
Babak final masih berlanjut dan setiap pertarungan berlangsung sangat sengit dan menegangkan. Dari semua pertarungan Zhao GU kalah 5 pertarungan dan menempati posisi ke 5, Yuan Shao memenangkan 1 pertandingan dan 3kali kalah. ia menempati posisi ke 4.
begitu seterusnya lu Jia menempati posisi ke 3 dengan dua kemenangan dan 2 ke kalahkan , dan sekarang adalah babak penentu di mana Cu Jang dan Feng Tian yang sama sama memenangkan 3 pertandingan. dan di babak ini mereka akan menentukan siapa yang akan menempati posisi pertama dan ke dua.
walaupun orang dari organisasi pagoda bintang sudah tak siapa yang akan meneng tapi mereka membiarkannya. karena ini juga sebagai latihan bagi ke duanya. seluruh penjuru benua di hebohkan dengan perwakilan dari organisasi pagoda bintang yang menempati posisi 4 teratas apalagi dengan dua dari mereka memperebutkan posisi pertama di pertandingan kali ini.
banyak kontroversi di antara para penonton apalagi bagi pendukung organisasi pagoda bintang karena ke dua peserta berasal dari organisasi yang sama . bahkan sekarang penonton terbelah dua satu kelompok mendukung Cu Jang dan sebagian mendukung Feng Tian.
tapi lebih banyak orang yang mendukung Cu Jang karena mereka sudah mengetahui pasti dengan kekuatannya dan ke genius an nya sedangkan Feng Tian mereka baru mengenalnya saat kompetisi berlangsung jadi tak ada yang mengetahui pasti kekuatan asli Feng Tian hanya Elder inti dari organisasi dan gadis kecil berjubah hitam saja yang mengetahui kekutan asli Feng Tian.
di tempat kekaisaran gadis berjubah hitam itu menatap dengan tajam ke arah Cu Jang dan Feng Tian. terutama ke arah Feng Tian karena ia bisa melihat kekutan aslinya Feng Tian. " anak ini.... aku harus memberitahu Dewi siapa tau dia yang sedang di cari Dewi....." gumam gadis itu lalu ia menghilang meninggalkan area pertandingan.
__ADS_1
di atas arena Feng Tian dan Cu Jang saling berhadapan mereka saling menatap tanpa ada rasa permusuhan di antara mereka . tatapan Feng Tian begitu tenang dan menyejukkan sedangkan tatapan Cu Jang juga tenang dan bisa terlihat rasa kekaguman saat menatap Feng Tian.
" mohon bimbingannya tuan muda ...." ucap Cu Jang menangkupkan tangannya penuh hormat. penonton yang mendengar dan melihat perlakuan penuh hormat Cu Jang terkejut dan menatap mereka penuh pertanyaan.
Feng Tian hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai balasan . wasit pun mengumumkan pertandingan mereka di mulai. Feng Tian melangkah ke depan dengan santai sedangkan Cu Jang memasang kuda kudanya dan mempersiapkan diri apalagi saat melihat senyum Feng Tian seketika bulu kuduknya berdiri.
ia tau senyum yang manis di mata orang baginya itu adalah senyum yang sangat mengerikan karena ia tau Feng Tian tak akan menahan dirinya lagi. " apa kau siap.... aku tak akan menahan diri padamu walaupun kita berasal dari tempat yang sama ....." ucap Feng Tian.
para penonton yang mendukung Cu Jang menggertakkan gigi mereka tak terima dengan perkataan Feng Tian yang seakan merendahkan Cu Jang. tapi berbeda dengan Cu Jang ia mengangguk pertanda jika ia sudah siap. melihat itu senyum Feng Tian semakin merekah. dan setelahnya ia berlari dengan cepat ke arah Cu Jang.
WUSSS
__ADS_1
bommm
Cu Jang menabrak dinding arai dengan keras tapi tak Samapi menimbulkan luka parah di tubuhnya. Cu Jang masih belum sadar apa yang terjadi Samapi sebuah suara menyadarkannya. " fokuslah saat bertarung .... " ucap Feng Tian. dan melayangkan tendangannya.
Cu Jang menyilangkan kedua tangannya menahan tendangan Feng Tian.
bommm
sekali lagi Cu Jang menabrak dinding pembatas. " apa ini kau sangat lemah.... apa kau pantas berdiri di sebelahku..... " ucap Feng Tian dengan nada mengejek.
Cu Jang menggertakkan giginya kesal. bukan kesal karena perkataan Feng Tian tapi karena ia merasa masih terlalu lemah. padahal ia sudah membuat sumpah dengan yang lainnya bahwa mereka akan mengabdikan diri mereka pada Feng Tian, tapi dengan kekuatannya sekarang jangankan membantu dan melindungi Feng Tian yang ada mereka malah akan menjadi beban baginya.
__ADS_1
" cih.... aku tak akan menyerah , aku bukan pria lemah...." ucap Cu Jang dengan semangat yang membara di atasnya ia mengeluarkan semua kekuatannya dan seketika arena pertarungan di penuhi dengan aura yang mencekam . dapat terlihat kobaran api biru yang membumbung tinggi di belakang Cu Jang membentuk siluet seekor harimau.
Cu Jang mengepalkan tangannya dan melesat ke arah Feng Tian dengan mengerahkan semua kekuatannya. Feng Tian yang melihat itu semakin tersenyum lebar ia juga mengeluarkan kekuatannya tapi hanya sampai di alam roh langit.