Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 152 ]


__ADS_3

Sedangkan tak jauh dari sana seorang wanita yang cantik memakai gaun putih dengan pedang di di pinggangnya melihat ayah dan anak itu sambil menghela napas pelan.


" hah aku sebenarnya tak tega melihatmu seperti ini shui Ling... tapi mau bagaimana lagi ini adalah perintah pemimpin sekte sekaligus perintah nenek mu untuk membawa mu kembali ke alam Tiantang ...." ucap wanita cantik itu.


alam Tiantang adalah sala satu dari 12 alam tingkat tertinggi yang hanya satu tingkat di bawah 6 alam utama. dan sebuah berita besar jika Feng Tian mengetahui jika kekasihnya adalah cucu dari pemimpin sekte yang ada di alam Tiantang. harus di ketahui jika orang-orang yang berasal dari 12 alam tertinggi memiliki kekuatan yang sangat besar dan sudah pasti jika mereka memiliki orang orang kuat yang memiliki gelar dewa raja suci atau bahkan dewa kaisar suci di tempat mereka.


wanita cantik itu melangkah menghampiri Shui Ling dan ayahnya. " shui Ling kita sudah tak bisa menunggu lagi..... kita sudah harus pergi kita sudah menunggu lama di sini tapi pemuda yang kamu bicarakan itu tak juga muncul. nenek mu sudah menunggu di sana tak baik jika kita membuatnya menunggu lebih lama...." ucap wanita itu.


Shui Ling menatap wanita cantik itu lalu mengusap air matanya. " baiklah Elder Fei.... kita berangkat sekarang ...." ucapnya dengan mengeratkan genggaman tangan nya.


wanita itu tersenyum dan memegang tangan shui Ling dan melayang ke atas. ia menatap ke bawah dan tersenyum ke arah patriak shui Ceng. " patriak Ceng terima kasih karena telah merawan nona muda.... aku akan bicara dengan pemimpin sekte supaya ia mau membantumu naik ke alam Tiantang...." ucap wanita itu.


" terima kasih atas niat mu... tilang jaga shui Ling dengan baik... ling'er ayah harap kamu baik baik di sana dan berlatihlah dengan rajin...." ucap patriak shui Ceng.


" ayah jaga dirimu aku pergi dulu.... tolong katakan pada Kaka Tian aku menunggunya dan akan selalu menunggunya ....." ucap Shui Ling sebelum tubuhnya di selimuti cahaya dan menghilang dari sana.

__ADS_1


patriak Ceng melihat ke arah shui Ling berada tadi dengan tatapan sendu, ia menghela napas panjang dan pergi memasuki kediaman nya.


sedangkan di markas organisasi pagoda bintang pusat Cu Lian dan Elder inti lainnya menghela napas pelan saat merasakan jika kehadiran kuat yang tak lain wanita cantik yang membawa shui Ling itu sudah pergi.


" aku tak menyangka jika gadis itu keturunan dari wanita tuan galak itu ...." ucap Bing Hua.


" ya aku pun tak pernah menyangka itu.... sepertinya tuan muda akan mengalami masalah besar jika berurusan dengan wanita tua itu...." balas lu Jingyi.


Cu Lian hanya diam dan menghela napas lagi, ia tak menyangka jika akan ada keturunan dari wanita itu di bintang Sheng ini pantas sebelumnya saat bertemu shui Ling ia merasa aura yang familiar dari nya.


" bagaimana aku bisa melupakannya... dia adalah ibu dari Jang'er, tapi dia sangat keras kepala dan tak mau ikut denganku untuk bergabung dengan istana giok. dia malah dengan tega menitipkan jang'er padaku saat ia masih bayi.... sampai saat dimana peperangan berlangsung dia tak pernah sedikitpun menanyakan kondisi anaknya itu...." ucap Cu Lian dengan sedih.


" hah mau bagaimana lagi.... dia memang seperti itu, dia lebih peduli pada reputasinya daripada kelurganya bahkan aku pun sebagai adiknya tak pernah ia anggap saat aku memutuskan bergabung dengan istana giok...." ucap Bing Hua.


" ya dia memang wanita yang keras kepala ... " tambah lu Jingyi.

__ADS_1


mereka terdiam memikirkan masa lalu mereka.


* * * * * * * * * *


sedangkan di benua giok Feng Tian yang sedang berbaring entah kenapa hatinya menjadi gusar dan ia susah tidur. bahkan ia merasakan sakit di dadanya yang membuatnya bingung. ia sudah memeriksa tubuhnya beberapa kali tapi ia tak menemukan masalah apapun.


" ada apa ini..... shui Ling aku harap kau baik-baik saja, tunggu aku setelah dari benua giok ini aku akan pulang dan kita akan menikah...." ucapnya. entah kenapa senyuman manis yang selalu di perlihatkan shui Ling padanya sekali terbersit di benaknya.


hal itu membuatnya semakin risau, karena ia tak bisa tidur dan tak bisa ber kultivasi karena pikirannya yang sedang kacau ia memutuskan untuk berkeliling organisasi pagoda bintang cabang saja.


saat ia sedang berkeliling ia tak sengaja melihat Cu Jang yang pergi keluar secara diam diam. " Kaka Jang. mau kemana dia, kenapa dia pergi secara diam diam...." gumamnya lalu tak lama ia melihat She Yue yang mengikuti Cu Jang.


" ada apa dengan mereka...." ucapnya. lalu memutuskan mengikuti mereka dari belakang.


cukup lama ia mengikuti mereka sampai ia melihat Cu Jang yang berhenti di tepi sebuah danau She Yue dan Feng Tian bersembunyi di atas pohon. tentu saja di pohon yang berbeda ya.

__ADS_1


mereka melihat jika Cu Jang menghampiri seseorang di sana.


__ADS_2