
Rong Zizi terdiam ia mengelap darah yang ada di sudut bibirnya. ia tak menyangka jika pemuda di hadapannya ini adalah seorang ahli yang kuat.
" sial siapa dia sebenarnya, hanya merasakan auranya saja aku sampai terpental begitu saja ... " ucap rong Zizi dengan menahan sakit di tubuhnya. dia sendiri sudah berada di ranah raja bumi puncak tapi ia tak mampu menahan aura dari Feng Tian. dia hanya bisa menebak kekuatan Feng Tian setidaknya setara dengan ayahnya. tapi tebakannya itu keliru bahkan ayahnya akan bertekuk lutut jika merasakan aura Feng Tian.
sedangkan Lian Ning ia segera berdiri dan membantu Rong Zizi " apa kau tak apa saudari Rong...." ucapnya dengan khawatir.
" aku baik baik saja putri.... tapi siapa pemuda itu sebenarnya, dan lagi kenapa kau tak memberitahu Jika dia memiliki kekuatan yang mengerikan...." ucap Rong Zizi dengan sedikit kesal .
" hehehe itu bukan salahku ... aku akan memperingatkan mu tadi tapi kau langsung bertindak saja.... asal kau tau dari yang di katakan Kaka tertuaku jika di sangat anti wanita, hanya wanita yang ia sayangi atau memiliki kaitan dengan keluarganya yang bisa duduk dekat dengan nya...." ucap Lian Ning.
" ini...." Rong Zizi tak bisa berkata kata, ia tak menyangka jika akan ada pemuda seperti itu. karena yang ia tau semua pemuda itu tak akan bisa menahan diri ketika bertemu dengan wanita yang cantik dan memiliki bodi bagus. seperti dirinya dan Lian Ning yang selalu di gadang gadang sebagai tiga Dewi tercantik di benua timur sedangkan satu lagi adalah shui Ling yang sekarang tak ada di bintang Sheng ini.
saat mereka sedang sibuk berbisik tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar. Lian Ning membuka pintu dan terlihat seorang pelayan dengan seorang wanita dewasa yang sangat cantik di belakangnya.
" permisi tuan putri , nona ini bilang jika ia mengenal seseorang di ruangan ini dan meminta saya mengantarkannya ke sini..." ucap pelayan itu.
__ADS_1
Lian Ning melihat ke arah wanita dewasa itu dan ia terpesona dengan kecantikannya walaupun ia juga seorang wanita tapi ia tak bisa mengelak jika wanita di hadapannya ini sangat cantik.
" maaf nona siapa yang anda maksud...." ucap Lian Ning dengan hormat. karena ia Isa merasakan ada aura yang kuat memancar dari wanita ini.
" dia ...." ucap wanita dewasa itu sambil menunjuk ke arah Feng Tian yang duduk membelakangi mereka.
Lian Ning menganggukkan kepalanya lalu membawa wanita itu kedalam sedangkan untuk pelayan ia pergi lagi tapi sebelum pergi Lian Ning meminta pelayan itu untuk mengantarkan dua kursi lagi ke ruangan itu. pelayan mengangguk dan pergi.
Lian Ning dan wanita itu masuk ke dalam dan langsung di sambut tatapan heran oleh Rong Zizi " saudari siapa dia...." ucap nya bertanya pada Lian Ning.
" aku juga tak tau... dia bilang dia mengenal tuan muda Feng Tian...." jawabnya.
wanita itu langsung memeluk Feng Tian dari belakang dan Feng Tian terlihat diam saja bahkan membiarkan wanita itu memeluknya.
" bibi lu, sejak kapan kau sampai di sini.... kenapa tak memberitahuku ...." ucap Feng Tian sambil melepaskan tangan lu Jingyi dari lehernya. ya wanita dewasa itu adalah lu Jingyi.
__ADS_1
" hehehe aku juga tak ingin cepat cepat datang ke sini tapi siapa sangka jika Kaka Cu begitu cerewet dan terus memaksaku untuk datang ke sini...." ucap lu Jingyi sambil terkekeh kecil.
melihat interaksi keduanya Lian Ning dan Rong Zizi hanya bisa terdiam dengan mulut terbuka. " tadi aku saja yang duduk di dekatnya ia langsung marah.... nah ini wanita itu memeluknya bukannya marah tapi ia malah berkata lembut....dasar pria menjengkelkan ..." gerutu Rong Zizi. Lian Ning hanya diam tak membantah ucapan Rong Zizi.
tak lama pelayan pun datang lagi ke sana dengan membawa tiga kursi lagi. segera Lian Ning dan Rong Zizi duduk bersebelahan sedangkan lu Jingyi ia duduk di sebelah Feng Tian.
" kau sepertinya sangat menyukai pelelangan... " ucap lu Jingyi.
" ya... aku merasa jika pelelangan bisa menghibur ku...." ucap Feng Tian dengan wajah sedih.
" maaf bibi tak memberitahumu jika shui Ling tak ada di bintang Sheng ini...." ucap lu Jingyi dengan menyesal.
" tak apa, ini bukan salah bibi.... lagian sebentar lagi kita akan pergi dari sini jadi aku bisa mencarinya...." ucap Feng Tian.
Lian Ning dan Rong Zizi yang mendengar nama shui Ling menengok ke arah mereka dengan penasaran Rong Zizi memberanikan diri untuk bertanya. " permisi nona...."
__ADS_1
" lu Jingyi.... namaku lu Jingyi kau bisa memanggil ku bibi lu...." ucap lu Jingyi.
" ah... maaf bibi lu kami tadi mendengar anda menyebut nama shui Ling, apakah yang anda maksud senior shui Ling dari klan shui benua timur ini...." tanya Rong Zizi.