Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ kaisar tertinggi chap : 226 ]


__ADS_3

" ini sudah dua hari mereka melakukan pengamatan tapi kenapa masih belum ada kabar ..." ucap lu Jingyi dengan heran.


Cu san yang semula santai mengerutkan keningnya, beberapa saat kemudian ia berdiri dan menggebrak meja dengan keras " brengsek.... " ucapnya dengan marah.


" ada apa paman Cu ...." tanya Feng Tian.


" tuan muda dua dari tiga token jiwa penatua yang kita kirim hancur itu berarti menandakan mereka sudah mati...." ucap Cu san.


semua orang yang mendengar itu terkejut, ke tiga orang yang di kirim adalah seorang kultivator tingkat dewa tapi mereka mati kekuatan macam aoa yang ada di istana kekaisaran sampai membuat dua kultivator tingkat dewa terbunuh.


" sepertinya kita salah perhitungan .... aku akan melaporkan hal ini pada paman Xin nian dan paman Feng....." ucap Feng Tian.


" baik tuan muda...." ucap Cu san.


" kalian lanjutkan pertemuan ini paman Cu kau pimpin pertemuan ini ..... xing'er aku pergi dulu kau jangan tinggalkan area organisasi selagi aku pergi ...." ucap Feng Tian lalu mengecup kening Guan Xing.


" emm Gege hati hati .... " ucap Guan Xing. Feng Tian mengangguk mengerti lalu pergi dari sana .


* * * * * * * * *


sedangkan di tempat lain lebih tepatnya di hutan sebelah timur kota kekaisaran. terlihat sesosok bayangan hitam yang melesat dengan cepat dan terlihat jika bayangan hitam itu di kejar dua sosok hitam lainnnya .

__ADS_1


" sial aku tak menyangka jika istana kekaisaran menyembunyikan mereka di tempatnya...." ucap sosok hitam itu.


sosok hitam itu adalah seorang wanita dewasa yang bisa di bilang cantik dengan darah yang mengalir dari perutnya dan sudut bibirnya. selain itu jubah hitam yang ia kenakan juga terkoyak di beberapa bagian.


WUSSS


sebuah serangan mengarah padanya dengan kecepatan tinggi . " sial, aku tak memiliki tenaga lagi untuk melawan mereka...." ucap wanita itu ia berusaha menghindari setiap serangan yang di lancarkan oleh dua sosok hitam di belakangnya.


bomm


sala satu serangan mengenai tubuhnya dan membuatnya terpental jauh dan menabrak sebuah tebing di sana .


WUSSS


tap tap


" kekeke.... mau lari ke mana lagi kau ....." ucap sala satu sosok hitam itu. terlihat jika ke dua sosok itu adalah dua orang pria bertubuh besar dengan kulit hitam yang bersisik dan dua pasang tanduk di kepal mereka selain itu mereka juga memiliki seorang taring di mulut mereka.


" dasar iblis sialan kalian hanya bisa menggunakan cara licik ....." ucap wanita itu karena sebelumnya ia dan rekan-rekannya di jebak oleh dua sosok atau iblis itu.


" Kekeke kalian saja yang terlalu bodoh.... kau cukup cantik juga wanita temani lah kami malam ini dan kami akan membiarkanmu hidup...." ucap sala satu dari iblis itu lagi.

__ADS_1


wanita itu menggertakkan giginya menahan amarah. " lebih baik aku mati daripada harus melayani iblis menjijikan seperti kalian...." ucap wanita itu.


lalu ia menekan area pusarnya dan cahaya yang terang keluar dari tubuhnya cahaya itu semakin terang dan membuat ke dua iblis itu menjauh karena mereka memang tak menyukai cahaya .


" maafkan aku senior, aku gagal menjalankan tugas dari mu ..... teknik jiwa : pengorbanan roh ..." ucapnya lalu secara perlahan tubuhnya di kelilingi tata berwarna hijau dan semakin meluas sampai seluruh tubuhnya berwarna hijau. perlahan tubuhnya mulai mengurai menjadi butiran cahaya yang menyebar terbawa angin malam.


seberkas cahaya hijau melesat dari tempat wanita itu dan terbang dengan cepat ke arah kota kekaisaran. kedua iblis yang melihat itu wajah mereka menjadi jelek.


" sial.... dasar wanita ******, cepat kejar cahaya hijau itu jangan sampai pihak musuh mendapatkannya. .." ucap sala satu iblis.


segera kedua iblis itu melesat mengejar cahaya hijau itu. baru beberapa menit mereka mengejar cahaya hijau itu mereka sudah ketinggalan jejek dan tak menemukan cahaya hijau itu lagi.


" sial.... jika nona mengetahui ini kita pasti akan mendapatkan hukuman...." ucap sala satu dari mereka.


" sudahlah kita beritahu saja pada nona jika kita sudah berhasil membunuh wanita itu.... karena memang kenyataannya wanita itu sudah mati... " ucap yang lainnya.


mereka pun pergi kembali ke istana kekaisaran. sedangkan di aura pertemuan organisasi pagoda bintang Cu san kembali di kejutkan dengan hancurnya lencana jiwa dari bawahannya.


" adik Wei ... dia juga tewas...." ucap Cu san dengan tangan yang mengepal karena marah. lu Jingyi menutup mulutnya karena terkejut begitupun dengan para penatua lainnya sedangkan para petinggi fraksi lain mereka terdiam mereka tak menyangka tiga kultivator ranah dewa tewas saat menjalankan misi memata matai istana kekaisaran.


saat mereka terdiam bola cahaya hijau melayang masuk ke dalam aula pertemuan. Cu san menangkap bola cahaya itu dan menutup matanya. lu Jingyi terkejut saat melihat bola cahaya itu ia tau pasti apa bola cahaya itu

__ADS_1


__ADS_2