Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 213 ]


__ADS_3

Feng Tian mengangguk kan kepalanya . " seperti itu baiklah kalau begitu aku.... " sebelum ia menyelesaikan perkataannya Guan Xing segera membungkam mulutnya dan menatapnya tajam.


Feng Tian terdiam ketika melihat tatapan tajam dari Guan Xing. pelayan wanita itu hanya menghela napas ' sayang sekali pria setampan ini jika tak di cicipi ... ' pikirnya sambil menjilati bibirnya.


Guan Xing menatap tajam wanita itu dan sedikit membocorkan auranya . " maaf kami hanya memesan satu kamar biasa saja ... " ucapnya dingin.


saat merasakan aura mengerikan Guan Xing wanita itu menelan ludahnya kasar . " ba baiklah nona silahkan ikuti saya ... " ucap wanita itu Lalu menuntun Guan Xing dan Feng Tian ke sala satu kamar dai lantai dua.


" ini dia nona kamarnya. tapi hanya ada satu tempat tidur apakan tak apa nona... " tanya wanita itu.


" tak masalah ... " ucap Guan Xing Lalau segera membuka pintu kamar dan menyeret Feng Tian masuk.


blamm


pintu di tutup dengan kasar oleh Guan Xing. wanita itu terkejut dan mendesah pelan. " cantik sih tapi sangat kasar dan menakutkan ... sayang sekali pelanggan langka itu tak ada yang mencicipi..." ucap wanita itu lalu pergi dari sana.


di dalam kamar Guan Xing segera melepaskan lengan Feng Tian dan berjalan ke arah kasur. " huh dasar wanita genit ..." ucapnya dengan kesal.


Feng Tian yang mendengar itu tersenyum Lalau menghampiri Guan Xing. " oho sepertinya kekasihku ini cemburu...." ucap Feng Tian menggoda Guan Xing.

__ADS_1


" cih siapa yang cemburu.... " sangkal Guan Xing dengan memalingkan wajahnya.


" oh baiklah kalau seperti itu aku akan menerima pelayanan wanita tadi, dia cukup cantik juga ..." ucap Feng Tian.


" kau ... " Guan Xing mengangkat tangannya tapi tak lama ia menurunkannya lagi dan beranjak pergi ke dekat jendela. Feng Tian terkekeh kecil melihat itu. entah kenapa ia begitu senang menggoda gadisnya ini.


Feng Tian menghampiri Guan Xing dan memeluknya dari belakang. " tenang saja di hatiku hanya ada kalian berdua dan tak akan ada yang bisa menggantikannya .... " ucap nya sembari mencium leher Guan Xing pelan.


" emmm...." hanya itu yang bisa keluar dari mulut Guan Xing entah kenapa ia begitu sensitif saat Feng Tian menyentuhnya .


ya Guan Xing sudah tau semuanya jika bukan hanya ia yang akan menjadi istri Feng Tian. tapi masih ada wanita lain yang lebih dulu menjadi kekasih Feng Tian. walaupun ia menjadi yang kedua tapi ia merasa ia adalah yang paling beruntung karena ia yang pertama menjadi wanita yang pernah tidur dengan Feng Tian.


lama kelamaan Feng Tian menjadi semakin berulah dengan tangannya yang mulai meraba ke sana kemari. suara erangan Guan Xing semakin terdengar di dalam kamar dan hal itu membuat Feng Tian semakin menjadi.


Guan Xing tak menjawab dan hanya menganggukkan kepalanya. bohong jika ia bilang tidak karena akibat sentuhan Feng Tian ia tubuhnya menjadi sensitif dan ia juga menginginkannya.


melihat persetujuan Guan Xing. Feng Tian tersenyum dan menggendong Guan Xing ke kasur. ia menidurkannya dan menatap mata indah Guan Xing dalam. ia memajukan kepalanya dan segera menyambar bibir mungil Guan Xing.


* * * * * * * * *

__ADS_1


malam harinya Feng Tian duduk di kursi dekat jendela dan melihat pemandangan malam kota batu hitam dari sana. ia mengalihkan tatapannya dan melihat ke kasur di sana seorang wanita cantik terlelap tidur dengan tubuh tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya dan hanya di selimuti selimut saja.


terlihat raut bahagia di wajah gadis cantik itu. Feng Tian tersenyum melihat wajah cantik itu " aku beruntung memiliki mu di sampingku xing'er.... " ucapnya.


" Tian Gege.... " suara merdu Guan Xing terdengar di telinganya dan bisa ia lihat jika Guan Xing sudah bangun dari tidurnya. Feng Tian menghampirinya dan mengelus lembut pipinya.


" kenapa kau bangun .... istirahatlah .... " ucap Feng Tian dengan lembut . Guan Xing menggelengkan kepalanya pelan.


" hemmm aku akan berkeliling kota apa xing'er mau ikut ..." ucap Feng Tian.


" emmm xing'er ikut ... " ucap Guan Xing. Feng Tian tersenyum.


" baiklah kalau begitu. pakailah pakaianmu apa kau ingin kita bermain lagi...." ucap Feng Tian menggoda Guan Xing.


" ahhh ... " Guan Xing berteriak dan segera menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. " dasar cabul. cepat balik badan .... " ucapnya .


Feng Tian hanya menggeleng dan membalikan badannya. " kenapa dia mengatai ku cabul.... padahal aku sudah melihat semuanya ..." gumamnya pelan.


beberapa saat kemudian Guan Xing sudah Menganti pakaiannya, ia memakai gaun berwana biru yang membuatnya tampil semakin cantik apalagi itu terlihat cocok dengan rambut putih keperakan ya.

__ADS_1


" baiklah ayo kita jalan jalan... " ucap Guan Xing lalu berjalan lebih dulu meninggalkan Feng Tian.


" kenapa wanita begitu bersemangat saat di ajak jalan jalan...." ucap Feng Tian heran.


__ADS_2