
Setelah membicarakan banyak hal Feng Tian di antarkan ke kamarnya yang ada di istana tempat ke dua Kaka nya tinggal. Feng Tian tak menolak dan hal itu malah memudahkannya untuk memulai rencananya membantu Zhi Dao.
di kamarnya Feng Tian tak langsung beristirahat, ia mengganti pakaiannya dengan pakaian murid inti tanah suci api abadi karena hari ini juga ia akan memulai mencari tahu kebenaran pasal tuduhan pengkhianatan dari tetua Zhi. ayah Zhi Dao.
" jubah ini bagus juga .. " ucapnya sambil melihat dirinya di pantulan cermin. dengan mengenakan jubah putih dengan lambang pagoda api di punggungnya berwarna emas. dia juga mengenakan topeng yang dulu pernah ia beli .
" baiklah saatnya pergi... " ucap Feng Tian lalu ia pergi dari sana dengan mengendap ngendap agar tak ketahuan oleh para eselon inti.
karena jika hal itu sampai terjadi rencananya akan gagal, karena dari informasi yang ia dapat dari Zhi Dao ada eselon inti yang membantu orang yang memfitnah tetua Zhi.
Feng Tian muncul di sebuah bangunan yang sudah tak terpakai di sana, dia keluar dengan terlihat seperti murid pada umumnya. dengan cepat ia membaur dengan para murid dalam .
selama ia berjalan melewati para murid dalam mereka pasti akan memberi hormat padanya atau sekedar menyapa dengan sopan . hal itu wajar saja karena jubah yang ia pakai adalah jubah murid inti tanah suci api abadi.
dan hanya ada sekitar lima ratus murid inti yang kekuatannya tak bisa di anggap remeh bahkan oleh para penatua sendiri. mungkin hanya para penatua inti saja yang bisa menghadapi mereka. karena para penatua inti memiliki kekuatan yang besar yaitu ranah dewa kaisar suci menengah dan akhir.
__ADS_1
di alam ini ranah dewa kaisar suci sudah sangat langka dan hanya di miliki oleh tanah suci atau fraksi kuat lainnya. sedangkan untuk tingkat dewa leluhur suci keberadaan kultivator seperti itu bisa di hitung dengan jari.
buk...
" dasar murid rendahan ... beraninya kau mengabaikan ku... " terdengar teriakan seseorang tak jauh dari Feng Tian.
bukan hanya itu Feng Tian juga dapat mendengar suara rintihan kesakitan dan suara pukulan dari tempat itu. bahkan sudah banyak murid dalam yang mengerumuni tempat itu untuk menyaksikan apa yang terjadi.
karena dirinya penasaran Feng Tian juga menghampiri tempat itu. " permisi ada apa ini ... " ucapnya, semua orang yang mendengar perkataan Feng Tian mengalihkan pandangannya pada pemuda itu.
saat melihat seseorang dengan jubah bermotif corak emas mereka segera menyingkir dan membiarkan Feng Tian lewat.
" berhenti apa yang kalian lakukan... " teriak Feng Tian dengan lantang.
para pemuda yang memukuli pemuda kecil itu menghentikan aksinya dengan kesal. " siapa yang berani ikut campur urusan k....u.... " ucap pemuda yang terlihat menjadi pemimpin dua pemuda lainnya dengan terkejut saat melihat seorang murid inti yang menghentikannya.
__ADS_1
" se... senior.... " ucap pemuda itu, walaupun ia tak tau siapa Feng Tian tapi ia tak bisa begitu saja menyinggung seorang murid inti. karena setiap murid inti pastinya adalah murid langsung atau tak langsung dari para penatua inti tanah suci api abadi.
Feng Tian mengabaikan tiga pemuda itu dan menghampiri pemuda kecil itu, " apa kau tak apa .... " ucapnya sambil mengulurkan tangannya .
pemuda itu memandang Feng Tian dengan wajahnya yang sudah di penuhi lebam. secara perlahan pemuda itu menerima uluran tangan Feng Tian dan berdiri. " terima kasih senior ... " ucap pemuda itu dengan menahan sakit.
Feng Tian menatap pemuda itu , " dari penampilannya ia sepertinya bukan murid dalam ... tapi kenapa dia bisa berada di area murid dalam... " ucap Feng Tian. saat ia melihat jika corak di punggung pemuda itu berwarna coklat gelap, yang artinya pemuda itu adalah seorang murid luar.
pemuda itu yang mendengar perkataan Feng Tian hanya diam. sebelumnya dia ke sini karena peri Tah dari seorang tetua murid luar untuk mengambil sesuatu tapi siapa sangka jika ia akan bertemu dengan ketiga pemuda tadi dan di hajar habis habisan oleh mereka.
Feng Tian menghela napas lalu mengalihkan pandangannya pada ketiga pemuda yang memukuli pemuda di sebelahnya ini. " kenapa kalian memukuli sesama murid di sini.... " ucapnya dengan tatapan tajam.
ketiganya menggigil ketakutan saat merasakan aura membunuh dari Feng Tian. mereka hanya berada di ranah dewa giok tahap akhir jadi Feng Tian bisa menggunakan aura garis keturunan nya untuk menekan mereka.
walaupun tingkatan kultivasi nya lebih rendah dari mereka bukan berarti dia tak bisa mengalahkan mereka.
__ADS_1
" maaf senior... tapi murid luar ini tadi begitu berani mencuri sesuatu dari kami.... " ucap pemuda yang menjadi ketua dari ketiganya.
mendengar itu Feng Tian mengerutkan keningnya dan menatap ke arah pemuda di sebelahnya.