Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 202 ]


__ADS_3

Melihat itu lu Tianjin hanya menggelengkan kepalanya pelan. " begini saja, saya akan memberikan sebuah resep Pill tingkat surgawi pada kalian berdua.... dan siapa yang bisa membuat Pill itu dengan kualitas terbaik. jika anda menang saya akan menerima anda sebagai murid dalam nama saya...." ucap nya.


Lee mang menatap lu Tianjin sesaat sebelum ia menganggukkan kepalanya setuju. ia akan membuktikan jika ia layak. dan lagi ia ingin melihat apakah perkataan lu Tianjin benar atau tidak tentang muridnya ini adalah alkemis tingkat surgawi sama seperti dirinya.


" bagaimana jika saya ikut memeriahkan....." ucap Feng Tian.


Lee mang menoleh ke arah Feng Tian dengan bingung ' apakah dia juga seorang alkemis ' pikirnya jika tebakannya benar itu akan menjadi hal yang menakjubkan. bukan hanya memiliki posisi yang tinggi dan kekuatan yang mengerikan tapi Feng Tian juga memiliki gelas mulia jika ia adalah seorang alkemis.


" tuan muda jika anda ikut andil saya merasa saya hanya akan mempermalukan diri saya sendir..... saya hanya seorang alkemis tingkat surgawi bagaimana mungkin saya berkompetisi dengan anda yang seorang alkemis tingkat ilahi...." ucap ye Bei dengan wajah muram.


" hehehe kamu tenang saja, saya cuma ikut memeriahkan saja.... yang bertanding secara nyata hanya kalian berdua...." ucap Feng Tian dengan terkekeh kecil.


berbeda dengan mereka berdua para orang tua itu menampilkan wajah yang kusut ketika mendengar hal itu. dengan usia yang masih muda tapi sudah memiliki reputasi seperti itu. mereka hanya bisa mengutuk dalam hati mereka.


Lee mang lebih buruk ia hampir menjatuhkan rahangnya ketika mendengar jika Feng Tian juga seorang alkemis dan itu adalah alkemis tingkat ilahi. ia merasa jika ia sedang di permainkan sekarang.

__ADS_1


" baiklah kalian akan melakukan pertandingan penyulingan Pill Dan saya yang akan menjadi jurinya. sedangkan tuan muda akan menunjukan cara pemurnian yang benar pada nada berdua setelah pertandingan selesai.... dan lagi jangan meremehkan tuan muda walaupun usianya masih sangat muda tapi keahliannya dalam pemurnian Pill tak jauh dari saya...." ucap lu Tianjin saat ia melihat raut ketidakpercayaan di wajah para orang tua itu.


mereka menganggukkan kepalanya, mereka tak berani mengeluarkan suara mereka karena takut menyinggung perasaan Feng Tian dan fraksi di belakangnya.


" kenapa kau malah membuat kompetisi memuat Pill.... aku membawamu ke sini untuk menyembuhkan Cu San bukan untuk melakukan hal tak penting seperti ini...." suara dingin Bing Hua terdengar dari belakang mereka


lu Tianjin membalikan badannya dan seketika ia menelan ludah nya kasar saat melihat mata tajam Bing Hua yang memelototi dirinya.


" ayolah bibi Hua.... ini hanya sekedar kompetisi untuk saling menambah wawasan...." ucap Feng Tian.


" wawasan apa.... wawasan untuk menjadi orang pemalas seperti pria bodoh ini...." ucap Bing Hua sambil menunjuk lu Tianjin dengan jarinya yang lentik.


" kenapa kau memang pemalas dan bodoh.... di saat kami sudah memulihkan kekuatan kami kau apa. kau bahkan hanya memulihkan sampai ke tahap seperti itu...." ucap Bing Hua dingin. lu Tianjin hanya diam dan mengutuk dalam hatinya .


" hah baiklah kita sembuhkan dulu paman Cu San baru setelah itu kita lakukan kompetisi nya, apa kau tak keberatan bibi Hua...." ucap Feng Tian dan sedikit menekan suaranya di kalimat terakhir.

__ADS_1


Bing Hua terdiam sesaat sebelum mendekati Feng Tian dan memeluk lengannya. " ayolah tuan muda aku hanya tak suka saja kita membuang waktu kita, kenapa kau bersikap begitu pada wanita cantik ini...." ucapnya.


lu Tianjin hanya menggelengkan kepalanya melihat sikap Bing Hua. " dasar rubah licik...." gumamnya.


" apa kau bilang ...." teriak Bing Hua dengan tingkat kultivasi nya dia dapat mendengar perkataan sekecil apapun jadi ia mendengar dengan jelas ucapan lu Tianjin.


" bilang apa, aku tak bilang apa apa ...." jawab lu Tianjin dan berjalan menjauh dari sana.


" kau...." sebelum Bing Hua menyelesaikan kalimatnya Feng Tian lebih dulu memotongnya.


" apa kalian bisa diam....." ucap Feng Tian dengan suara dingin dan menggema di seluruh sekte.


saat mendengar itu Bing Hua dan lu Tianjin terdiam tak bersuara bahkan lu Jia dan anggota organisasi lainnya terdiam dan berhenti dari kegiatan mereka kala mendengar suara dingin Feng Tian.


" jika kalian masih saja bersikap seperti ini sebaiknya kalian kembali ke organisasi...." ucap Feng Tian lagi dengan suaranya yang masih terdengar dingin bahkan aura garis keturunannya sedikit bocor.

__ADS_1


tubuh mereka bergetar ketukan merasakan tekanan kuat dari garis keturunan ini. apalagi Bing Hua yang paling dekat ia merasakan seperti tercekik dan tak berani bersuara.


" kami mengerti ..... " ucap mereka berdua setelah aura penindasan itu lenyap. Feng Tian mengangguk lalu berlalu pergi.


__ADS_2