Kamu Berhak Bahagia

Kamu Berhak Bahagia
Rumah baru


__ADS_3

...Khinan sudah sampai dirumah barunya. Rumah itu sangat mewah untuknya. Rumah modern dengan warna dominan putih susu. Tidak lupa dengan beberapa furniture mahal bertengger disana. Khinan begitu takjub dengan bangunan yg akan menjadi tempat tinggalnya itu....


..."Selamat datang Non Khinan". Sapa wanita paruh baya yg menyambutnya....


..."Bik Ijah ?" Tanya Khinan pada wanita itu....


..."Iya Non. Saya Ijah". Jawab wanita itu lagi....


...Khinan hanya mengangguk....


..."Mari saya antar kekamar Non". Ajak bik Ijah sambil mengambil koper yg tadinya dibawa oleh pak Jupri....


...Mereka berjalan beriringan menuju lantai atas. Dan setelah sampai Khinan diajak bik Ijah menuju kamar utama. Sangat besar ukuran kamar itu. Dan Khinan dibawa masuk oleh bik Ijah....


..."Ini kamar Khinan bik ?" Tanya Khinan pada asisten rumah tangganya tersebut....


..."Iya Non". Jawab Bik Ijah....


..."Kalau kamar kak Bagas ?" Tanya Khinan lagi....


..."Atuh si Non ma aya-aya wae. Kan kalian suami istri. Dimana kamar Non ya itu berarti kamar Aden juga atuh". Jawab Bik Ijah. Karna sebelumnya Bagas belum cerita apapun pada bik Ijah. Jadi bik Ijah belum mengetahui semuanya....


...Khinan yg merasa keceplosan dengan pertanyaannya pun hanya bisa nyengir....


..."Lupa Bik. Hehe". Jawabnya....


...Khinan duduk diranjangnya sedangkan bik Ijah menyusun pakaian Khinan dilemari....


..."Bibik asalnya dari mana ?" Tanya Khinan memecah kesunyian dikamar itu....


..."Saya teh asli kampung Non. Tapi bekerja dengan keluarga bapak irawan sudah berpuluh-puluh tahun. Dari saya masih prawan sudah ikut bapak Irawan. Bahkan dari sebelum den Bagas lahir non. Dulu bibik ikut orangtuanya bapak. Trus semenjak bapak menikah jadi ikut bapak sampek sekarang". Jelas bik Ijah....


..."Oo". Jawab Khinan....


..."Makanya aden gak mau nyari asisten baru non. Lebih nyaman sama bibik katanya". Jelas bik Ijah lagi....


...Khinan hanya mengangguk dijelaskan oleh bik Ijah....


..."Sudah Non. Non Khinan istirahat saja dulu. Pasti non Khinan capek. Bibik kebawah dulu non". Kata bik Ijah....


..."Iya bik". Jawab Khinan. "O iya bik. Untuk makan nanti malem biar Khinan aja yg masak ya. Khinan mau masak buat kak Bagas". Lanjutnya....

__ADS_1


..."Sip Non". Jawab Bik Ijah sambil menunjukkan jempolnya keatas. Setelah itu Bik Ijah keluar dari kamar Khinan....


...Sore Hari Khinan terbangun dan segera kekamar mandi. Setelah selesai dengan mandinya, Khinan turun kebawah untuk memasak makan malam buat suaminya. Dan sebelumnya Khinan sudah mengirim pesan untuk Bagas supaya Bagas bisa makan malam bersamanya....


...Bagas yg masih berada dikantornya pun tersenyum saat membaca isi pesan dari Khinan....


..."Nanti makan dirumah ya kak. Khinan udah masak untuk kakak". Pesan yg dikirim dari Khinan....


..."Iya Nan". Balas Bagas dipesan whatsapp tersebut....


...Sore ini Bagas kembali disibukkan oleh kerjaannya yg menumpuk. Hingga Bagas pulang agak kemaleman. Namun dia terlebih dahulu mengabari Khinan bahwa dia akan pulang telat malam ini. Dan Khinan pun bersedia menunggunya....


...Hingga Bagas menyelesaikan pekerjaannya dan langsung bergegas pulang menuju rumah barunya. Dan ketika sampai dirumah rupanya Khinan masih menunggunya. Khinan menyambut suaminya pulang dari kantor. Meraih tangan Bagas dan mencium punggung tangannya....


...Bagas berjalan menuju kamar dan diikuti oleh Khinan dibelakangnya. Setelah sampai dikamar Khinan pergi kekamar mandi menyiapkan air untuk Bagas mandi. Dan setelah itu Khinan keluar dari kamar mandi....


..."Airnya udah siap kak". Kata Khinan....


..."Makasih Nan". Jawabnya. Dan kemudian Bagas bergegas pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri....


...Setelah beberapa menit, Bagaspun selesai dengan mandinya. Keluar dari kamar mandi dan melihat bajunya sudah disiapkan rapi oleh Khinan. Khinan memang berusaha menjadi istri yg baik untuk Bagas. Dan Khinan juga berusaha membuat Bagas secepatnya jatuh cinta kepadanya....


...Bagas segera turun kelantai bawah dan mendapati Khinan sedang mempersiapkan makanan untuk mereka. Dan Khinan pun mengulas senyumnya saat Bagas sudah sampai didepan meja makan....


..."Makasih Nan". Jawab Bagas dengan senyumnya....


...Mereka menikmati makan malam berdua untuk pertama kalinya. Terasa begitu beda memang. Apalagi Khinan yg masih begitu canggung jika harus berhadapan seperti ini dengan Bagas. Walaupun pada saat makan sekalipun....


..."Eeemmm kak. Bik Ijah belum tau kalau kamar kita pisah. Jadi tadi baju-baju Khinan ditaruh dikamar kak Bagas semua. Besok saja Khinan pindahin". Kata Khinan disela-sela makannya....


..."Kamu tetep dikamar itu Nan. Biar saya yg pindah. Lagian ini untuk masalah tidur saja. Dan biar baju-baju saya tetap disana. Dan kalau bisa jangan sampai bik Ijah tau kalau kita pisah kamar". Jawab Bagas....


...Khinan mengangguk. "Iya kak". Jawabnya....


...Selesai makan malam Khinan membereskan isi meja makan itu. Tapi kemudian bik Ijah datang dan membantu Khinan....


..."Non istirahat saja. Ini kerjaan Bibik. Sudah jadi tugas bibik Non". Pinta bik Ijah pada majikan mudanya itu....


..."Gak apa-apa Bik". Jawab Khinan....


..."Sudahlah Nan. Kamu juga perlu istirahat. Ayo". Ajak Bagas dan mengulurkan tangannya untuk menggandeng Khinan....

__ADS_1


...Khinan menatap Bagas. Dan dengan sedikit ragu Khinanpun membalas uluran tangan Bagas....


..."Nganten baru mah ga bisa lepas ya aden. Bawaannya pengen nempel muluk". Ejek Bik Ijah pada pasangan pengantin baru itu....


..."Bibik bisa aja. Jangan lupa istirahat juga bik". Kata Bagas pada asisten paling setia itu....


..."Khinan ke kamar dulu ya bik". Pamit Khinan....


..."Sok atuh non. Palingan juga nanti non gak jadi istirahat karna aden suka usil biasanya". Kata Bik Ijah lagi mengejek tuan mudanya....


...Mereka pun tertawa dengan pernyataan bik Ijah yg mengatakan bahwa Bagas suka usil. Tapi jika dilihat oleh Khinan Bagas adalah orang yg bijaksana. Jadi dimana letak usilnya Bagas. Mungkin suatu saat ketika mereka sudah saling jatuh cinta baru akan terlihat semuanya....


...Mereka pergi kekamar masing-masing. Dan malam ini seperti pada perjanjian Bagas dan juga Khinan bahwa mereka akan tidur dengan kamar terpisah. Tentunya tanpa sepengetahuan dari bik Ijah....


...Hari demi hari pun terlewati. Semua berjalan seperti seharusnya. Dan pada akhirnya Khinan yg mengalah untuk pindah kamar. Dengan alasan dia akan bangun terlebih dahulu dan merapikan kamar yg ditidurinya sebelum asisten rumah tangganya itu mengetahui bahwa mereka tidur terpisah....


...Tapi tidak untuk pagi ini. Khinan bangun kesiangan saat bik Ijah membuka kamarnya dan mendapati Khinan masih tertidur disana. Karna bik Ijah mengira bahwa kamar itu kosong jadi dia langsung masuk dan membuka gorden jendela besar itu. Khinan merasa hangat oleh paparan sinar matahari pagi yg mengenai wajahnya. Dia pun menggeliat tanpa sadar bahwa bik Ijah masih disana....


..."Astaga. Non Khinan kenapa tidur disini ?" Teriak bik Ijah kaget setelah melihat Khinan disana....


...Khinan yg menyadari suara bik Ijah dengan spontan langsung membuka matanya. Dan mendapati bik Ijah masih berdiri disisi ranjang....


..."Eemmm anu bik. Semalem Khinan ketiduran disini". Jawabnya sambil nyengir. Karna Khinan yg belum sepenuhnya sadar dari bangun tidur itu pun memberi jawaban yg hanya terlintas dipikirannya. Dan tanpa berpikir panjang Khinan segera berdiri dan keluar menuju kamar Bagas....


...Namun bik Ijah masih belum percaya dengan jawaban dari Khinan yg mengatakan bahwa Khinan hanya ketiduran dikamar itu. Bik Ijah malah mengira bahwa pasangan suami istri itu sedang bertengkar....


...Sedangkan Khinan memasuki kamar Bagas dan mendapati Bagas sudah siap dengan pakaian kerjanya....


..."Kamu baru bangun ?" Tanya Bagas saat Khinan memasuki kamarnya....


..."Iya kak. Maaf Khinan kesiangan". Jawabnya....


...Bagas hanya tersenyum melihat Khinan minta maaf karna bangun kesiangan. Khinan segera menuju kamar mandi....


...Setelah beberapa menit mereka sarapan pagi bersama. Bik Ijah yg dari tadi memperhatikan majikannya itu tidak merasa bahwa mereka sedang bertengkar. Malah mereka terlihat sangat baik-baik saja....


..."O iya kak. Nanti malem mama ngundang kita untuk makan malam disana. Kakak bisa ?" Tanya Khinan disela-sela sarapan mereka....


..."Bisa. Jadi nanti kamu gak perlu masak untuk kita". Jawab Bagas yg menyempatkan untuk melihat kearah Khinan dengan memberinya senyuman. Khinan pun membalas senyuman Bagas....


...Sedang bik Ijah yg mengintip dari tadi tengah senyum-senyum menyaksikan dua sejoli yg sedang berada dimeja makan itu....

__ADS_1


..."Mungkin semalem non Khinan beneran ketiduran dikamar itu. Kalau melihat mereka sepertinya sedang baik-baik saja kok". Ucapnya lirih....


__ADS_2