Kamu Berhak Bahagia

Kamu Berhak Bahagia
semangat tiara


__ADS_3

Tiara semangat sekali hari ini, iya bangun pukul 03:00 kemudian melaksanakan sholat sunah tahajud.


"Ya allah semoga usaha tiara hari ini ga sia-sia, semoga tiara bisa mendapatkan pekerjaan yang halal, dan bisa bantu bapak. tiara ga mau bapak terlilit hutang begini ya allah, berilah tiara dan bapak rezeki juga kesehatan, aamiin ya robbal alamin"


Selepas sholat sunah tiara langsung membuat kue untuk dibawa bapak nya jualan hari ini.


Kali ini tiara membuat kue tidak terlalu banyak supaya bapaknya tak lama pula berjualan ditempat itu.


Setelah adzan subuh berkumandang tiara segera mandi dan melaksanakan kewajiban nya sholat subuh, seusai sholat tiara mengambil lembaran kertas dilemari plastik yang sudah tak berpintu.


Tiara mengambil baju yang lumayan bagus dari lemari itu tak lupa rok dan juga jilbab nya, saat menarik susunan jilbab tiara melihat sebuah kota hitam miliknya lalu membuka nya.


"Kalung ini, sudah lama aku tidak memakai nya" gumam tiara sambil melihat kalung dengan liontin love itu


"kalung ini mengingatkan ku pada ibu dan ayah, Sepertinya dulu liontin ini ada kunci untuk membuka nya, kunci nya hilang kemana ya" gumam tiara lagi sambil menumpahkan isi kotak itu


liontin itu berisi foto ibu dan ayah nya namun harus menggunakan kunci kecil untuk membuka liontin itu, kalung itu diberikan pada tiara saat tiara berusia 4 tahun dan itu menjadi kado teraghir dari ibunya sebelum ibu nya pergi, tiara tidak begitu ingat seperti apa wajah ibu nya dan hanya foto didalam liontin itu yang akan mengingatkan seperti apa wajah ibu nya.

__ADS_1


Tiara membuyarkan lamunan nya saat ayam tetangga berkokok nyaring, tiara segera bersiap-siap untuk mencari kerja hari ini.


Tiara keluar kamar, dan melihat bapaknya masih terlelap dikursi jati tua itu.


"Paak, bangun, subuhan dulu pak" ucap tiara sambil menggoyang tubuh pak hendra


"Hmm, iya ra bentar lagi bapak bangun" ucap pak hendra sambil membuka matanya


"Ayoo pak buruan bangun, udah setengah 6 loh" ucap tiara lagi sambil membangunkan bapaknya


Sementara tiara menyiapkan bekal untuk dia bawa dan untuk dibawa bapaknya.


Kue-kue nya pun sudah siap tinggal dibawa ke tempat jualan.


Seusai sholat subuh pak hendra bersiap untuk jualan, iya terlihat semangat untuk berjualan.


"Doain ya pak supaya tiara dapat kerjaan" ucap tiara membuka obrolan

__ADS_1


"Bapak pasti doain ara" ucap pak hendra mendukung


"Semoga dagangan bapak hari ini juga habis ya, ara udah siapin bapak bekel didalam tas itu ya" ucap tiara sambil menunjuk tas tenteng itu


"Bekel punya ara mana?" Tanya pak hendra khawatir


"Ini ada di tas ara pak" ucap tiara sambil membuka tas gendong yang sudah kusam itu


"Ara hati-hati ya, kalau kamu kecapekan langsung pulang aja"


"Yaudah ara berangkat ya pak, assalamualaikum" ucap tiara sambil menyalimi bapaknya


"Waalaikumsalam, hati-hati ya ra kalau kecapean pokoknya langsung pulang aja bapak ga mau kamu sakit" ucap pak hendra menasehati


"Iyaa bapak siap" ucap tiara semangat dan melangkahkan kaki nya keluar rumah dan tak lama pak hendra pun keluar membawa dagangannya menuju tempat jualan itu.


sebelum berangkat, tiara berdoa terlebih dahulu memohon kepada tuhan agar dilancarkan usaha nya hari ini.

__ADS_1


__ADS_2