Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 248 ]


__ADS_3

Merasakan aura kuat yang menekan tubuhnya Jun Qiqing berkeringat dingin dan menatap ke arah Guan Xing. dia menelan ludahnya ketika melihat Guan Xing menatapnya dengan tajam .


Feng Tian yang juga merasakan aura kuat dan permusuhan dari Guan Xing hanya menghela napas. " xing'er sudah lah... tarik kembali aura mu...." ucapnya.


Guan Xing yang mendengar itu mendengus kesal dan menarik kembali auranya . " cih ternyata benar, Gege lebih memilih wanita ini dari pada aku .... yasudah Gege pergi saja dengannya aku akan pergi sendiri saja.... " u apanya lalu berjalan meninggalkan Feng Tian.


" eh.... bukan seperti itu maksudku.... xing'er. hei dengarkan aku dulu.... " ucap Feng Tian , tapi Guan Xing tak mendengarkannya dan terus semakin berjalan menjauh dari sana. " hah dia pasti marah lagi padaku ..." ucapnya lagi sambil menghela napas pelan.


sedangkan Jun Qiqing menatap ke arah Guan Xing dengan tersenyum senang. ia begitu senang karena Guan Xing pergi meninggalkan Feng Tian dan ia juga sangat yakin jika Feng Tian akan ikut dengannya karena ia melihat jika Feng Tian mengaguminya.


" tuan bagaimana... apa anda memiliki waktu dan memenuhi undangan saya.... " ucap Jun Qiqing.


Feng Tian menatap wanita itu dengan pandangan datar. melihat tatapan Feng eyang berbeda dari sebelumnya membuat Jun Qiqing dan gadis di sebelahnya terkejut. ' ada apa dengan tatapannya itu... bukankah sebelumya ia mengagumimu... ' pikir Jun Qiqing.


" maaf nona Qiqing.... saya dan kekasih saya masih memiliki urusan, permisi.... " ucap Feng Tian dan dengan segera menyusul Guan Xing yang sudah pergi jauh.

__ADS_1


Jun Qiqing terdiam dengan mulut terbuka di sana. ia menatap ke arah Feng Tian pergi dengan tercengang dan ketidak percayaan. ini adalah kali pertama baginya ada pria yang menolaknya . karena biasanya setiap peria yang melihatnya akan berlomba-lomba untuk bisa berbicara dengannya.


" sungguh pemuda yang menarik.... aku semakin tertantang untuk mendapatkan mu,.... tapi wanita itu.... " Jun Qiqing semakin ingin mendapatkan Feng Tian tapi ia bergidik ngeri ketika merasakan tekanan dari Guan Xing apalagi tatapan ya yang tajam seakan ia bisa terbunuh hanya dengan tatapannya saja.


" cih ... dasar pria kampungan, beraninya dia menolak anda nona.... liat saja saya akan memberi pelajaran pada mereka.... " ucap gadis di sebelah Jun Qiqing.


Jun Qiqing mengangkat tangannya dan menggeleng pelan. " tidak perlu.... kita kembali ke kota, dari arah yang mereka tuju aku yakin jika mereka juga akan pergi ke kota di sana aku bisa melakukan semua yang ku mau.... " ucap Jun Qiqing.


" baik nona... " ucap gadis itu lalu mereka berdua masuk kembali ke dalam kereta kuda dan kereta kuda pun berjalan kembali.


di sisi Feng Tian ia terus saja berjalan di belakang Guan Xing dan berusaha membujuk ya tapi nihil Guan Xing bahkan tak membalas perkataannya.


grep


Guan Xing memeluknya dari belakang dengan erat ketika Feng Tian mengatakan itu dan melihat Feng Tian yang berbalik ke arah kereta kuda wanita itu.

__ADS_1


" jangan pergi.... jangan tinggalkan aku hiks.... jangan pergi hiks Gege jangan pernah meninggalkan ku hiks ..... " ucap Guan Xing dengan Isak tangis dan memeluk Feng Tian dengan erat.


Feng Tian tersenyum penuh kemenangan dan membalikan badannya. ia menangkup wajah cantik Guan Xing yang menggoda apalagi ketika ia menangis yang semakin membuatnya terlihat menggemaskan dan menggoda bagi Feng Tian.


Feng Tian mencium kening Guan Xing dengan lembut " hei kenapa kau menangis .... aku hanya bercanda, mana mungkin aku meninggalkan seorang Dewi cantik hanya untuk wanita sepertinya.... lagian di mataku hanya xing'er dan ling'er wanita yang paling cantik di dunia ini.... " ucap nya dengan lembut.


" hiks Gege janji tak akan pernah meninggalkan ku ..... " ucap Guan Xing lagi.


" hah tentu saja .... aku tak akan pernah melepaskan sesuatu yang sudah menjadi milikku jadi berhentilah menangis oke.... " ucap Feng Tian dengan lembut. Guan Xing mengangguk mengerti dan semakin memeluk Feng Tian dengan erat.


Feng Tian tersenyum lalu ia juga membalas pelukan Guan Xing dan melesat pergi dari sana. di dalam gerbong kereta Jun Qiqing mengerjakan giginya kesal ketika melihat keduanya yang begitu mesra apalagi ketika Feng Tian yang mencium Guan Xing.


" cih lihat saja .... kau akan bertekuk lutut di depanku ketika aku kembali ke kota nanti.... " ucap Jun Qiqing dengan kesal.


Feng Tian terus melesat dengan cepat dan beberapa menit kemudian mereka akhirnya sampai di sebuah kota yang besar bahkan lebih besar dari kota bintang jatuh di bintang Sheng.

__ADS_1


" sungguh kota yang besar.... " ucap Feng Tian mengagumi kota di hadapannya.


" apanya yang besar ..... kota ini bahkan tak sebanding dengan kota kecil yang ada di alam mistik suci...." ucap Guan Xing. Feng Tian terdiam .


__ADS_2