Kaisar Tertinggi

Kaisar Tertinggi
[ chap. 266 : merindukan kedua kekasih ]


__ADS_3

Yang dia temukan hanya penatua agung yang sedang bersantai meminum teh di belakang kediaman ayahnya.


" salam penatua agung.... " ucap Wang Yihan menghampiri penatua agung.


" oh Yihan ada apa.... " ucap penatua agung walaupun sebenarnya ia sudah tau maksud kedatangan gadis itu.


" apa penatua agung melihat ayah dan saudara Feng .... " tanya Wang Yihan.


" ayang mu sedang melakukan pelatihan tertutup tadi malam .... sedangkan Feng Tian,... dia sudah pergi meningkatkan sekte ini .... " ucap penatua agung dan menatap Wang Yihan.


Wang Yihan sangat terkejut ketika mendengar Feng Tian meningkatkan sekte. ia berpikir kenapa Feng Tian tak bilang padanya jika ia ingin meninggalkan sekte .


" jika boleh tau kemana saudara Feng pergi.... " tanya Wang Yihan lagi.


" dia pergi melanjutkan perjalannya dan sekaligus mencari bahan terakhir untuk membuat Pill giok suci untuk mu.... " ucap penatua agung.


Wang Yihan terima " kenapa dia tak memberitahuku ... bukankah kita sudah sepakat untuk pergi bersama.... " gumam Wang Yihan, gantinya menjadi sakit ketika mengetahui Feng Tian pergi tanpa bilang dan mengajak dirinya.

__ADS_1


penatua agung menghela napas melihat Wang Yihan seperti itu. " Yihan kau jangan bersedih.... jika kalian memang di takdirkan berjodoh kalian pasti akan bertemu lagi suatu saat nanti.... " ucap penatua agung ' dan semoga saja mereka tak lebih dulu menemukan keberadaan mu Yihan.... ' lanjutnya dalam hati dengan sedih.


" baik lah penatua agung .... saya permisi.... " ucap Wang Yihan lalu pergi kembali ke kediamannya dengan sedih.


" apakah tak ada sedikitpun perasaan mu untuk ku Feng Tian.... kenapa kau bersikap seperti ini, kau membuatku semakin sakit hati.... " ucapnya sembari kembali ke kediaman nya dengan cepat.


Wang Yihan langsung mengunci diri dan menangis karena merasa hatinya begitu sakit, ia begitu mencintai Feng Tian tapi sepertinya pemuda itu tak memiliki perasaan sedikitpun untuknya bahkan sekarang ia menghindari nya dan pergi tanpa berpamitan padanya.


* * * * * * * *


satu bulan sudah berlalu semenjak Feng Tian meningkatkan sekte samudra. selama dua Minggu ia terus bergerak menuju ke kota tujuannya. dan baru berhenti ketika ia merasa sedikit lelah.


bommm


ledakan teredam terdengar dari dalam tubuh Feng Tian. dan untuk ke sekian kalinya ia telah mengalami kenaikan tingkat lagi. sekarang ia berada di ranah dewa emas tahap akhir tinggal selangkah lagi menembus tahap puncak.


tapi Feng Tian memilih mengakhiri kultivasi karena tak ingin pondasinya menjadi rusak dengan kenaikan tingkat yang hentinya selama dua Minggu ini. jika saja ada seseorang yang mengetahui Feng Tian hanya membutuhkan waktu dua Minggu untuk meningkatkan kekuatannya dari dewa perunggu ke dewa emas mereka akan menjadi gila.

__ADS_1


Feng Tian membuka matanya " hah .... sepertinya cukup sampai di sini saja aku ber kultivasi.... dengan kekuatanku yang sekarang setidaknya aku tak akan mendapatkan Maslaah yang terlalu sulit.... " ucapnya lalu berdiri .


sebelum melanjutkan perjalannya Feng Tian membersihkan dirinya terlebih dahulu karena selama satu bulan ini ia tak memiliki waktu untuk memberitahukan diri.


Feng Tian berendam di sebuah danau kecil yang ada hutan itu. danau itu begitu sunyi dan pemandangannya juga cukup indah. " andai saja aku bisa membawa ling'er dan xing'er ke tempat ini pasti sangat menyenangkan.... " ucapnya memikirkan kedua kekasihnya itu.


Feng Tian menghela napasnya ketika ia memikirkan keduanya. ia harus menjadi semakin kuat dan menjemput kedua kekasihnya. pertama yang ia rencanakan adalah menemui keluarganya di alam tiantang dan menjemput shui Ling setelah itu baru ia menjemput Guan Xing di alam mistik .


ketika mengingat wajah Guan Xing hati Feng Tian menjadi sakit dan di penuhi rasa bersalah. karena tak bisa menemani Guan Xing di saat ia sedang mengandung anaknya. jika di pikir pikir sekarang usia kandungan Guan Xing sudah menginjak dua bulan.


" xing'er kau tunggu aku ... aku akan menjemputmu dan anak kita, ... " ucapnya dengan lirih, ia begitu sedih ketika memikirkan kondisi Guan Xing.


setelah puas berendam Feng Tian pun memakai pakaian yang baru dari cincin penyimpanannya. setelahnya ia melanjutkan perjalannya dari peta yang ia dapatkan dari patriak Wang tak jauh dari tempatnya sekarang ada sebuah kota yang lebih besar dari kita sebelumnya .


bommm


Feng Tian menghentikan terbangnya ketika mendengar sebuah ledakan yang sangat keras. ia melesat menghampiri asal ledakan itu yang tak jauh dari tempatnya. saat ia sampai ia bisa melihat beberapa pemuda sedang bertarung dengan sengit.

__ADS_1


Feng Tian cukup terkejut ketika melihat kultivasi mereka.


__ADS_2