
...Pintu terbuka dan Vera tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu....
..."Sorry sorry." Kata Vera canggung melihat Bagas dan Khinan seperti itu....
...Bagas dan Khinan saling menjauh karna Vera. Vera pun kembali keluar dan menutup pintu itu lagi. Sejenak mereka merasa canggung....
..."ehem." Bagas berdehem melepas kecanggungannya. "Kita jalan sekarang ?" Ajaknya kepada Khinan....
..."Iya Kak." Jawabnya. Kemudian mereka segera keluar dari ruangan itu....
...Dalam perjalanan Bagas menjadi lebih banyak diam. Khinan memperhatikan tingkah Bagas sejak Khinan memergokinya bersama Laras. Inginnya Khinan bertanya soal perasaan Bagas terhadap mantan kekasihnya itu. Tapi Khinan sadar bahwa tidak ada cinta diantara mereka....
...Siang ini mereka berada distasiun untuk menjemput ibu Khinan. 15 menit mereka menunggu, terlihat dari jauh ibunya melambaikan tangan kearah Khinan. Khinan pun berdiri dan menghampiri ibunya. Demikian juga Bagas....
..."Ibu sehat ?" Tanya Khinan yg sudah sampai didepan ibunya dan mencium tangan ibu....
..."Baik Nan. Kamu sehat kan nduk ?" Tanya ibunya balik....
..."Sehat Bu." Jawab Khinan....
..."Nak Bagas apa kabar ?" Tanya ibu kepada Bagas....
...Bagas pun tersenyum dan mencium tangan ibu Khinan seperti yg dilakukan Khinan tadi. "Bagas sehat bu." Jawabnya....
..."Kalau gitu kita segera ke mobil ya. Kasian, Ibu pasti capek." Kata Bagas dan beralih membawakan barang bawaan ibu Khinan....
...Mereka berjalan menuju mobil Bagas. Baru setelahnya mereka pergi makan siang bersama....
...Mereka memilih restourant sederhana. Karna ibu Khinan yg meminta untuk makan yg biasa saja. Sampai direstourant, Bagas izin pergi ke toilet. Tinggallah Khinan bersama ibunya....
..."Nduk. Nak Bagas itu baik yah." Kata ibu Khinan....
...Khinan hanya tersenyum mendengar pernyataan dari ibunya. Bagas memang sosok lelaki yg baik, Tapi Khinan belum bisa memantapkan hati untuknya. Walau Lusa adalah hari pertunangan mereka, Tapi Khinan berfikir bahwa ini hanya sebuah kompromi. Bukan atas dasar cinta....
..."Kemaren Nak Bayu datang untuk mengucapkan bela sungkawanya. Dia minta maaf karna saat itu tidak bisa hadir. Ibu harap, kamu bisa segera melupakan Bayu dan menerima Bagas dengan tulus hati nduk." Ibu Khinan lanjut bercerita....
__ADS_1
..."Apa istri kak Bayu sudah melahirkan bu ?" Tanya Khinan. Khinan memang sudah tidak mau tau apapun tentang Bayu. Tapi munafik jika dia tidak rindu terhadap mantan kekasihnya itu. Bayu lelaki pertama yg telah menyentuhnya diluar batas. Tapi Khinan harus berusaha ikhlas dengan apapun yg terjadi....
..."Belum Nan. Bayu datang sendiri. Bayu bilang bahwa istrinya sudah hamil tua. Jadi sudah tidak bisa kemana-mana." Jawab Ibunya....
...Tanpa sadar Bagas sudah berada dibelakang Khinan dan juga ibunya dari tadi. Mendengar percakapan mereka berdua. Bagas tak pernah mau tau urusan Khinan. Tapi kali ini dia sedikit kepo tentang Bayu. Mungkin setelah ini dia harus bertanya pada Khinan....
..."Maaf Bu. Bagas tadi lama." Sapa Bagas setelah kembali kemeja makannya....
...Bagas segera duduk dikursi depan Khinan dan juga ibunya. Tidak berselang lama, pesanan mereka pun datang. Mereka segera menyantap hidangan yg ada didepan mata....
...Selesai dengan makan siangnya, Khinan dan Bagas akan kembali kekantor. Tapi sebelumnya mereka mengantar ibu Khinan keapartemen Khinan. Baru setelahnya mereka menuju kantor....
...Bagas dan Khinan pun berpisah diloby kantor. Khinan yg menuju meja kerjanya dan Bagas menuju ruangannya....
...Dua hari terlewati. Hari ini adalah hari spesial untuk Bagas dan Khinan. Mungkin lebih tepatnya untuk keluarga Bagas dan keluarga Khinan. Tidak pernah ada yg tau bahwa sampai saat ini mereka masih menjadi kekasih pura-pura. Acara masih sekitar 3 jam lagi. Kini Khinan masih berada disalon untuk persiapan acaranya. Hari ini Khinan ditemani ibu dan juga calon mama mertuanya. Mereka sedang menunggu diruang tunggu sambil menceritakan masa kecil masing-masing anaknya....
...Satu jam berlalu. Khinan telah selesai dengan dandannya. Dia terlihat sangat anggun malam ini. Khinan lebih terlihat gadis kota dengan wajah cantiknya. Sama sekali tak terlihat bahwa dia berasal dari kampung....
...Mereka bertiga menaiki mobil mama Bagas yg dikemudikan oleh supir pribadi mama Bagas. Perjalanan ditempuh dengan waktu 30 menit. Mereka segera menuju hotel untuk acara malam ini....
...Kini Laras sudah siap dengan dress seksinya. Laras memesan taksi online dan segera menuju tempat acara berlangsung....
...Tiba saat yg dinanti-nanti. Acara sebentar lagi akan dimulai. Terlihat disana beberapa pegawai kantor Bagas dan juga kerabat dekat serta rekan kerja Bagas maupun pak Irawan. Khinan masih berada dikamar hotel setelah dirias. Sedangkan Bagas menyapa beberapa tamu undangan....
...Khinan sedang berada didalam kamar bersama ibunya....
..."Kamu sangat cantik nduk." Kata ibu Khinan sambil mengelus putri bungsunya itu. "Setelah ini, Ibu yakin kamu pasti mendapat kebahagiaanmu." Do'a sang ibu....
...Khinan tersenyum dan mengaminkan do'a ibunya. Memang Bagas lelaki yg baik dimatanya. Semoga setelah ini dia bisa segera membuka hatinya untuk mencintai Bagas dengan tulus....
...Tiba-tiba Ibu Khinan merasa mules diperutnya. Entah kenapa rasa mulas itu datang disaat acara sebentar lagi akan dimulai. Tapi ibu Khinan tak dapat menahannya. Dia pun segera pergi kekamar mandi diluar kamar. Karna kamar mandi kamar itu sedang dipakai oleh kerabat dekat Mama Bagas....
...Acara pun dimulai, Khinan sudah berada dipanggung bersama Bagas dan disaksikan oleh beberapa tamu undangan. Suara MC menyerukan acara meriah itu. Dan saat ini sudah memasuki acara inti. Bagas memegang tangan Khinan untuk memasangkan sebuah cincin dijari manisnya. Seketika Khinan ragu. Khinan memundurkan tangannya dari pegangan Bagas. Bagas menatap kaget akan tindakan Khinan....
...Khinan menatap sang ibu. Ibunya mengangguk dan tersenyum pada Khinan. Mengisyaratkan bahwa semua akan baik-baik saja. Akhirnya Khinan kembali mengulurkan tangannya dihadapan Bagas. Dan Bagas mulai memasang cincin dijari manisnya. Begitupun dengan Khinan yg melakukan hal sama seperti Bagas....
__ADS_1
...Flashback#...
...Khinan sedang sendirian dikamar hotel itu. Dia akan keluar setelah dipanggil oleh asisten yg mengatur acara itu....
..."Ceklek." Pintu kamar terbuka dari luar....
..."Loh kok ibu cepet banget dari kamar mandi..." Kata Khinan terhenti setelah tau ternyata bukan ibunya yg masuk kekamar itu....
..."Hai. Khinan ya ?" Tanya Laras basa-basi....
...Khinan tau siapa wanita itu. Khinan hanya tersenyum dan mempersilahkan Laras untuk duduk....
..."Aku tidak menyangka kalau kalian akan bertunangan hari ini." Jawab Laras setelah dia duduk diranjang samping Khinan. Khinan hanya tersenyum dibuatnya....
..."Kenalin. Aku Laras. Mantan cinta pertama Bagas." Laras mengulurkan tangannya untuk mengajak Khinan kenalan. Khinan menerima uluran tangan dari Laras dengan ramah....
..."Dulu Bagas itu cinta banget sama aku. Tau gak sih dia itu bucin banget sama aku. Apa sama kamu dia juga bucin ?" Tanya Laras pada Khinan....
...Khinan menggelengkan kepalanya. Mungkin karna Bagas belum mencintainya. Pikir Khinan....
..."Maaf yaa. Semalem Bagas nginep dirumahku. Dia sih bilang bahwa sebenernya acara ini tuh yg maksa mamanya. Karna mamanya pernah sakit hati sama aku, jadi dia memaksa Bagas untuk tunangan sama kamu." Jelas Laras mencoba mencuci otak Khinan....
...Tapi Khinan paham tentang itu. Memang hubungan mereka terjalin bukan didasari rasa cinta. Tapi Khinan juga yakin akan ketulusannya suatu saat Bagas akan mencintainya. Dia hanya perlu waktu untuk bersabar....
..."Are you ok ?" Tanya Laras melanjutkan. "Kamu gak tersinggung kan dengan omonganku tadi ?" Laras sedikit menyindir....
...Khinan lagi-lagi hanya tersenyum....
..."Bagas sebenernya gak bisa move on dari aku. Dari kita sekolah dulu, cuman aku yg berhasil mengisi hatinya. Bahkan sampai sekarang. Bagas itu sering banget tiap malem nginep dirumahku. Kata dia sih cuman Aku yg bisa bikin nyaman." Laras kembali mencuci otak Khinan....
..."Apa aku boleh minta tolong sama kamu ?" Laras kembali bertanya....
..."Apa ?" Jawab Khinan akhirnya bersuara....
..."Persatukan kita lagi."...
__ADS_1