
Pelayan itu hanya diam ia tak tau apa yang harus ia lakukan . sedangkan pemuda kaya itu wajahnya menggelap dan ia menatap Feng Tian dengan tajam.
" hei.. kau berani melawan Ku hah...." teriak pemuda kaya itu dengan keras dan hal itu membuat orang-orang di sekitar melihat ke arah mereka.
" itu. bukannya itu pangeran Hao.....," ucap sala satu pengunjung.
" itu benar. siapa yang membuatnya marah.... " jawab yang lainnya.
" kasian sekali pemuda itu... pasti wanita ****** itu membuat ulah lagi dan menggunakan pangeran Hao untuk menindas orang...." ucap pengunjung lainnya.
para pengunjung terus berbisik-bisik akan kemalangan Feng Tian. tapi di antara mereka ada satu orang yang terus melihat ke arah Feng Tian dengan menautkan alisnya. ia merasa mengenal pemuda ini.
" itu.... eh, bukannya itu tuan muda Feng Tian dari organisasi pagoda bintang....." ucap pengunjung lainnya yang baru memasuki lantai dua itu.
mendengar itu semua orang segera mengalihkan pandangannya pada pendatang baru itu, dan seketika mereka langsung bersikap hormat " salam putra mahkota ...." ucap mereka semua bahkan pangeran Hao dan gadis di sebelahnya menunduk dengan hormat.
__ADS_1
pangeran mahkota mengabaikan mereka dan dengan bergegas melangkah ke arah Feng Tian. saat dia sudah berada di hadapan Feng Tian ia segera menangkupkan tangannya dengan hormat. " Lian Bei menyapa tuan muda Feng Tian....." ucap nya.
melihat pangeran mahkota yang memberi hormat pada pemuda yang berdebar dengannya pangeran Hao dan gadis di sebelahnya membeku. mereka tak tau apa yang terjadi.
" apa kau mengenal ku...." ucap Feng Tian menatap pemuda di hadapannya dengan heran.
" tentu saya sangat mengenal betul siapa anda.... dulu di kompetisi lima benua saya juga ikut berpartisipasi dalam acara itu dan saya beberapa kali bertemu dengan tuan muda... hanya saja mungkin tuan muda tak mengenali saya, maklum lah saya hanya orang biasa jika di bandingkan dengan tuan muda.... bahkan orang-orang yang berada di sisi tuan muda saja adalah genius terbaik...." ucap pangeran mahkota dengan bersemangat.
Feng Tian mengangguk mengerti. memang selama kompetisi itu dulu banyak orang yang berebut ingin bertemu dengannya tapi ia tak memedulikan mereka dan selalu melewatinya begitu saja. " maaf kalau aku bersikap demikian sampai tak mengenali anda...." ucap Feng Tian dengan menangkupkan tangannya.
sebuah berkah bagi saya bisa bertemu dengan anda di kota ini...." balas Lian Bei dengan tak enak.
" oh ia tuan muda..... Jika anda bersedia saya mengundang anda ke istana kekaisaran di benua timur ini...." ucap Lian Bei, Jika Feng Tian bersedia hadir ayahnya kaisar Lian akan memberikannya harian besar.
" Hem.... aku akan ke sana jika urusanku selesai di kota ini...." ucap Feng Tian lagian ia juga belum pernah pergi ke sana jadi sekalian saja dia mengajak shui Ling untuk jalan jalan ke sana pikirnya.
__ADS_1
disaat keduanya asik mengobrol pangeran Hao dan gadis di sebelahnya menatap pada pangeran mahkota dengan pandangan bingung. karena rasa penasarannya pangeran Hao menghampiri mereka.
" Kaka siapa sebenarnya pemuda ini, kau kelihatan sangat menghormatinya...." ucap pangeran Hao.
pangeran mahkota yang melihat adiknya tak memberikan hormat pada Feng Tian menjadi marah ia langsung memukul kepala pangeran Hao. " dasar bodoh.... beri salam pad tuan muda. dia adalah tuan muda Feng Tian pemimpin organisasi pagoda bintang sekaligus genius no 1 di benua perak ini....." ucap pangeran mahkota dengan marah.
mendengar itu pangeran Hao terkejut ia tak menyangka jika orang yang berdebar dengannya adalah orang yang selalu ia idolakan. sedangkan gadis yang tadi meledek Feng Tian ia membeku tubuhnya sudah bergetar, ia takut jika ia akan mendapatkan masalah karena berani menyinggung Feng Tian.
" oh .. apa ini adik mu...." ucap Feng Tian. pangeran mahkota segera melihat ke arahnya dan mengangguk cepat. "jadi begitu kebetulan aku memiliki beberapa masalah dengan adik mu... " ucap Feng Tian.
pangeran mahkota yang mendengar itu membeku ia menatap pangeran Hao dengan tajam. " ma maksud tuan muda masalah seperti apa...." jawab pangeran mahkota dengan gugup. ia bersumpah dalam hatinya jika adiknya yang bodoh ini berani menyinggung Feng Tian ia yang akan memberikan hukumannya secara langsung.
" bukan Maslah besar..... tadi aku akan membeli sebuah kalung untuk kekasih ku, tapi nona itu merebutnya dari tangan ku dan kebetulan jika adik mu membantu nona itu....." jawab Feng Tian.
mendengar itu Lian Bei segera melototi adiknya dan mendekat ke gadis di belakang pangeran Hao yang sekarang wajahnya pucat dan tubuh yang bergetar. " dasar wanita ****** .... kembalikan kalung itu ..." ucap Lian Bei dan merebut paksa kalung di tangan gadis itu.
__ADS_1
" tuan muda silahkan kalung ini miliki anda....dan anda tak perlu membelinya saya akan membayarkannya untuk anda...." ucap Lian Bei dengan hormat.