
Feng Tian membuka matanya saat dirasa jika pondasi nya sudah cukup kokoh. ia menghela napas pelan dan melihat ke arah yang lainnya . ia melihat mereka masih menutup mata mereka tapi satu yang membuatnya heran ia melihat jika tubuh mereka di penuhi oleh cairan lengket dan bau.
ia seperti menyadari sesuatu dan melihat badannya sendiri. ia terkejut saat mengetahui jika tubuhnya juga di penuhi dengan cairan hitam lengket dan bau. tapi cairan ini berbeda dengan ramuan yang di pakai Xin nian untuk menempa tubuh mereka.
" cairan apa ini.... sangat menjijikan...." ucapnya dan baru pertama kali ia merasa jijik dengan sesuatu. Xin nian yang mendengar itu hanya tertawa kecil dan menghampiri Feng Tian.
" selamat pangeran anda sudah naik tingkat...." ucapnya memberi selamat dengan dengan menangkupkan tangannya hormat. " dan untuk cairan itu .. itu adalah kotoran dan racun yang ada di dalam tubuh pangeran ...." ucapnya lagi.
Feng Tian yang mendengar itu mengangguk mengerti . tapi setelahnya ia menatap Xin nian dengan tajam . Xin nian yang mendapatkan tatapan itu menjadi tertegun " pa~pangeran apa ada yang salah...." ucapnya gugup .takut kalau ia melakukan kesalahan .
" ada... kenapa paman masih memanggilku dengan sebutan pangeran...." ucapnya dingin. Xin nian hanya diam .
" pangeran. anda adalah anak dari yang mulia kaisar dan juga anda adalah anak angkat dari tuan saya tuan Xin kai..... jadi sudah sewajarnya saya memanggil anda pangeran...." ucapnya.
__ADS_1
Feng Tian terdiam lalu ia menghela napas pelan" paman sudah lah jangan terlalu formal... aku tau siapa kau sebenarnya, kau adalah adik dari ayah kai. jadi tak pantas jika kau berbicara seperti itu padaku karena bagaimanapun aku tetap anak ayah kai....." ucapnya .
Xin nian tersenyum mendengar ucapan Feng Tian. " baik-baik.... aku tak akan melakukannya lagi pangeran...." ucapnya dengan sedikit bercanda menyebut Feng Tian pangeran.
" paman...." ucap Feng Tian kesal ia beranjak keluar kolam dan menghampiri Xin nian.
" hei hei mau apa kau.... cepa pergi bersihkan dirimu kau sangat bau.... " ucap Xin nian dengan menutupi hidungnya dan mengibaskan tangannya mengusir Feng Tian.
bibir Feng Tian berkedut mendengar ucapan Xin nian. dengan kesal ia melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Xin nian yang tertawa terbahak bahak.
saat ia membalikan badannya ia terkejut melihat mereka yang ada di belakangnya dan menatap nya dengan pandangan ingin tau. " apa yang kalian lakukan di sini...." ucapnya dingin.
" a~anu senior.... tadi anda bilang jika Feng Tian anak seorang kaisar. apakah itu benar...." ucap Cu Jang dengan sedikit gugup mendengar suara dingin dan tatapan tajam Xin nian.
__ADS_1
Xin nian terdiam ia menatap ke 7 anak muda di depannya dan menghela napas pelan. " hah.... itu benar. Feng Tian adalah anak dari yang mulia kaisar long Ju Hyun dan ibunya bernama permaisuri Feng lu Yue.... mereka berdua adalah orang yang sangat di segani di tempat asal kami, yaitu alam Tianjing.... yang kedudukannya hampir setara dengan 6 alam utama.... " ucapnya dan memandang langit.
mereka yang mendengar itu terkejut bukan main. memang mereka tak tau apa itu alam Tianjing tapi mereka pernah mendengar tentang 6 alam utama dari orang tua mereka. yang mereka tau 6 alam utama adalah tempatnya para kultivator kuat yang memiliki gelar dewa berkumpul, itu yang mereka tau. dan jika alam Tianjing hampir sama dengan 6 alam utama bukan kah itu berarti di sana juga banyak kultivator yang bergelar dewa.
"I~itu berarti Feng Tian adalah anak....." ucap Cu Jang yang terhenti karena tak mampu melanjutkan ucapannya. yang lainnya juga terdiam dengan mulut terbuka lebar. bahkan Kong Lin sampai bergetar hebat.
Xin nian mengalihkan pandangan nya lagi pada mereka. " aku harap kalian akan menjaga rahasia ini... jika tida bukan hanya Feng Tian dan aku yang dalam bahaya karena ayah dan ibu kalian juga bagian dari kami...." ucapnya lalu pergi meninggalkan mereka.
" ayah bagian dari mereka. apa maksudnya.... apa jangan-jangan..." ucap Cu Jang lalu ia menatap lu Jia dan yang lainnya seperti memiliki pemikiran yang sama mereka menganggukkan kepal nya dan pergi untuk membersihkan diri.
sekarang mereka tengah berkumpul di bawah pohon kehidupan. di depan mereka juga sudah ada daging kelinci yang sudah di panggang di api unggun dan juga ada beberapa buah-buahan yang di petik Xin nian saat mereka membersihkan diri.
di sana hanya ada keheningan. Cu Jang dan yang lainnya hanya diam tak berani berbicara saat tau siapa sebenarnya Feng Tian dan pria yang melatih mereka. sesekali mereka akan melirik Feng Tian dan menundukkan kepalanya lagi.
__ADS_1
Feng Tian yang melihat itu merasa ada yang aneh. ia menatap Xin nian dengan heran.