" mereka sangat mengerikan.... " ucap seorang pri tua.

__ADS_1


__ADS_2