Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
babak semi final (3) dan kerja sama


__ADS_3

Bukan tanpa alasan ia seperti itu. tapi karena kekutan mereka yang sangat besar di usia yang masih sangat muda bahkan cucunya saja yang di katakan genius yang terlahir setiap seribu tahun sekali hanya berada di alam roh langit puncak.


dan sekarang cucunya menemukan lawan yang setara dengannya. yaitu Cu Jang, ia bisa melihat jika cucunya sedikit kesulitan saat melawan Cu Jang dan itu membuatnya menghela napas lagi.


" memang orang orang dari alam atas sangat mengerikan.... walaupun kami juga memiliki pendukung dari alam atas tapi kami masih tak bisa di sandingkan dengan kekutan mereka. ..." ucapnya pelan.


tapi Cu Lian masih bisa mendengar ucapan pria sepuh itu. ia hanya tersenyum sedikit dan terus memperhatikan pertandingan.


di sisi Feng Tian ia masih bertarung dengan sengit dengan pangeran ke 4 tapi walaupun begitu mereka tak mengeluarkan aura membunuh mereka dan jika saja ada orang yang melihat pergerakan mereka mereka akan melihat kalau ada senyum yang mengembang di wajah tampan keduanya.


" hahahaha aku sangat puas dengan pertarungan ini.... siapa nama mu saudara , aku Zhao Feng....." ucap pangeran ke 4 sembari tertawa senang tapi ia tak menghentikan serangannya.


" hahahaha kau benar ini pertarungan yang menyenangkan.... namaku Feng Tian...." balas Feng Tian dengan tertawa juga.

__ADS_1


pangeran ke 4 tersenyum " Feng Tian dan aku Zhao Feng... bukankah ini suatu kebetulan terdapat nama Feng di nama kita....." ucap nya .


" ya ini memang suatu kebetulan yang tak terduga....." balas Feng Tian.


mereka terus bertarung dan setelah satu jam tak ada yang terlihat akan kalah dari mereka berdua Feng Tian dan pangeran ke 4 berhenti bertarung dan saling berhadapan dengan jarak 2 meter . bisa terlihat arena pertandingan sudah sangat kacau dengan lantai arena yang telah hancur dan terdapat api biru dan hitam yang membumbung tinggi di belakang ke duanya.


" saudaraku aku memiliki sebuah permintaan padamu...." ucap pangeran ke 4 dengan masih berbicara melalui transmisi suara.


Feng Tian mengerutkan keningnya heran saat mendengar itu tapi ia tak ambil pusing karena dapat ia lihat tak ada aura permusuhan dari pangeran ke 4. " apa itu...."


Feng Tian terkejut mendengar itu apalagi saat merasakan aura membunuh saat pangeran ke 4 menyebut kan kaisar Zhao.


" kenapa bukankah ia ayahmu....." tanya Feng Tian dengan heran. pangeran ke 4 menghela napas pelan dan mengontrol dirinya supaya tenang kembali. ia menatap Feng Tian.

__ADS_1


" dia bukanlah ayahku.... ayahku sudah mati saat aku masih dalam kandungan ibuku dan orang yang membunuh ayahku adalah kaisar Zhao sialan itu.... bahkan sekarang ibuku di tahan di penjara bawah tanah olehnya karena ketahuan saat ibuku mempersiapkan pasukan untuk memberontak......


dulu ayahku adalah seorang panglima tertinggi di kekaisaran dan ibuku hanyalah seorang gadis yang di selamatkan ayahku dari hutan. dan dari situlah mereka menjalin hubungan sampai pada jenjang pernikahan... kaisar Zhao sialan itu membunuh ayahku saat ibu sedang hamil satu bulan. pria brengsek itu membunuh ayahku karena ia menginginkan ibuku untuk jadi permaisurinya, karena ibuku seorang wanita yang cantik dan juga berbakat jadi kaisar Zhao menginginkannya....


awalnya ibuku menolak tapi karena kaisar sialan itu mengancam ibuku jadi ibu menyetujuinya.... setelah ibu menikah dengan kaisar ia langsung di angkat menjadi permaisuri dan setelah aku lahir kaisar sialan itu menyayangiku seperti anaknya sendiri. dan aku juga menyayanginya tapi setelah aku tumbuh dewasa ibu mulai menceritakan semuanya padaku dan disaat itulah aku mulai membenci pria brengsek itu... apalagi saat dia hari lalu ia memenjarakan ibuku ...." jelas pangeran ke 4 dengan penuh amarah.


Feng Tian terdiam saat mendengar cerita pangeran ke 4, ia tak menyangka ternyata di balik istana kekaisaran yang terkenal dengan keluarga yang sejahtera ternyata ada kisah yang begitu memilukan di dalam nya.


" hah baiklah aku akan membantumu kebetulan aku juga membutuhkan bantuan seseorang untuk menjadi mata mata di istana kekaisaran.... " ucap Feng Tian.


pangeran ke 4 yang mendengar itu hanya mengangguk mengerti mereka terus berbicara melalui transmisi suara Samapi beberapa menit kemudian mereka sampai pada kesepakatan . pangeran ke 4 membuang senjatanya dan mengangkat ke dua. tangannya .


" aku mengaku kalah....." ucapnya. dan sontak pernyataan nya itu membuat para penonton terkejut, mereka tak percaya kalau pangeran ke 4 akan mengalah begitu saja.

__ADS_1


tapi detik setelah pangeran ke 4 mengatakan menyerah ia terduduk di lantai dengan memuntahkan darah segar dari mulutnya. para penonton yang melihat itu membelalakkan mata mereka tak percaya. dan mereka sekarang mengerti kenapa pangeran ke 4 mengatakan menyerah.


kaisar Zhao sendiri yang tadinya marah dengan perkataan pangeran ke 4 sedikit menghilangkan amarahnya.


__ADS_2