Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
babak semi final (2)


__ADS_3

Feng Tian berdiri di satu sisi arena dan di sebrang sudah ada seorang pemuda tampan sekitar 23 tahunan, pemuda itu menatap Feng Tian dengan senyum yang sulit di artikan.


pertandingan sudah dari tadi di mulai dan peserta lain juga sudah bertarung dengan sengit hanya saja entah apa yang terjadi dengan Feng Tian dan lawannya. mereka belum melakukan pergerakan sedikitpun bahan mereka sekarang hanya saling memberi tatapan tajam.


" hei kau.... kenapa kau tak menyerang, apa kau takut hah...." ucap pangeran ke 4 dengan nada sombongnya.


" bukankah seharusnya aku yang bilang seperti itu padamu.... kenapa kau tak menyerang apa kau ingin menyerah jika iya cepatlah aku bosan menunggu ...." balas Feng Tian dengan tak kalah sombong.


bukannya marah pangeran ke 4 malah tersenyum anah menanggapi perkataan Feng Tian dan hal itu tentu saja membuat Feng Tian mengerutkan kening dengan tingkah nya. ' apa yang di pikirkan orang aneh ini....' pikir Feng Tian.


setelah cukup lama saling memberikan tatapan tajam. para penonton sudah bosan menunggu mereka bertarung tapi sudah hampir 20 menit mereka belum juga bertarung. saat para penonton akan mengalihkan tatapannya. tiba-tiba Feng Tian dan pangeran ke 4 menghilang dari pandangan semua orang.


BOOMM


detik berikutnya terdengar suara ledakan yang cukup besar. saat para penonton melihat asal suara mereka tak bisa melihat apapun selain dua lesatan berbeda warna yang saling bertabrakan dan mengejar. dan setiap kali dua cahaya itu bertabrakan akan ada ledakan yang sangat besar bahkan formasi pelindung pun sampai bergetar sedikit.


para penonton membelalakkan mata mereka tak percaya melihat kekutan ke dua orang ini. walaupun kekutan asli mereka belum di ketahui tapi bisa di lihat jika kekutan ke dua orang ini jauh lebih kuat dari 8 orang lainnya. karena dari pertarungannya saja sampai membuat formasi yang di ciptakan sala satu orang terkuat di lima benua sampai bergetar.

__ADS_1


" ini.... bukankah kekutan mereka terlalu besar....."


" kau benar.... aku yakin jika saja tak ada formasi pelindung mungkin serangan mereka sudah membuat kacau podium ....."


ucap para penonton. sedangkan yang lainnya mengangguk setuju.


" Feng Tian......"


" Feng Tian..."


" ayo pangeran ke 4.... kalahkan dia...."


" jangan biarkan dia lolos pangeran ke 4...."


banyak para penonton yang berteriak menyemangati Feng Tian maupun pangeran ke 4. dan teriakan itu di dominasi oleh para wanita dan gadis muda yang mengidolakan mereka berdua. bahkan sampai ada yang membawa poster mereka yang sangat besar dan berteriak sekencang kencangnya memberikan semangat.


" aku tak menyangka bahwa aku akan menemukan lawan yang kuat ....." ucap pangeran ke 4 di sela pertarungan .

__ADS_1


" begitupun dengan ku.... aku tak menyangka bahwa akan ada peserta di alam roh surgawi menengah yang mengikuti kompetisi....." ucap Feng Tian.


pangeran ke 4 yang mendengar itu sedikit terkejut tapi kemudian ia tersenyum ke arah Feng Tian. walaupun mereka bergerak dengan kecepatan yang sangat cepat tapi mereka masih bisa berkomunikasi dengan sangat mudah karena mereka berbicara melalui transmisi suara jadi mereka bisa mengobrol dengan bebas dan tak akan ada yang mendengarnya.


" hahahaha aku tak tau bagai mana caranya kau bisa mengetahui kekutan asliku.... tapi harus ku akui kau adalah pemuda yang paling genius yang pernah ku temui...." ucap pangeran ke 4 tertawa lepas. bahkan nada bicaranya juga tak ada aura permusuhan sedikitpun bahkan bisa di bilang ramah dan bersahabat.


" ya. aku memiliki kemampuan khusus untuk melihat tingkat kultivasi orang lain.... dan aku tak menyangka ternyata akan ada orang yang begitu ramah di istana kekaisaran....." balas Feng Tian.


" hahahaha tentu saja, aku berbeda dengan para bajingan itu...." balas pangeran ke 4. Feng Tian yang mendengar itu sedikit terkejut ia tak membalas perkataan pangeran ke 4 dan meningkatkan kecepatannya.


pangeran ke 4 yang melihat itu hanya tersenyum dan mengikuti meningkatkan kecepatannya. sekarang kecepatan mereka sudah sangat cepat bahkan untuk kultivator di alam roh ilahi puncak saja kesulitan melihat pergerakan mereka.


yang orang orang bisa lihat hanyalah arena yang kosong dengan sesekali akan terlihat dua cahaya yang bertabrakan dan dentuman keras setelahnya menghilang lagi. di tempat tiga tokoh terkuat merek menyaksikan pertarungan antara Feng Tian dan pangeran ke 4 dengan serius .


terutama bagi kaisar Zhao ia awalnya terkejut saat melihat ada orang yang menyamai kekutan anaknya tapi saat ia mengingat pemuda itu dari mana ia hanya bisa mendengus dingin dan menatap ke arena pertarungan dengan tajam .


sedangkan Cu Lian ia menonton pertandingan dengan santai dan tak ada kekhawatiran di wajahnya begitupun dengan ketua rumah lelang merak emas ia menyaksikan pertarungan dengan santai tapi sesekali akan ada helaan napas pelan saat ia melihat kekutan Feng Tian dan pangeran ke 4.

__ADS_1


__ADS_2