
" bibi benar.... apakah kita harus mendapatkan gulungan teknik itu...." tanya Feng Tian.
lu Jingyi menggeleng pelan " tidak usah.... lagian teknik itu tidak akan membahayakan bintang Sheng ini,..." ucapnya. Feng Tian mengangguk mengerti.
sedangkan Lian Ning dan Rong Zizi yang mendengar pembicaraan mereka hanya bisa diam karen mereka tak begitu mengerti yang mereka bicarakan.
lelang terus berlanjut bahkan orang orang di ruang khusus pun ikut menawar. dan pada akhirnya gulungan teknik tersebut di menangkan oleh orang di ruang khusus no 7.
lelang t tua berlangsung dan setiap barang yang di keluarkan adalah barang langka dan membuat orang-orang beradu harga demi mendapatkan benda tersebut. bahkan Lian Ning dan Rong Zizi juga ikut menawar barang, mereka mendapatkan barang yang mereka inginkan.
Lian Ning mendapatkan sebuah pedang tingkat surgawi menengah dan Rong Zizi mendapatkan sebuah pil tingkat langit kelas tinggi dengan masing masing harga Lebih dari 40 ribu koin emas. dan tiba pada 3 barang terakhir. selama penawaran barang sebelumnya Feng Tian maupun lu Jingyi tak ikut menawar karena bagi mereka itu semua bukanlah sesuatu yang berharga.
karena bagaimana pun mereka bukan berasal dari bintang Sheng ini dan organisasi pagoda bintang mereka memiliki barang yang jauh lebih berharga dari itu.
__ADS_1
" hadirin semua, akhirnya kita sampai pada 3 barang terakhir barang ke 3 adalah sebuah sebuah gulungan yang kami yakini adalah sebuah peta yang menunjukan reruntuhan kuno.... kami tak mengetahui letak pastinya tapi orang yang menjual ini pada kami mengatakan jika ia menemukan peta ini di suatu gua yang ada di lembah kabut...."
" kalian semua pasti tau lembah kabut adalah sala satu dari area terlarang yang ada di benua perak ini, bahkan bisa di bilang lembah kabut adalah tempat paling berbahaya dan misterius di antara area terlarang lainnya...."
" kami membuka harga awal untuk peta ini dengan harga 20 koin emas.... setiap kenaikan harga tidak boleh kurang dari seribu koin emas ..." ucap tuan Bing.
semua peserta lelang terdiam, walaupun mereka tertarik untuk mendapatkan peta reruntuhan kuno tersebut tapi mereka tau pasti lebah kabut adalah tempat terlarang paling berbahaya dan bagi mereka yang memiliki kekuatan tak seberapa ini mana mungkin mempertaruhkan nyawa demi harga yang belum pasti.
di saat semua orang terdiam tuan Bing mulai merasa cemas ia takut tak akan ada yang menawar untuk peta tersebut, jika hal itu benar terjadi ia akan mengalami kerugian besar. tapi saat ia akan mengganti barang sebuah suara terdengar dari kamar khusus no 3.
semua orang terdiam dan menatap ke arah kamar no 3, mereka penasaran wanita bodoh mana yang berani mempertaruhkan nyawa hanya untuk sebuah reruntuhan yang belum pasti.
bahkan Feng Tian yang ada di sebelahnya menatap lu Jingyi dengan bingung " bibi kenapa kau menawar peta itu.... bukankah tuan Bing juga tak yakin akan lokasi pasti reruntuhan kuno itu...." tanya Feng Tian.
__ADS_1
" dia memang tidak tau.... tapi beberapa bulan lalu sala satu eselon atas kita menemukan kejanggalan di lembah kabut, dia bilang ada aura misterius yang menghalangi pandangannya. bibi sudah mengirim anggota elit kita ke sana dan sampai sekarang mereka belum memberikan kabar apapun...." ucapnya lalu melihat ke arah Feng Tian.
" dan lagi apakah kau tak merasa penasaran dengan tempat itu.... bibi yakin kau akan menemukan sesuatu yang berharga di sana, siapa tau kau akan menemukan cara bagi kita untuk meninggalkan bintang Sheng ini...." ucap lu Jingyi lagi.
Feng Tian yang mendengar itu terdiam ia mulai tertarik ia mulai berpikir apa yang di katakan lu Jingyi ada benarnya. " baiklah setelah kembali dari benua timur ini aku akan pergi ke lembah kabut...." ucap nya.
" bagus.... tapi bibi tak akan tenang jika kau pergi sendirian ke sana, bibi akan membuat misi khusus untuk lu Jia dan Kong Lin untuk menemanimu memecahkan misteri di sana ...." ucap lu Jingyi.
Feng Tian yang mendengar itu tersenyum lembut. ia merasa beruntung walaupun ia jauh dari orang tuanya tapi masih ada yang menyayangi dan mengkhawatirkan dirinya. " terima kasih bibi...." ucap Feng Tian dengan tulus.
di podium tuan Bing masih terdiam ia masih tak percaya dengan apa yang ia dengar sampai suara lu Jingyi menyadarkannya.
" apakah kau bisa mengumumkan nya sekarang...." ucap lu Jingyi dengan suara lembutnya. walaupun terdengar lembut tapi suaranya mengandung kekuatan misterius yang membuat semua orang yang mendengar nya yang bergetar.
__ADS_1
" ah maafkan saya nona.... baiklah jika tak ada yang menawar lagi peta ini menjadi milik nona di ruang no 3.... " ucap tuan Bing. melihat tak ada yang menawar lagi tuan Bing berkata lagi. " baiklah barang ini menjadi milik nona di ruang no 3..... " kalau tuan bing meminta seorang pelayan untuk mengantarkan nya ke ruangan no 3.
" tidak perlu aku akan mengambilnya sendiri...." perkataan lu Jingyi menghentikan tindakan tuan Bing