
Jika wanita di depan mereka saja bukan lawan nya lalu bagaimana dengan mereka. pikir ke 10 orang itu. memikirkan nya saja membuat tubuh mereka bergetar hebat.
" sudahlah ... kalian kembalikan, bilang pada bawahan kalian untuk lebih hati hati, aku menemukan jika dewa 7 pilar kematian memulai pergerakan mereka.... mungkin mudah bagiku untuk menghadapi mereka karena kekuatan mereka belum pulih total tapi berbeda jika mereka sudah bertemu dengan orang gila itu..." ucap wanita itu dan membalikan badannya menghilang di kegelapan.
ke 10 orang itu menangkupkan tangannya dengan penuh hormat pada arah wanita itu menghilang dan keluar dari sana untuk menjalan perintah dari wanita itu.
sedangkan di sebuah ruangan yang yang sangat luas dengan ranjang berwarna merah darah yang terlihat sangat mewah. di sana terdapat seorang pria muda yang sangat tampan dengan tubuh yang atletis. pria muda itu hanya mengenakan celana tanpa pakaian atasan.
tak lama muncul seorang wanita cantik tak jauh darinya. pria tampan itu mengalihkan pandangan nya pada wanita cantik itu dan tersenyum . wanita cantik itu berjalan menghampiri pria itu dan duduk di pangkuan pria itu.
" apa kau sudah menyelesaikan tugas mu shi lu ...." ucap pria itu dengan membeli paha mulus gadis itu yang tak lain adalah Dewi yang tadi bertemu dengan 10 orang itu.
"emh~. kai begitu bersemangat senior...." ucap shi lu dengan ******* kecil yang membuat pria itu semakin menyeringai lebar.
" tentu saja.... aku tak bisa menahan diri jika dengan mu sayang..." ucap pria itu dengan mendusel di leher shi lu yang membuat shi lu bergerak seperti cacing kepanasan.
__ADS_1
" ah~... senior aku punya kabar buruk untuk mu .." ucap shi lu sembari mendesah menikmati perlakuan pria yang di panggil senior ini .
" kabar apa...." ucap senior itu tanpa menghentikan aksinya bahkan ia sudah meraup kedua gunung kembar shi lu.
" Dewi bencana.... dia datang ke alam rendah ini..." ucapnya sembari menikmati permainan senior itu. senior itu menghentikan aksinya sebentar sebelum melanjutkan nya kembali.
" orang gila itu bukanlah lawan sepadan bagiku ... apa kau lupa aku adalah dewa nafsu sala satu dari 10 kaisar dewa yang berada di bawah komando yang mulia langsung...." ucapnya, dan tindakannya semakin menjadi.
ia mengangkat tubuh shi lu dan membaringkannya di kasur dan mengungkungnya " dan kau Tek perlu khawatir tunggu satu bulan lagi aku akan mengembalikan kekutan mu pada puncak mu dulu dan semua orang akan mengenal lagi Dewi pesona kekasih dari kaisar dewa nafsu... " ucapnya dan merobek pakaian shi lu.
"ahhh~"
* * * * * * * *
di organisasi pagoda bintang. semua kandidat yang akan mengikuti kompetisi sedang berkumpul di halaman istana. selain mereka ada juga 7 Elder inti dan Xin nian ada juga beberapa eselon atas yang ikut berkumpul di sana .
__ADS_1
" apa ini generasi muda yang akan mewakili organisasi pagoda bintang...." tanya Xin nian.
Elder agung menganggukkan kepalanya membenarkan. " hah... bocah kenapa kau selalu memilih orang lemah untuk jadi perwakilan hah..." ucap lagi Xin nian dengan sedikit penekanan.
" senior apa anda lupa... ini adalah lam rendah jadi wajar jika hanya ini yang kami temui, dan juga mereka jika berasal dari alam yang lebih tinggi kami yakin mereka tak kalah dari genius di alam dewa. ..." ucap Bing Hua.
ke 7 pemuda yang menjadi perwakilan organisasi hanya mendengarkan percakapan mereka dengan wajah bingung. apalagi saat mendengar jika Elder inti memanggil pemuda tampan di hadapan mereka dengan sebutan senior.
" CK Baiklah.... sekarang aku yang akan melatih kalian selama 4 hari ini, pertama perkenalkan aku Xin nian untuk lebih jelasnya kalian bisa tanyakan pada gadis kecil itu...." ucapnya sambil menunjuk lu mingyi.
semua orang mengalihkan pandangan nya mengikuti arah yang di tunjuk Xin nian. saat mereka melihat gadis kecil yang di sebut Xin nian mereka membelalakkan matanya tak percaya. lu mingyi sala satu Elder inti yang sudah berusia lebih dari 300 tahun di bilang gadis kecil.
sedang kan untuk lu mingyi sendiri ia mendengus dingin saat di sebut gadis kecil. " senior.... aku bukan gadis kecil aku sudah dewasa usiaku sudah 340 tahun . kenapa kau selalu memanggil ku gadis kecil...." ucapnya protes.
" cih dewasa apanya... bahkan usiamu tak ada sepe tiga dari usiaku... apa kau lupa dulu kau selalu mengikuti ku bahkan kau merengek ingin tidur dengan ku...." ucap Xin nian dengan wajah tersenyum menggoda.
__ADS_1
wajah lu mingyi seketika memerah ia menundukkan wajahnya dan bersembunyi di belakang Elder agung . " Kaka cu lihatlah senior selalu menggangguku...." ucapnya pelan dengan suara manja.
mendengar suara manja lu mingyi semua orang membelalakkan mata tak percaya .